Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efek Keputusan MSCI, IHSG Ambles Lebih dari 6% dan Saham Konglomerat Berguguran

By Aga GustianaRabu, 28 Januari 2026 10:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi saham. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sentimen negatif dari kebijakan terbaru MSCI langsung mengguncang pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sejak awal perdagangan Rabu (28/1/2026), dengan aksi jual masif yang menyasar saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya milik para konglomerat nasional.

Kekhawatiran investor terhadap keputusan MSCI yang membekukan perlakuan indeks saham Indonesia mendorong pelepasan aset berisiko. Sejumlah saham yang selama ini menjadi penopang indeks justru mengalami tekanan paling dalam pada sesi pagi.

Saham-saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang paling terpukul. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) langsung menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) setelah anjlok 14,81 persen ke level Rp 2.300 per saham. Tekanan serupa juga menimpa PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,84 persen dan diperdagangkan di harga Rp 8.375.

Di sektor petrokimia dan energi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat melemah 5 persen ke posisi Rp 6.650 per lembar. Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengalami koreksi lebih dalam sebesar 12,14 persen hingga ke level Rp 1.230.

Gelombang koreksi juga menjalar ke saham-saham dalam kelompok Bakrie. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58 persen ke harga Rp 1.145. Adapun PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan 14,53 persen dan bertengger di level Rp 294 per saham.

Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ikut melemah 9,42 persen ke Rp 125. Sementara PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) kembali menyentuh batas ARB setelah merosot 14,97 persen ke harga Rp 1.420 per lembar saham.

Dampak kebijakan MSCI juga terasa pada saham milik pengusaha Hapsoro. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) tercatat turun maksimal 15 persen ke level Rp 1.445. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ikut terkoreksi 15 persen ke harga Rp 4.590, disusul PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang melemah 14,97 persen ke posisi Rp 6.250.

Tekanan jual turut menghantam emiten properti milik Aguan. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ambles 14,89 persen ke level Rp 9.575. Sementara PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melemah 14,68 persen dan diperdagangkan di harga Rp 6.250.

Secara keseluruhan, dampak kebijakan MSCI tercermin jelas pada pergerakan indeks. Hingga pukul 10.24 WIB, IHSG tercatat merosot 6,05 persen ke posisi 8.434,01, setelah sempat menyentuh level terendah harian di 8.349,65 pada awal perdagangan. Tekanan pasar terlihat dominan dengan 719 saham melemah, hanya 43 saham menguat, dan 38 saham bergerak stagnan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Big Caps Bursa Efek Indonesia Free Float IHSG Investor Asing MSCI pasar modal Saham Konglomerat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.