Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 03:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Kapan Cair? Ini Bocoran Jadwal, Cara Cek NIK, dan Nominalnya

Sabtu, 24 Oktober 2026 02:00 WIB
BLT Kesra mulai dicairkan bulan ini secara bertahap.

Cara Mengajukan BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP, Bisa untuk Warga yang Belum Terdaftar

Sabtu, 24 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Kapan Cair? Ini Bocoran Jadwal, Cara Cek NIK, dan Nominalnya
  • Cara Mengajukan BLT Kesra Rp900 Ribu Lewat HP, Bisa untuk Warga yang Belum Terdaftar
  • Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya
  • Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
  • Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang
  • Sudah Ada Sejak 1986, Ini 5 Surabi Legendaris yang Masih Diburu di Bandung
  • Sempurna di Asia, Persib Siap Hadapi Raksasa Australia di Jalak Harupat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pelija Foundation Minta Pemprov Jabar Hentikan Sementara Izin Kegiatan yang Berdampak pada Lingkungan

By SusanaRabu, 27 Maret 2024 23:20 WIB2 Mins Read
Pelija Foundation. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Peduli Lingkungan Jawa Barat (Pelija), lembaga yang berbasis lingkungan dan sudah berdiri selama 10 tahun di Jawa Barat ini, mendesak Pemerintahan Provinsi dan DPRD Jabar untuk segera melakukan audit lingkungan.

Hal itu disampaikan dalam dialog lingkungan yang bertajuk “Perlukah Audit Lingkungan,” yang digelar di Hotel Savoy Homan, Rabu, (27/03/2024).

Dalam kesepakatan tersebut, Direktur Eksekutif Pelija, Ir. MQ Iswara mengatakan pihaknya turut berduka cita yang mendalam dan keprihatinan
atas bencana yang terjadi di Jabar akhir-akhir ini.

Seperti diketahui, Jabar dilanda bencana alam di berbagai wilayah, mulai dari banjir bandang di Garut, gempa di Kabupaten Cianjur, kemudian gempa di Kabupaten Sumedang, angin tornado di Kabupaten Bandung, dan terakhir banjir dan longsor di Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siap Ekspor Perdana Mangga Gedong Gincu ke Jepang

“Yang pertama kami dari Pelija Foundation lembaga yang bergerak di lingkungan menyampaikan turut berduka cita duka mendalam atas terjadinya bencana di Jabar,” ungkap Iswara.

Lebih lanjut Iswara mendesak agar Pemprov beserta DPRD Jabar segera melakukan audit lingkungan. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan dan berdampak pada masyarakat.

Selain mengaudit lingkungan, Iswara juga meminta Pemprov dan DPRD Jabar melakukan evaluasi terhadap perizinan-perizinan yang telah dikeluarkan, yang dimana izin tersebut bisa saja dapat menyebabkan kerusakan untuk lingkungan.

Baca Juga:  Ini Tiga Pesan Ridwan Kamil saat Lantik 77 Kepala Sekolah di Gedung Sate

“Potensi gempa atau bencana di Jabar itu cukup banyak, jadi kami mengharapkan sebelum audit lingkungan itu dilakukan, kami berharap pemerintah melakukan moratorium terhadap izin-izin baru dan mengevaluasi izin-izin yang sudah dikeluarkan,” bebernya.

Menurut Iswara, hal tersebut dilakukan agar nantinya Pemprov dan DPRD Jabar memiliki data yang lebih akurat terkait dengan kondisi yang sekarang, sehingga bisa dilakukan pemetaan daerah yang rawan bencana.

“Dengan data tersebut kita dapat melakukan mitigasi bencana dan early warning system yang lebih baik. Tidak seperti sekarang kejadian bencana sangat luar biasa yang tidak diduga-duga,” ujarnya.

Baca Juga:  Jangan Main Bongkar Saja, Besok Kami Makan Apa? Jerit PKL Cicadas Terdampak Proyek BRT Jabar

“Sehingga nantinya kita tidak mengeluarkan izin yang kemudian pada saat pemanfaatannya kurang sesuai dengan izin yang diberikan dapat menimbulkan korban pada masyarakat Jabar,” imbuhnya.

Terakhir, Iswara mengingatkan akan bahaya luar biasa, yakni Sesar Lembang. Menurutnya, jika peristiwa Sesar Lembang terjadi maka akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang luar biasa.

“Dan kami Pelija mengingatkan ada bahaya lain yang mungkin kita lupa, kita hidup di kawasan sesar Lembang yang kalau itu sampai terjadi itu akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang sangat luar biasa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Cair Oktober-Desember! Begini Cara Cek Nama Penerima Bansos Tahap 4 2026

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.