Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Selasa, 13 Oktober 2026 13:53 WIB

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Selasa, 13 Oktober 2026 13:43 WIB

Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi

Selasa, 13 Oktober 2026 13:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS
  • Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri
  • Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi
  • Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar
  • Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas
  • Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang
  • Kebakaran Hebat di Cicadas Bandung! Bangunan Kosong Dilalap Api
  • Thom Haye Kritik Fasilitas Pemulihan Persib, Akui Jaga Kebugaran Pemain Hampir Mustahil
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peluang Karier BUMN: Menakar Gaji Manajer Kopdes Merah Putih yang Kini Jadi Sorotan

By Aga GustianaSenin, 20 April 2026 12:44 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Program rekrutmen besar-besaran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Bukan sekadar pengabdian, daya tarik utama posisi ini terletak pada status mentereng sebagai pegawai BUMN melalui skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Para manajer terpilih nantinya akan bernaung di bawah Agrinas Pangan Nusantara dengan masa kontrak selama dua tahun. Fokus utamanya jelas: mencetak pemimpin lokal yang andal melalui program pelatihan intensif agar mampu menggerakkan ekonomi desa secara mandiri.

Berapa Estimasi Pendapatannya?

Meskipun statusnya adalah pegawai BUMN, pemerintah tidak merilis angka tunggal untuk standar gaji PKWT di Kopdes Merah Putih. Nominal upah sangat fleksibel, menyesuaikan dengan tanggung jawab jabatan serta kebijakan korporasi masing-masing.
Sebagai referensi untuk melihat “standar” gaji di lingkaran BUMN, mari intip perbandingan di sektor lain:

Sektor / PerusahaanPosisiEstimasi Gaji per Bulan
Energi (Pertamina)Manajer± Rp22,5 Juta
Kelistrikan (PLN)ManajerRp8,5 Juta – Rp25 Juta
Transportasi (KAI)Senior ManagerRp18 Juta – Rp30 Juta
Telekomunikasi (Telkom)Senior StaffRp39 Juta – Rp43 Juta
Jalur Umum BUMNManagement TraineeRp7 Juta – Rp8 Juta
Melihat peta tersebut, penghasilan manajer Kopdes Merah Putih diprediksi akan bersaing di level manajerial menengah. Namun, faktor geografis dan kebijakan internal Agrinas akan menjadi penentu akhir besaran angka yang masuk ke rekening para pegawai.

Misi Besar di Balik 30 Ribu Formasi

Langkah ini bukan sekadar strategi menyerap tenaga kerja. Pemerintah menaruh harapan besar pada 30.000 manajer yang akan disebar ke seluruh pelosok negeri guna memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari transformasi besar pembinaan koperasi di Indonesia.

“Sebanyak 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan direkrut. Nantinya mereka menjadi pegawai BUMN dengan skema PKWT di bawah Agrinas Pangan Nusantara,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Dengan pendampingan yang tepat, para manajer ini diproyeksikan menjadi “lokomotif” yang membawa desa-desa di Indonesia menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Bagi para pencari kerja, ini adalah kombinasi langka antara jenjang karier BUMN dan kesempatan membangun negeri dari akar rumput.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Waspada Framing dan Penggiringan Opini, Praktisi Media Ini Ajak Publik Bijak Sikapi Kasus PT BDS

Gegara Judol, Pria di Bandung Ngamuk Hingga Lukai Anak Sendiri

Penyisiran Tiga Hari Berakhir Duka, Dua Remaja Asal Bekasi Ditemukan Mengapung di Laut Sukabumi

Nasib Pedagang di Kiaracondong Bandung Usai Lapak Dibongkar

Dugaan Pelecehan Oknum Dosen Guncang FH Unpas, Mahasiswa Bersatu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Tragedi Utang Rp 25 Juta: Skenario Keji di Balik Tewasnya Driver Taksi Online Sumedang

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Incar Poin Penuh di Kandang Port FC, Persib Bandung Siap Tampil Habis-habisan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.