Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim

Selasa, 19 Mei 2026 21:53 WIB

Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan

Selasa, 19 Mei 2026 21:33 WIB

Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!

Selasa, 19 Mei 2026 21:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Catat Prestasi! Pemkab Bandung Raih SPIP dan MRI Tertinggi se-Jabar

By SusanaKamis, 29 Januari 2026 14:10 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan.

Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pemkab Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat.

Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tertanggal 30 Desember 2025.

Dalam hasil penilaian itu, Kabupaten Bandung memperoleh nilai SPIP sebesar 3,360 dan MRI sebesar 3,191, yang keduanya berada pada Level 3 (Terdefinisi).

Kang DS: Hasil Kerja Kolektif Seluruh Perangkat Daerah

Baca Juga:  Dedi Mulyadi 'Disentil' Warga Bogor: Mana Atensinya Pak? Erosi Cipamingkis Kian Ganas Akibat Hutan Gundul!

Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.

“Alhamdulillah, nilai SPIP dan MRI Kabupaten Bandung menjadi yang tertinggi se-Jawa Barat. Ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah,” ujar Kang DS.

SPIP Jadi Fondasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Inspektur Kabupaten Bandung Marlan Nirsyamsu menjelaskan bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) merupakan instrumen penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif sesuai tujuan organisasi.

Baca Juga:  Puluhan Anak Yatim Binaan HMT Dapat Santunan dari Abul Yatama Dadang Supriatna

SPIP mencakup lima unsur utama, yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Kelima unsur tersebut menjadi fondasi dalam mewujudkan pemerintahan yang tertib, transparan, dan profesional.

Penguatan Manajemen Risiko untuk Cegah Kegagalan Program

Selain SPIP, penerapan Manajemen Risiko Indeks (MRI) juga menjadi aspek penting dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Manajemen risiko berfungsi sebagai proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, dan memantau risiko agar tujuan organisasi dapat tercapai secara optimal.

Baca Juga:  Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Jawa Barat, 10 Ribu Jiwa Terdampak

“Manajemen risiko membantu mencegah kegagalan program, meminimalkan potensi kerugian, serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan,” jelas Marlan.

Dorong Reformasi Birokrasi yang Lebih Kuat

Dengan capaian nilai SPIP dan MRI tertinggi di Jawa Barat ini, Pemkab Bandung dinilai berhasil memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus meningkatkan kualitas manajemen risiko.

Capaian tersebut juga menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan reformasi birokrasi yang efektif, transparan, dan berkelanjutan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPKP Dadang Supriatna jawa barat Kang DS manajemen risiko MRI Pemerintah Daerah Pemkab Bandung pengawasan internal reformasi birokrasi SPIP tata kelola pemerintahan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.