Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Skema Baru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT, Bakal Lewat Koperasi Desa?

Sabtu, 18 Juli 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT Juli 2026 Rp600 Ribu Segera Cair, Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima?

Sabtu, 18 Juli 2026 05:00 WIB

Persib Dapat Kabar dari Gabriel Mutombo, Igor Tolic Tak Mau Ambil Risiko

Sabtu, 18 Juli 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Skema Baru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT, Bakal Lewat Koperasi Desa?
  • BPNT Juli 2026 Rp600 Ribu Segera Cair, Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima?
  • Persib Dapat Kabar dari Gabriel Mutombo, Igor Tolic Tak Mau Ambil Risiko
  • BPNT Juli 2026 Cair 20 Juli, Cek Penerima Bansos Rp600 Ribu Lewat NIK KTP
  • Cara Aman dan Resmi Klaim Saldo DANA Gratis 18 Juli 2026: Hindari Penipuan
  • Daftar Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini, 18 Juli 2026: Segera Klaim Hadiahnya!
  • Persib Masih Kena Sanksi FIFA, Pemain Baru Belum Bisa Didaftarkan
  • Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 18 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemerintahan Prabowo-Gibran Harus Batasi Import, LP3ES: Bahan Baku Kita Sudah Kaya

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 11:28 WIB2 Mins Read
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Fahmi Wibawa. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tantangan bangsa Indonesia dalam sektor industrial dibawah pimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka perlu kiranya membatasi kebijakan import.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Fahmi Wibawa dalam kegiatan Sekolah Demokrasi bertajuk ‘Tantangan Industrialisasi di Era Prabowo-Gibran’ melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/7/2024).

“Di era Prabowo-Gibran nanti itu tantangan yang harus diselesaikan adalah bahwa kita perlu kembali lagi membatasi import,” ucap Fahmi.

Menurutnya, pembatasan import ini sangat penting untuk menjadikan Indonesia sebagai kreator, sehingga tidak menjadi negara yang hanya mengkonsumsi saja.

Baca Juga:  Aksi 'Indonesia Gelap' di Bandung, Mahasiswa Kritik Efisiensi Anggaran Sektor Pendidikan

“Ini penting sekali, supaya mentalitas kita bukan mentalitas yang mengambil jalan pintas. Kerena kalau mengambil jalan pintas kita tidak punya sumber untuk mengoptimalkan bahan-bahan baku yang memang sudah kaya kita miliki,” jelasnya.

“Kalau kita dinina bobokan bahwa kita punya sekian banyak bahan mentah, bahan alam yang kaya namun kemudian orang lain yang memanfaatkan maka kita akan sekedar menjadi penonton,” tambahnya.

Baca Juga:  Jejak Karier Menkeu Baru Disorot, Publik Tagih Bukti Nyata Bukan Sekadar Janji

Fahmi memastikan, pembatasan import ini pun tidak melanggar kebijakan World Trade Organization (WTO). Justru, WTO akan melindungi negara-negara yang melindungi industrinya dari pengaruh luar.

“Jadi WTO masih memberikan kesempatan negara-negara yang mengembangkan industri dan industrinya itu strategis buat negara yang bersangkutan, untuk tidak diganggu atau dirusak oleh negara lain,” ungkapnya.

“Jadi kalau ada yang mengkritik kalau kita misalnya membatasi import, kita akan melanggar WTO itu tidak benar. Ada klausul di WTO yang menyebutkan bahwa negara yang bersangkutan bisa melindungi industrinya selagi industrinya itu memang berhubungan dengan aspek strategis,” sambungnya.

Baca Juga:  Dipinang Golkar Maju Pilgub Jabar 2024, Dedi Mulyadi Tunggu Restu Prabowo Subianto

Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran nanti untuk membuka keran import dengan dalih untuk memenuhi daya beli negara.

“Jadi kedepan kebijakan ini meski tidak gampang membuka keran import bahwa kemudian dengan alasan untuk memenuhi daya beli kita, alasan untuk memenuhi kebutuhan, saya kira itu tidak lagi relevan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gibran Rakabuming Raka import LP3ES Prabowo Subianto Tantangan Industrialisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

BPNT Juli 2026 Rp600 Ribu Segera Cair, Apakah Nama Anda Masuk Daftar Penerima?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Juli 2026 Cair 20 Juli, Cek Penerima Bansos Rp600 Ribu Lewat NIK KTP

Kemacetan

Waspada Macet! Ini Daftar Titik Kemacetan di Bandung Akhir Pekan 18-19 Juli 2026

Perahu Bocor saat Memancing, Nelayan Asal Cililin Hilang di Waduk Saguling

Kedok Wisata, Misi Rahasia? Skandal di Balik Kaburnya Femas di Korea Selatan!

Bansos

Bansos BPNT Tahap 3 Segera Cair, Cek Apakah Anda Penerima Rp600.000 Juli 2026

Terpopuler
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Demi Viral Berujung Penjara? Lagu Vulgar Icha Chellow Akhirnya Diseret ke Jalur Hukum
  • Macan Tutul
    Viral Kabar Warga Diterkam Macan di Gunung Papandayan, Begini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.