Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
peltih persib, bojan hodak

Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak

Selasa, 19 Mei 2026 20:53 WIB

Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi

Selasa, 19 Mei 2026 20:49 WIB

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Selasa, 19 Mei 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
  • Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman
  • Link Video Guru Bahasa Inggris vs Murid Durasi 6 Menit Viral! Benarkah Skandal Nyata atau Sekadar Konten Berbayar?
  • Persib Terancam Rugi Besar, Komdis PSSI dan AFC Jatuhkan Denda hingga Rp455 Miliar Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Petani Cianjur Terjerat Utang ‘Siluman’, Diduga Jadi Korban Pencatutan Identitas

By Aga GustianaSelasa, 15 April 2025 21:21 WIB2 Mins Read
Terjerat utang
Ilustrasi terjerat utang. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Puluhan petani di Kabupaten Cianjur dibuat resah setelah mendapati diri mereka memiliki tunggakan pinjaman di perbankan dengan nilai fantastis, mencapai puluhan juta rupiah. Keanehan ini diduga kuat akibat pencatutan dan manipulasi identitas yang terkait dengan tawaran bantuan modal pertanian dari sebuah perusahaan permodalan.

Inong (59), seorang petani asal Kampung Pasirkuda, Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindangbarang, menjadi salah satu korban yang terkejut dengan kenyataan pahit ini. Ia mengungkapkan, kejanggalan ini terungkap saat dirinya dan sang suami berencana mengajukan pinjaman ke salah satu bank BUMN di Cianjur.

“Saya kaget, begitu hendak meminjam uang untuk kebutuhan ternyata tercatatnya saya punya tunggakan cicilan. Padahal belum pernah pinjam dengan nominal sebesar itu,” ujar Inong dengan nada bingung, Selasa (15/4/2025).

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Garut, Terasa hingga Sukabumi dan Cianjur

Baca Juga:  Pemkab Purwakarta Raih Predikat Kualitas Tertinggi Pelayanan Publik Ombudsman RI 2024

Setelah berdiskusi dengan pihak bank dan suaminya, Inong baru menyadari bahwa tunggakan ‘siluman’ tersebut diduga berasal dari program pinjaman dana pertanian yang ditawarkan pada tahun 2023 lalu.

“Jadi ingat, waktu 2023 ada dari perusahaan permodalan pertanian menawarkan pinjaman sebesar Rp 5 juta. Pihak perusahaan tersebut meminta identitas saya, mulai dari KTP hingga KK. Tapi setelah itu tidak pernah ada kabar, bantuan juga tidak ada. Tapi ternyata tiba-tiba saya punya tunggakan peminjaman sebesar Rp 45 juta ditambah bunga,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dukung Pemenuhan Gizi, Kolaborasi ABC-Pemprov Jabar Salurkan Bantuan 120 Ribu Produk Sarden

Ironisnya, kejadian serupa tidak hanya menimpa Inong. Ia menyebutkan ada sejumlah petani lain di wilayahnya yang mengalami nasib serupa.

“Yang bareng ngasih dokumen dengan saya saat itu ada 11 orang. Tidak tahu apakah ada lagi atau tidak. Semuanya punya masalah yang sama, tiba-tiba punya tunggakan cicilan ke bank,” bebernya.

Baca Juga: Ayah di Cianjur Tega Perkosa Anak Kandung Sejak SMP

Baca Juga:  Catat Prestasi! Pemkab Bandung Raih SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar

Kini, Inong dan petani lainnya berharap ada solusi konkret terkait masalah yang membelit mereka.

“Saya ingin masalah ini bisa diselesaikan, untuk lapor ke pihak terkait kemungkinan secepatnya dengan petani lain,” harapnya.

Menanggapi keresahan para petani, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menyatakan pihaknya masih menunggu laporan resmi dari para korban terkait dugaan manipulasi data dan pinjaman fiktif ini.

“Kita masih tunggu laporannya, kalau sudah ada laporan dari korban segera akan kami selidiki,” pungkas AKP Tono.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cianjur jawa barat petani utang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.