Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP

Selasa, 18 Agustus 2026 16:02 WIB

Bikin Geger Tradisi Pesantren! Dari Mana Asal-Usul Gelar ‘Gus’ Milik Willie Salim?

Selasa, 18 Agustus 2026 15:33 WIB

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Bali United: Tolic Siap Rotasi, Penggawa Timnas Turun Gunung?

Selasa, 18 Agustus 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP
  • Bikin Geger Tradisi Pesantren! Dari Mana Asal-Usul Gelar ‘Gus’ Milik Willie Salim?
  • Prediksi Susunan Pemain Persib vs Bali United: Tolic Siap Rotasi, Penggawa Timnas Turun Gunung?
  • Bukan Takut Tergeser, Luka Menalo Malah Bahagia! Mariano Peralta Jadi Pesaing Baru di Persib
  • Hasil Drawing ACL 2 2026/2027: Persib Berpotensi Hadapi FC Seoul dan Melbourne Victory
  • Bocoran 26 Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Rizky Ridho Dicoret, Kiper Utama Berubah Total!
  • Keluargamu Masuk Kelompok Mana? Cek Peringkat Desil 1–10 Online untuk Tahu Peluang Dapat Bansos
  • Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 18 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelija Foundation Minta Pemprov Jabar Hentikan Sementara Izin Kegiatan yang Berdampak pada Lingkungan

By SusanaRabu, 27 Maret 2024 23:20 WIB2 Mins Read
Pelija Foundation. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija), lembaga yang berbasis lingkungan dan sudah berdiri selama 10 tahun di Jawa Barat ini, mendesak Pemerintahan Provinsi dan DPRD Jabar untuk segera melakukan audit lingkungan.

Hal itu disampaikan dalam dialog lingkungan yang bertajuk “Perlukah Audit Lingkungan,” yang digelar di Hotel Savoy Homan, Rabu, (27/03/2024).

Dalam kesepakatan tersebut, Direktur Eksekutif Pelija, Ir. MQ Iswara mengatakan pihaknya turut berduka cita yang mendalam dan keprihatinan
atas bencana yang terjadi di Jabar akhir-akhir ini.

Seperti diketahui, Jabar dilanda bencana alam di berbagai wilayah, mulai dari banjir bandang di Garut, gempa di Kabupaten Cianjur, kemudian gempa di Kabupaten Sumedang, angin tornado di Kabupaten Bandung, dan terakhir banjir dan longsor di Kabupaten Bandung Barat.

“Yang pertama kami dari Pelija Foundation lembaga yang bergerak di lingkungan menyampaikan turut berduka cita duka mendalam atas terjadinya bencana di Jabar,” ungkap Iswara.

Lebih lanjut Iswara mendesak agar Pemprov beserta DPRD Jabar segera melakukan audit lingkungan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan dan berdampak pada masyarakat.

Selain mengaudit lingkungan, Iswara juga meminta Pemprov dan DPRD Jabar melakukan evaluasi terhadap perizinan-perizinan yang telah dikeluarkan, yang dimana izin tersebut bisa saja dapat menyebabkan kerusakan untuk lingkungan.

“Potensi gempa atau bencana di Jabar itu cukup banyak, jadi kami mengharapkan sebelum audit lingkungan itu dilakukan, kami berharap pemerintah melakukan moratorium terhadap izin-izin baru dan mengevaluasi izin-izin yang sudah dikeluarkan,” bebernya.

Menurut Iswara, hal tersebut dilakukan agar nantinya Pemprov dan DPRD Jabar memiliki data yang lebih akurat terkait dengan kondisi yang sekarang, sehingga bisa dilakukan pemetaan daerah yang rawan bencana.

“Dengan data tersebut kita dapat melakukan mitigasi bencana dan early warning system yang lebih baik. Tidak seperti sekarang kejadian bencana sangat luar biasa yang tidak diduga-duga,” ujarnya.

“Sehingga nantinya kita tidak mengeluarkan izin yang kemudian pada saat pemanfaatannya kurang sesuai dengan izin yang diberikan dapat menimbulkan korban pada masyarakat Jabar,” imbuhnya.

Terakhir, Iswara mengingatkan akan bahaya luar biasa, yakni Sesar Lembang. Menurutnya, jika peristiwa Sesar Lembang terjadi maka akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang luar biasa.

“Dan kami Pelija mengingatkan ada bahaya lain yang mungkin kita lupa, kita hidup di kawasan sesar Lembang yang kalau itu sampai terjadi itu akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sangat luar biasa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

audit lingkungan DPRD Jabar Iswara izin Pelija Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair Bertahap! Begini Cara Cek Status Penerima lewat HP

Gelar PANggung Rakyat di Cikalongwetan, Jeje Ritchie Ismail Puji Antusiasme Warga KBB

Kobarkan Jiwa Nasionalisme di Pesantren, Cucun Syamsurijal Ajak Para Santri Jadi Garda Depan Kedaulatan NKRI

Lewat Parade Kemerdekaan di Kabupaten Bandung, Generasi Muda Diajak Kenali Sejarah dan Budaya Sunda

Pemkot Bandung Selidiki Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan, Pengawasan Diperketat

Bukan di Film! Kisah ‘Superman’ Palangka Raya yang Lawan Karhutla Sepulang Sekolah

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
  • Kode Redeem ML 14 Agustus 2026 Terbaru, Ada Diamond dan Skin Gratis Hari Ini
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.