Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tekuk Garudayaksa 2-1, Persib Bandung Panaskan Persaingan Puncak Klasemen Super League

Senin, 26 Oktober 2026 09:43 WIB

Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan

Senin, 26 Oktober 2026 09:00 WIB

Kabar Duka! Bobotoh 16 Tahun Meninggal Usai Laga Persib di Pakansari

Senin, 26 Oktober 2026 08:51 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tekuk Garudayaksa 2-1, Persib Bandung Panaskan Persaingan Puncak Klasemen Super League
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Kabar Duka! Bobotoh 16 Tahun Meninggal Usai Laga Persib di Pakansari
  • Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu
  • Bukan Cuma Soto Mie, Ini 5 Restoran Baru di Bogor yang Wajib Dicoba
  • Jangan Ketipu! BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Belum Ada Jadwal Cair
  • Drama Pakansari! Gol Adam Alis di Menit 90+1 Selamatkan Persib dari Hasil Imbang
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Penerbangan Delay 10 Jam, Ridwan Kamil Turun Tangan: Ini Kronologinya

By Aga GustianaSabtu, 12 Juli 2025 22:24 WIB2 Mins Read
Ridwan Kamil
Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil protes gara-gara penerbangan delay. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjadi sorotan publik setelah video dirinya memprotes keterlambatan penerbangan Super Air Jet viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, di tengah penantian penumpang yang tertunda selama lebih dari 10 jam.

Dalam video yang beredar luas, Ridwan Kamil terlihat berdiri di depan petugas bandara, menyuarakan keluhan dan mempertanyakan tanggung jawab atas penundaan panjang tersebut. Di sekitar lokasi, sejumlah penumpang turut menyuarakan keresahan mereka, menciptakan suasana yang tegang dan penuh desakan.

Penundaan Berlarut hingga Pembatalan Mendadak

Pengacara Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butar Butar, memaparkan kronologi lengkap insiden tersebut. Menurutnya, kliennya dijadwalkan terbang dari Denpasar menuju Jakarta menggunakan maskapai Super Air Jet dengan nomor penerbangan IU 745 pada pukul 21.30 WITA.

Namun, jadwal tersebut mengalami perubahan beberapa kali. “Pesawat Super Air Jet IU 745 jadwal 21.30 DPS-CGK. Tiba-tiba diundur ke jam 23.45 WIB. Diundur lagi ke jam 01.30 WIB,” ungkap Muslim dalam keterangannya kepada media.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Akui Film Dirty Vote Bisa Pengaruhi Keputusan Pemilih, Tapi...

Keterlambatan tersebut belum menjadi akhir. Penerbangan yang semula hanya tertunda, akhirnya dibatalkan secara sepihak. “Tiba-tiba diumumkan pesawat dibatalkan, akan berangkat jam 08.00 WIB esok harinya. Total delay 10 jam,” lanjutnya.

Alasan Teknis Disorot Penumpang

Muslim menjelaskan, pihak bandara menyebut proses overlay atau pengaspalan landasan pacu sebagai penyebab pembatalan. Pengerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 02.00 hingga 07.00 WIB, sehingga tidak memungkinkan pesawat lepas landas.

Baca Juga:  KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi BJB

Namun, alasan tersebut dipertanyakan. “Padahal pesawat ada dan siap berangkat,” ujar Muslim. Ia menambahkan bahwa banyak penumpang merasa janggal, sebab pengerjaan pengaspalan dianggap bisa ditunda demi keberangkatan ratusan orang yang telah menunggu.

“Penumpang protes, kenapa ngaspal jalan nggak ditunda aja sejam, demi ratusan penumpang bisa terbang. Karena pesawat sudah siap,” tambahnya.

Ridwan Kamil Diminta Lobi Pimpinan Bandara

Kekecewaan mendalam juga membuat para penumpang meminta Ridwan Kamil untuk menjadi juru bicara dan melobi pihak bandara. Namun, upaya tersebut tidak mendapat tanggapan dari manajemen.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Titip Pesan ke Bunda PAUD: Siapkan Bibit Unggul Generasi Emas 2045

“Saya tiba-tiba diminta para penumpang untuk membantu melobi pihak pimpinan bandara. Tapi manajer bandara tidak mau memberi kami bicara ke pimpinannya. Itu inti protes kemarin. Ada yang gagal ujian, gagal transit, gagal meeting, dan lain-lain,” ucap Ridwan Kamil melalui pernyataan yang disampaikan oleh pengacaranya.

Ia juga menyoroti kurangnya akses komunikasi antara penumpang dan pihak teknis. “Dan pihak teknis bandara tidak memberi akses penumpang untuk bicara ke pimpinan bandara dan pilot pesawat yang stand by,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan

Kabar Duka! Bobotoh 16 Tahun Meninggal Usai Laga Persib di Pakansari

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu

Jangan Ketipu! BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Belum Ada Jadwal Cair

Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar

PENUSUKAN

Nyawa Melayang Usai Bela Rekan, Kisah Pilu FR Korban Pengeroyokan Pasar Caringin

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.