Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Selasa, 20 Oktober 2026 10:00 WIB

Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran

Selasa, 20 Oktober 2026 09:42 WIB

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 09:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?
  • Persib Mengancam di Posisi 5 Besar! Ini Kalkulasi Peluang Maung Bandung Geser Macan Kemayoran
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
  • 5 Wisata Kuliner Malam Cirebon 2026, Wajib Coba Empal Gentong!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jutaan Pemudik dan Wisatawan Serbu Jawa Barat di Lebaran 2025

By Putra JuangRabu, 2 April 2025 11:00 WIB3 Mins Read
Pemudik. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Arus mudik dan kunjungan wisata di Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan selama periode Angkutan Lebaran 2025.

Hingga hari kedua Lebaran atau Selasa (1/4/2025), lebih dari 11,8 juta pelanggan menggunakan layanan kereta api, sementara volume kendaraan di jalur utama, termasuk Tol Cikampek, meningkat tajam.

Untuk mengatasi kepadatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak kepolisian telah menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem contraflow di Cikampek dan ganjil-genap di jalur wisata Puncak, Bogor.

Selain itu, destinasi wisata seperti Kebun Raya Cibodas di Cianjur, Tangkuban Perahu di Bandung, dan Pantai Sindangkerta di Tasikmalaya mulai dipadati pengunjung, menandai tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran.

Sekretaris Dishub Jabar, Dhani Gumelar mengatakan bahwa lonjakan arus mudik dan wisata ini sudah diprediksi sebelumnya. Oleh karena itu, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memastikan keamanan serta kenyamanan para pengguna jalan.

Baca Juga:  12 Daerah di Jabar yang Dilanda Bencana Alam pada 2024, Ada Gempa hingga Puting Beliung

Di sektor transportasi darat, jumlah penumpang di terminal bus mengalami penurunan. Terminal Tipe A mencatat 18.332 penumpang pada 31 Maret 2025, mengalami penurunan 27,15 persen dibandingkan hari sebelumnya.

“Penurunan lebih besar terjadi di Terminal Tipe B yang hanya melayani 3.196 penumpang, turun 55,36 persen,” ucap Dhani.

Pergerakan penumpang kereta api di beberapa wilayah menunjukkan tren beragam. Di wilayah Daop I, jumlah penumpang komuter mencapai 21.951 orang, mengalami penurunan sebesar 12,65 persen.

Sementara itu, di Daop II, jumlah penumpang jarak jauh menurun 6,18 persen menjadi 25.051 orang.

Namun, layanan kereta lokal mengalami lonjakan hingga 38,14 persen dengan total 58.811 penumpang. Di Daop III, terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 16,44 persen menjadi 13.228 orang.

Baca Juga:  Kaji Gagasan, TKD Jabar Prabowo-Gibran Gelar Nonton Bareng Debat Pilpres 2024

Untuk layanan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), tercatat 17.878 penumpang, mengalami penurunan sebesar 22,66 persen.

Di sektor udara, Bandara Kertajati melayani 510 penumpang, mengalami penurunan 12,52 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, di Bandara Nusawiru, hanya tercatat 28 penumpang dengan tidak adanya penerbangan pada hari sebelumnya.

Lonjakan kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol utama di Jawa Barat. Ruas Tol Cipularang mencatat peningkatan kendaraan masuk sebesar 70,69 persen atau sebanyak 59.881 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar meningkat 69,68 persen atau sebanyak 42.134 kendaraan. Peningkatan serupa terjadi di ruas Tol Padaleunyi dengan kenaikan 64,72 persen untuk kendaraan masuk dan 67,04 persen untuk kendaraan keluar.

Baca Juga:  Rencana Dedi Mulyadi Hapus PR Sekolah Dikritik: Jangan Abaikan Peran Guru dalam Pembelajaran

Berdasarkan data traffic counting lidar pada 31 Maret 2025, terjadi penurunan jumlah kendaraan di beberapa jalur utama Jabar. Jalur Pantura mengalami penurunan 2,7 persen dengan mayoritas kendaraan roda dua mencapai 73,6 persen.

Jalur Tengah mengalami penurunan 5,9 persen, juga didominasi kendaraan roda dua sebesar 70,3 persen. Di Jalur Selatan, jumlah kendaraan menurun 4 persen, sementara di Jalur Wisata terjadi penurunan 0,8 persen.

Pemprov Jabar terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran arus balik serta kesiapan infrastruktur transportasi menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi dalam beberapa hari mendatang.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah diterapkan, diharapkan mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jawa barat pemudik Wisatawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.