bukamata.id – Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Cianjur mengalami pergeseran jadwal. Agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang mulanya dipatok pada 18 Oktober 2026 terpaksa digeser akibat kebutuhan penyesuaian finansial serta pematangan aspek teknis di lapangan.
Kabid Administrasi Pemerintahan Desa sekaligus Sekretariat Panitia Pilkades Serentak DPMD Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi, membenarkan bahwa perhelatan yang melibatkan puluhan desa tersebut harus ditunda sekitar satu bulan dari jadwal awal.
“Betul Pilakdes serentak 2026 di Cianjur ditunda. Tidak jadi tanggal 18 Oktober 2026. Kemungkinan diselenggarakan pada November 2026. Yang jelas tidak akan lewat tahun,” ujar Dendi pada Rabu (7/10/2026).
Kepastian waktu anyar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat akar rumput ini nantinya bakal dituangkan secara resmi melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang saat ini tengah digodok.
Lebih lanjut, Dendi membeberkan bahwa faktor utama di balik penundaan ini berkaitan erat dengan penataan bujet. “Alokasi anggarannya masuk di APBD perubahan. Makanya disesuaikan waktu pelaksanaannya,” tuturnya.
Selain kendala anggaran, panitia juga tengah merampungkan validasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta mempertimbangkan masukan strategis dari jajaran DPRD setempat demi kelancaran hajat besar tersebut.
“Jadi dengan adanya proses persiapan itu, ditambah dengan saran juga dari DPRD, maka pelaksananya ditunda. Jadi berbagai faktor, tidak hanya terkait anggaran,” jelasnya.
Meski demikian, mundurnya jadwal ini dinilai membawa angin segar bagi penyelenggara. Tambahan waktu yang tersedia dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengoptimalkan persiapan, terlebih Cianjur menerapkan mekanisme pemungutan suara secara digital.
“Apalagi kan kita tetapkan sistem pemilihan digital, jadi bisa makin banyak waktu untuk sosialisasi,” imbuh Dendi.
Kendati ada pergeseran waktu, tahapan yang sudah rampung dipastikan tidak mengalami perubahan. Penyesuaian hanya berlaku pada agenda yang belum berjalan.
“Untuk penetapan calon karena sudah dilakukan, maka tidak ada perubahan lagi. Yang disesuaikan itu jadwal penetapan DPT, kampanye, dan pemilihan. Sekali lagi diharapkan dengan adanya penyesuaian, pelaksanaan bisa lebih maksimal,” pungkasnya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









