Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim

Selasa, 19 Mei 2026 21:53 WIB

Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan

Selasa, 19 Mei 2026 21:33 WIB

Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!

Selasa, 19 Mei 2026 21:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Laga Terakhir Super League 2026: Persib Ditinggal Marc Klok, Ini Kondisi Tim
  • Geger! Video ‘Guru Bahasa Inggris vs Murid’ Viral, Warganet Temukan Kejanggalan
  • Link Video Viral “TKW Taiwan 3 Vs 1” Diincar Netizen, Waspada Jebakan Siber!
  • Menuju Tangga Juara, Manajemen Persib Akhirnya Buka-bukaan Soal Masa Depan Bojan Hodak
  • Ambisi Juara Ternoda, Persib Bandung Terpaksa ‘Bakar Uang’ Rp5 Miliar Akibat Sanksi
  • Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam
  • Heboh! Transfer Mengejutkan Striker Brasil Ini Jadi Incaran Persib
  • Geger Medsos! Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris’ Bikin Penasaran Sekaligus Waspada
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dukung Pemenuhan Gizi, Kolaborasi ABC-Pemprov Jabar Salurkan Bantuan 120 Ribu Produk Sarden

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 17 Desember 2024 17:01 WIB2 Mins Read
Kolaborasi ABC dan Pemprov Jabar. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT ABC berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Food Bank of Indonesia (FOI) dalam meluncurkan program bantuan pangan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Kolaborasi ini merupakan bagian dari kampanye Gerkan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN), yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi sekaligus menekan angka stunting di Jawa Barat.

PLH I Asda Jawa Barat, Dodo Suhendar mengatakan, dalam menangani permasalahan kemiskinan ekstrem dan juga stunting tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun, sifatnya penthelix, salah satunya melalui kolaborasi.

“Dalam kesempatan ini, tentu tujuan utamanya adalah membantu masyarakat miskin dan juga mengatasi stunting. Untuk itu, dibutuhkan asupan protein yang berdampak positif pada kesehatan,” ujarnya usai acara Program Bantuan Pemenuhan Gizi Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrim di Jawa Barat di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Selasa (17/12/2024).

Baca Juga:  Kaji Gagasan, TKD Jabar Prabowo-Gibran Gelar Nonton Bareng Debat Pilpres 2024

Dalam kolaborasi dengan PT ABC ini, kata Dodo, akan disalurkan bantuan sarden sebanyak 120 ribu kaleng. Bantuan ini akan disalurkan kepada masyakarat yang berhak menerimanya. Penyalurannya akan didasarkan pada data yang dimiliki oleh Bappeda.

“Kami tentu mengucapkan terima kasih dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut. Kami juga berharap perusahaan-perusahaan lain dapat ikut berkontribusi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Prakiraan Cuaca Bandung dan Sekitarnya Rabu, 7 Mei 2025

“Meskipun bantuan ini terlihat sederhana, pada dasarnya ini adalah bentuk investasi untuk sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Kami berharap SDM kita ke depannya menjadi sehat, cerdas, dan dapat diandalkan dalam menangani berbagai permasalahan,” lanjutnya.

Sementara itu, Dodo menjelaskan, kolaborasi ini bersifat jangka panjang. Nantinya, pihaknya akan melakukan pemetaan daerah-daerah lain yang membutuhkan.

“Dalam sambutan tadi juga disampaikan bahwa diharapkan kerja sama ini berlanjut. Ini merupakan langkah awal yang akan terus dievaluasi,” ungkapnya.

Selain itu, Dodo juga berharap, kolaborasi ini menjadi pendorong bagi perusahaan lain agar turut serta mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem dan stunting, khususnya di Jawa Barat.

Baca Juga:  Jutaan Pemudik dan Wisatawan Serbu Jawa Barat di Lebaran 2025

“Mudah-mudahan keluarga yang kurang mampu dan ibu hamil yang berisiko melahirkan anak dengan stunting dapat menerima makanan dan nutrisi bergizi,” harapnya.

Dodo juga memastikan, bantuan ini akan disalurkan sesuai data terkait kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Data ini akan menjadi acuan dalam penyaluran bantuan. Semuanya harus dilakukan secara transparan dan nantinya akan dievaluasi,” katanya.

“Makanya tadi saya sampaikan, suatu saat kita akan turun bersama-sama ke lapangan untuk melihat langsung kondisi di sana,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ABC jawa barat Pemprov
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kisah Kartika: Kuliah Kelar, Toga Terpasang, Tapi Kondisi Ayahnya Saat Ditelepon Bikin Semua Orang Terdiam

Penangkapan Jurnalis WNI Asal Bandung di Misi Kemanusiaan Gaza Tuai Kecaman

Bisnis Kios Kripto Hancur Lebur, Raksasa ATM Bitcoin Global Resmi Nyatakan Bangkrut!

Geger Video Lorong RSUD Palabuhanratu: Niatnya Bikin Vlog Malah Diikuti Bocah Misterius

Terjerat utang

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.669 Triliun, ke Mana Saja Aliran Dananya?

Hargai Sejarah, Konvoi Persib 2026 Bakal Hadirkan 5 Generasi Juara Pakai Mobil Unimog

Terpopuler
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Dicari Link Full 6 Menit, Video Guru Bahasa Inggris Ini Justru Bikin Publik Curiga
  • Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok dan X, Ternyata Banyak Kejanggalan
  • Link Video Viral Skandal Guru Bahasa Inggris vs Murid, Benarkah Ada Kelanjutannya?
  • Link Video Viral Tukang Cilok, Konten Prank Bikin Penasaran!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.