Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba

Minggu, 5 April 2026 02:00 WIB

Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!

Minggu, 5 April 2026 01:00 WIB

Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?

Sabtu, 4 April 2026 21:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cukup Jalan Kaki! 7 Rekomendasi Kuliner Hits Dekat Stasiun Bogor yang Wajib Dicoba
  • Menjelajah Rasa di Subang: 10 Kuliner Ikonik yang Bikin Lidah Ketagihan!
  • Fenomena Link Video Syakirah 7 Menit Kembali Mencuat: Mengapa Anda Harus Berhenti Mencari Tautannya?
  • Heboh Link Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Dapur: Awas Jebakan Phishing yang Bisa Kuras Saldo Rekening!
  • Bukan Sekadar Jalan-Jalan! Ini 10 Spot ‘Healing’ Terbaik di Bandung yang Bikin Gagal Move On
  • Rumor Kencan Bernadya dan Iqbaal Ramadhan Pecah! Berawal dari Foto ‘Blur’, Netizen Temukan Bukti Ini
  • Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI
  • Prediksi Persib vs Semen Padang: Bobotoh Cantik Ini Ingatkan Maung Bandung Jangan Jemawa
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Dorong Inovasi Aplikasi Interaktif, Tingkatkan Adopsi Digital Masyarakat

By SusanaKamis, 5 Desember 2024 21:45 WIB2 Mins Read
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkomitmen mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan berbasis digital.

Langkah ini diharapkan mewujudkan efisiensi, efektivitas, transparansi, serta tata kelola keuangan yang lebih baik.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menyebutkan sejumlah aplikasi telah dikembangkan untuk mempermudah masyarakat dalam pembayaran pajak, retribusi, dan layanan lainnya.

“Aplikasi seperti Gampil, Amanah, Teman PBB, dan E-Satria memungkinkan masyarakat melakukan pembayaran dengan lebih cepat, efisien, dan transparan,” ujar Iskandar saat acara High-Level Meeting Perluasan Digitalisasi Daerah Kota Bandung Tahun 2024 di Hotel Aryaduta Bandung, Kamis (5/12/2024).

Baca Juga:  Buntut Sampah Menumpuk, Pemkot Bandung Tegur Keras Pengelola Pasar Caringin

Selain mempermudah layanan, digitalisasi juga disebut mampu menekan biaya operasional serta mengurangi potensi kecurangan.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, menekankan pentingnya digitalisasi untuk menyederhanakan proses administrasi bagi masyarakat.

“Jika sebelumnya ada 10 tahap proses, melalui digitalisasi idealnya bisa dipangkas menjadi dua tahap. Harus lebih cepat, mudah, dan terintegrasi,” tegasnya.

Koswara juga mendorong pengelolaan data berbasis “by name by address” agar layanan publik dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Genjot Perekaman KTP-el Bagi Pemilih Pemula Jelang Pilkada 2024

“Data yang terintegrasi menjadi kunci agar semua kebijakan lebih efisien,” tambahnya.

Koswara mengusulkan inovasi menarik untuk mendorong adopsi layanan digital pemerintah. Salah satunya adalah dengan merancang aplikasi berbasis konsep interaktif, menyerupai gim.

“Aplikasi harus menarik, tidak hanya fungsional, agar masyarakat lebih tertarik menggunakannya,” saran Koswara.

Saat ini, Kota Bandung berada di posisi lima besar nasional dalam penerapan digitalisasi daerah. Namun, Koswara menilai ada ruang untuk perbaikan, khususnya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat menggunakan aplikasi digital pemerintah.

Baca Juga:  Penertiban Kabel Menjuntai Terus Digeber Kota Bandung, Jamin Oktober Tuntas

“Keberhasilan digitalisasi diukur dari seberapa banyak masyarakat yang menggunakan layanan tersebut. Semakin mudah dan menarik, semakin besar adopsi layanan kita,” ujarnya.

Melalui forum ini, Pemkot Bandung berharap dapat merumuskan langkah strategis untuk memperluas digitalisasi di berbagai sektor layanan publik, tidak hanya pada transaksi pembayaran, tetapi juga proses administratif lainnya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait, Pemkot Bandung optimistis mampu menjadi kota modern yang efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

A. Koswara Bapenda Kota Bandung digitalisasi Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mandat Suci di Lebanon Berakhir di Tanah Air: Momen Haru Kepulangan Jenazah 3 Prajurit TNI

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.