bukamata.id – Keberhasilan Timnas Indonesia merengkuh trofi juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam (5/10/2026), diwarnai oleh drama emosional. Penantian panjang selama 35 tahun untuk kembali berdiri di podium tertinggi sepak bola Asia Tenggara tersebut beriringan dengan kontroversi yang melibatkan bek garang skuad Garuda, Justin Hubner.
Laga puncak antara Indonesia kontra Thailand ini memang berjalan sangat ketat sejak menit pertama. Selepas skor sama kuat 2-2 bertahan hingga tuntasnya babak tambahan 2×15 menit, penentuan juara harus digeser lewat adu penalti yang menegangkan.
Puncak ketegangan pecah tatkala eksekutor terakhir Tim Gajah Perang gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang Merah Putih, Emil. Spontan, seluruh penggawa Garuda berlari mengerubungi sang kiper untuk merayakan kemenangan dramatis tersebut.
Di tengah euforia pesta juara itu, tertangkap kamera sebuah gestur provokatif dari Justin Hubner. Alih-alih langsung merayakan sukses bersama rekan setim, pemain naturalisasi tersebut mendatangi penendang Thailand, Nattapong Sayriya, melancarkan ejekan verbal, bahkan sempat melayangkan dorongan fisik.
Sontak, pemain Thailand tersebut terpancing emosinya. Kendati demikian, Nattapong memilih meredam amarahnya dan tidak mengejar Hubner yang sudah kabur menjauh bergabung ke tengah lapangan.
Meski sempat menjaga jarak, Hubner sempat berbalik badan dan kembali melontarkan gestur mengejek ke arah Nattapong yang sedang terpukul. Ulah pemain bernomor punggung khas itu langsung menjadi santapan empuk media massa Negeri Pagoda.
Gelombang kecaman keras langsung dialamatkan suporter Thailand kepada sang bek tengah. Warga net serta pendukung Tim Gajah Perang kompak menilai tindakan Hubner mencederai sportivitas dan jauh dari cerminan mentalitas juara sejati.
Meski atmosfer di lapangan berangsur normal dan kedua kubu sempat bersalaman sebelum prosesi pengalungan medali, ketegangan personal tampaknya belum sepenuhnya reda. Terpantau pula bek senior Thailand, Manuel Bihr, secara terang-terangan enggan menyalami Justin Hubner saat sesi tersebut.
Terlepas dari bumbu-bumbu ketegangan dan tingkah kontroversial sang bek di ujung laga, malam di Jakarta tetap menjadi milik Indonesia. Skuad Garuda sukses menuntaskan dahaga gelar juara regional yang telah dirindukan publik selama lebih dari tiga dekade.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News








