Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Kamis, 30 April 2026 04:00 WIB

Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru

Kamis, 30 April 2026 03:00 WIB

Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?

Kamis, 30 April 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
  • Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya
  • Arsenal Siap Jual 5 Pemain Demi Datangkan Julian Alvarez
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengawasan APBD 2026, Rafael Situmorang Pastikan Manfaat Belanja Sosial Tepat Sasaran

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 23 Januari 2026 19:07 WIB2 Mins Read
Rafael Situmorang dorong pengawasan anggaran 2026 di Jawa Barat. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Rafael Situmorang, menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap arah dan manfaat belanja Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Tahun Anggaran 2026, khususnya pada sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan perlindungan sosial masyarakat.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Bandung, Jumat (23/1/2026).

Dalam pemaparannya, Rafael menyebut fungsi pengawasan DPRD tidak hanya berhenti pada aspek administratif dan kesesuaian program dengan RPJMD, tetapi juga menyentuh aspek paling substansial: apakah anggaran yang digelontorkan benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat.

“Termasuk kita melihat manfaatnya, betul atau tidak anggaran Rp6,32 triliun itu digunakan untuk RKB dan terasa atau tidak dampaknya. Itu termasuk juga belanja sosial, seperti BPJS, yang menurut saya justru harus menjadi prioritas,” ujar Rafael.

Baca Juga:  BSU September 2025: Apakah Bantuan Subsidi Upah Akan Cair Lagi?

Ia menilai, perlindungan sosial melalui skema jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendesak di Jawa Barat, mengingat struktur ketenagakerjaan daerah ini didominasi oleh pekerja sektor informal yang rentan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kehilangan penghasilan.

“Respons masyarakat sangat jelas. Mereka berharap punya BPJS Ketenagakerjaan. Karena rata-rata pekerjaan di sini itu pekerjaan rentan, pekerja informal,” katanya.

Baca Juga:  BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair Lagi Akhir Tahun? Ternyata Ini Keputusan Resminya!

Rafael membeberkan, hingga kini kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Barat masih tergolong rendah. Dari total pekerja informal, baru sekitar 12 persen yang terlindungi, sementara sisanya sekitar 87 persen belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Ini angka yang harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah. Artinya, mayoritas pekerja kita masih bekerja tanpa jaring pengaman,” tegasnya.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Jaminan Sosial untuk PMI Jabar

Menurut Rafael, kondisi tersebut harus menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas belanja daerah, agar APBD tidak hanya habis untuk program-program seremonial, tetapi benar-benar hadir sebagai instrumen perlindungan bagi kelompok masyarakat paling rentan.

Melalui pengawasan yang lebih ketat dan terarah, ia berharap penyelenggaraan pemerintahan Jawa Barat pada 2026 dapat lebih berpihak, terukur, dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD 2026 belanja sosial Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan DPRD Jawa Barat pengawasan anggaran 2026 perlindungan pekerja rentan Rafael Situmorang RPJMD Jawa Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Intip Kemeriahan ‘Sehari di Giri Prianka’: Kolaborasi Strategis Podomoro Park Bandung dan BRI untuk Hunian Impian

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.