Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

Senin, 21 September 2026 01:00 WIB

Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1

Minggu, 20 September 2026 21:24 WIB

Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay

Minggu, 20 September 2026 20:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan
  • Persib Comeback! Sempat Tertinggal, Maung Bandung Bungkam Persijap 2-1
  • Nikah Mendadak dengan Andre Taulany, Amanda Rigby Dituding Hamil? Cek Lagi Ramalan Hard Gumay
  • 1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan
  • Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk
  • Link Live Streaming Persijap vs Persib, Kick Off 19.00 WIB di Super League
  • Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung
  • Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 21 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Efek Keputusan MSCI, IHSG Ambles Lebih dari 6% dan Saham Konglomerat Berguguran

By Aga GustianaRabu, 28 Januari 2026 10:56 WIB2 Mins Read
Ilustrasi saham. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sentimen negatif dari kebijakan terbaru MSCI langsung mengguncang pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sejak awal perdagangan Rabu (28/1/2026), dengan aksi jual masif yang menyasar saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya milik para konglomerat nasional.

Kekhawatiran investor terhadap keputusan MSCI yang membekukan perlakuan indeks saham Indonesia mendorong pelepasan aset berisiko. Sejumlah saham yang selama ini menjadi penopang indeks justru mengalami tekanan paling dalam pada sesi pagi.

Saham-saham yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu menjadi salah satu yang paling terpukul. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) langsung menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) setelah anjlok 14,81 persen ke level Rp 2.300 per saham. Tekanan serupa juga menimpa PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,84 persen dan diperdagangkan di harga Rp 8.375.

Di sektor petrokimia dan energi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) tercatat melemah 5 persen ke posisi Rp 6.650 per lembar. Sementara itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengalami koreksi lebih dalam sebesar 12,14 persen hingga ke level Rp 1.230.

Gelombang koreksi juga menjalar ke saham-saham dalam kelompok Bakrie. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 11,58 persen ke harga Rp 1.145. Adapun PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tertekan 14,53 persen dan bertengger di level Rp 294 per saham.

Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ikut melemah 9,42 persen ke Rp 125. Sementara PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) kembali menyentuh batas ARB setelah merosot 14,97 persen ke harga Rp 1.420 per lembar saham.

Dampak kebijakan MSCI juga terasa pada saham milik pengusaha Hapsoro. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) tercatat turun maksimal 15 persen ke level Rp 1.445. Saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) ikut terkoreksi 15 persen ke harga Rp 4.590, disusul PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) yang melemah 14,97 persen ke posisi Rp 6.250.

Tekanan jual turut menghantam emiten properti milik Aguan. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ambles 14,89 persen ke level Rp 9.575. Sementara PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melemah 14,68 persen dan diperdagangkan di harga Rp 6.250.

Secara keseluruhan, dampak kebijakan MSCI tercermin jelas pada pergerakan indeks. Hingga pukul 10.24 WIB, IHSG tercatat merosot 6,05 persen ke posisi 8.434,01, setelah sempat menyentuh level terendah harian di 8.349,65 pada awal perdagangan. Tekanan pasar terlihat dominan dengan 719 saham melemah, hanya 43 saham menguat, dan 38 saham bergerak stagnan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi banjir

Genangan Muncul di Sejumlah Titik Bandung, Ini Wilayah yang Masih Jadi Tantangan

1.096 Botol Miras Ilegal Disita di Jatinangor, 25 Orang Diamankan

Sudah Lama Rusak, Ruang Kelas MI Tegal Koneng Bandung Barat Ambruk

Kemarau Mengancam, Geo Dipa Unit Patuha Serahkan Tangki Air 5.000 Liter ke BPBD Bandung

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal: Sosok di Balik Pidato Fenomenal yang Tampar Pemimpin

Mahasiswa ITB Nyaris Terjun dari Jembatan GT Baros, Teriakan Pengendara Picu Penyelamatan

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • gempa
    Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.