Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ole Romeny

Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik

Rabu, 10 Juni 2026 06:00 WIB

STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung

Rabu, 10 Juni 2026 05:00 WIB

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Rabu, 10 Juni 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menang Lagi! Segini Tambahan Poin Timnas Indonesia di Ranking FIFA Usai Jinakkan Mozambik
  • STY Bocorkan Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija, Bek Persib Ikut Disinggung
  • PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!
  • Heboh! Link Video Viral Cut Salwa Full Asli Beredar, Netizen Bikin Pencarian Meledak
  • Weekend List! 5 Rekomendasi Wisata Hits di Bandung Barat yang Wajib Dikunjungi
  • Serbu Hadiahnya! Intip Daftar Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juni 2026 yang Masih Aktif
  • Viral Eza Gionino Bogem Robby Tremonti hingga Ajak Duel Tinju, Dipicu Masalah Sensitif Ini?
  • Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 10 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efek Keputusan MSCI, IHSG Ambles Lebih dari 6% dan Saham Konglomerat Berguguran

By Aga GustianaRabu, 28 Januari 2026 10:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi saham. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sentimen negatif dari kebijakan terbaru MSCI langsung mengguncang pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sejak awal perdagangan Rabu (28/1/2026), dengan aksi jual masif yang menyasar saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya milik para konglomerat nasional.

Kekhawatiran investor terhadap keputusan MSCI yang membekukan perlakuan indeks saham Indonesia mendorong pelepasan aset berisiko. Sejumlah saham yang selama ini menjadi penopang indeks justru mengalami tekanan paling dalam pada sesi pagi.

Saham-saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang paling terpukul. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) langsung menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) setelah anjlok 14,81 persen ke level Rp 2.300 per saham. Tekanan serupa juga menimpa PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,84 persen dan diperdagangkan di harga Rp 8.375.

Di sektor petrokimia dan energi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat melemah 5 persen ke posisi Rp 6.650 per lembar. Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengalami koreksi lebih dalam sebesar 12,14 persen hingga ke level Rp 1.230.

Baca Juga:  Saham Rontok Massal, IHSG Tertekan ke 7.028 di Tengah Gejolak Global

Gelombang koreksi juga menjalar ke saham-saham dalam kelompok Bakrie. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58 persen ke harga Rp 1.145. Adapun PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan 14,53 persen dan bertengger di level Rp 294 per saham.

Baca Juga:  Tommy Soeharto Lepas 10 Persen Saham HITS, Transaksi Capai Rp288 Miliar!

Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ikut melemah 9,42 persen ke Rp 125. Sementara PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) kembali menyentuh batas ARB setelah merosot 14,97 persen ke harga Rp 1.420 per lembar saham.

Dampak kebijakan MSCI juga terasa pada saham milik pengusaha Hapsoro. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) tercatat turun maksimal 15 persen ke level Rp 1.445. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ikut terkoreksi 15 persen ke harga Rp 4.590, disusul PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang melemah 14,97 persen ke posisi Rp 6.250.

Baca Juga:  IHSG Hari Ini Terjun Tajam di Pagi Hari, Pasar Langsung Bergejolak

Tekanan jual turut menghantam emiten properti milik Aguan. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ambles 14,89 persen ke level Rp 9.575. Sementara PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melemah 14,68 persen dan diperdagangkan di harga Rp 6.250.

Secara keseluruhan, dampak kebijakan MSCI tercermin jelas pada pergerakan indeks. Hingga pukul 10.24 WIB, IHSG tercatat merosot 6,05 persen ke posisi 8.434,01, setelah sempat menyentuh level terendah harian di 8.349,65 pada awal perdagangan. Tekanan pasar terlihat dominan dengan 719 saham melemah, hanya 43 saham menguat, dan 38 saham bergerak stagnan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Big Caps Bursa Efek Indonesia Free Float IHSG Investor Asing MSCI pasar modal Saham Konglomerat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal Lengkap, Nominal, dan Cara Ceknya!

Gelombang Protes SPMB Sekolah Maung Jabar 2026, Pengamat: Akibat Perencanaan Tergesa-gesa

Dedi Tantang Penyebar Isu Jual Beli Kursi SPMB: Sebutkan Nama dan Laporkan!

Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Tidak Panik Hadapi SPMB, Masalah Pemetaan Masih Bisa Diperbaiki

Komisi II DPRD Jabar Dorong Peningkatan Kualitas Peternak Lewat Bimtek Ternak Domba di Cirebon

Siasat Dadang Supriatna Atasi Banjir & Sampah: Dari Danau Retensi Hingga ASN Wajib Bawa Tumbler!

Terpopuler
  • Video Cut Salwa Ramai Dicari di TikTok dan X, Ini Fakta yang Sebenarnya
  • Geger! Link Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral Ramai Dicari Warganet
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Viral di TikTok, Video Cut Salwa Jadi Perbincangan Publik, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
  • Jangan Asal Klik! Link Video Cut Salwa Viral Berpotensi Jadi Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.