Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kuliner Pagi di Bandung, 4 Tempat Sarapan Ini Bikin Susah Move On

Kamis, 24 September 2026 05:00 WIB

Garudayaksa FC Datangkan 2 Talenta Muda Indonesia, Ada Eks Timnas U17!

Kamis, 24 September 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima

Kamis, 24 September 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kuliner Pagi di Bandung, 4 Tempat Sarapan Ini Bikin Susah Move On
  • Garudayaksa FC Datangkan 2 Talenta Muda Indonesia, Ada Eks Timnas U17!
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima
  • Deretan Wisata Kuliner Legendaris dan Tempat Nongkrong Hits di Bogor yang Wajib Dicoba
  • Rekomendasi Liburan Singkat: 20 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Masuk Itinerary Akhir Pekan
  • Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026
  • 4 Bakso Goreng Bandung yang Viral, Gurih dan Renyahnya Bikin Nagih!
  • Skuad Timnas Indonesia Berubah! Dony Tri dan Yakob Sayuri Dicoret, 2 Nama Baru Masuk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemerintahan Prabowo-Gibran Harus Batasi Import, LP3ES: Bahan Baku Kita Sudah Kaya

By Putra JuangSabtu, 27 Juli 2024 11:28 WIB2 Mins Read
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Fahmi Wibawa. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tantangan bangsa Indonesia dalam sektor industrial dibawah pimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka perlu kiranya membatasi kebijakan import.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES), Fahmi Wibawa dalam kegiatan Sekolah Demokrasi bertajuk ‘Tantangan Industrialisasi di Era Prabowo-Gibran’ melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/7/2024).

“Di era Prabowo-Gibran nanti itu tantangan yang harus diselesaikan adalah bahwa kita perlu kembali lagi membatasi import,” ucap Fahmi.

Menurutnya, pembatasan import ini sangat penting untuk menjadikan Indonesia sebagai kreator, sehingga tidak menjadi negara yang hanya mengkonsumsi saja.

Baca Juga:  Bikin Rompi Tandingan Putra Mulyono, Warganet Tantang Kaesang Pakai Kaos Adik Fufufafa

“Ini penting sekali, supaya mentalitas kita bukan mentalitas yang mengambil jalan pintas. Kerena kalau mengambil jalan pintas kita tidak punya sumber untuk mengoptimalkan bahan-bahan baku yang memang sudah kaya kita miliki,” jelasnya.

“Kalau kita dinina bobokan bahwa kita punya sekian banyak bahan mentah, bahan alam yang kaya namun kemudian orang lain yang memanfaatkan maka kita akan sekedar menjadi penonton,” tambahnya.

Baca Juga:  Prabowo Ingatkan Kekuasaan TNI-Polri Adalah Amanah Besar dari Rakyat

Fahmi memastikan, pembatasan import ini pun tidak melanggar kebijakan World Trade Organization (WTO). Justru, WTO akan melindungi negara-negara yang melindungi industrinya dari pengaruh luar.

“Jadi WTO masih memberikan kesempatan negara-negara yang mengembangkan industri dan industrinya itu strategis buat negara yang bersangkutan, untuk tidak diganggu atau dirusak oleh negara lain,” ungkapnya.

“Jadi kalau ada yang mengkritik kalau kita misalnya membatasi import, kita akan melanggar WTO itu tidak benar. Ada klausul di WTO yang menyebutkan bahwa negara yang bersangkutan bisa melindungi industrinya selagi industrinya itu memang berhubungan dengan aspek strategis,” sambungnya.

Baca Juga:  Jejak Karier Menkeu Baru Disorot, Publik Tagih Bukti Nyata Bukan Sekadar Janji

Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan bagi pemerintahan Prabowo-Gibran nanti untuk membuka keran import dengan dalih untuk memenuhi daya beli negara.

“Jadi kedepan kebijakan ini meski tidak gampang membuka keran import bahwa kemudian dengan alasan untuk memenuhi daya beli kita, alasan untuk memenuhi kebutuhan, saya kira itu tidak lagi relevan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gibran Rakabuming Raka Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima

Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026

Demo Jakarta

Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai

345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Viral Plang Larangan Merokok Ancaman Denda Rp50 Juta di Pantai Pangandaran

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.