bukamata.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan pergerakan negatif. Pada sesi pembukaan Senin pagi, indeks utama Bursa Efek Indonesia tersebut tercatat melemah cukup dalam hingga kembali ke kisaran level 7.200-an.
Berdasarkan data RTI pada Senin (9/3/2026), hingga pukul 09.02 WIB IHSG berada di posisi 7.259 atau turun 4,31 persen. Penurunan ini setara dengan koreksi sebesar 326 poin dibandingkan posisi sebelumnya. Pada awal perdagangan, IHSG sempat dibuka di level 7.374.
Sepanjang sesi awal perdagangan, indeks bergerak dalam rentang terbatas. Posisi tertinggi berada di level 7.374, sementara titik terendah tercatat di angka 7.252.
Pergerakan saham di pasar juga didominasi oleh pelemahan. Tercatat hanya 36 saham yang berhasil menguat. Sebaliknya, sebanyak 573 saham mengalami penurunan harga, sementara 88 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Aktivitas transaksi di bursa juga terpantau cukup ramai. Total volume perdagangan mencapai sekitar 4,58 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp2,12 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat mencapai 209.900 kali.
Jika dilihat dari kinerja dalam beberapa periode, IHSG juga masih berada dalam tren pelemahan. Secara mingguan, indeks terkoreksi sekitar 9,48 persen. Dalam tiga bulan terakhir, penurunannya mencapai 15,08 persen.
Adapun sepanjang tahun 2025, IHSG tercatat mengalami penurunan sebesar 16,07 persen. Sementara dalam hitungan bulanan, pelemahan juga mencapai 9,48 persen.
Meski demikian, jika dilihat dalam periode enam bulan terakhir, IHSG masih mencatatkan penguatan sekitar 8,56 persen.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









