Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pengelolaan Sampah di Kota Bandung, Inovasi dengan Teknologi Motah

By SusanaJumat, 25 Oktober 2024 05:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pengelolaan sampah terus menjadi tantangan besar bagi Kota Bandung, yang setiap harinya menghasilkan ribuan ton sampah.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan teknologi Motah (Mesin Olah Runtah) sebagai solusi inovatif dalam mengurangi volume sampah.

Motah adalah mesin pembakar sampah yang mampu mengolah hingga 1 ton sampah per jam tanpa memerlukan bahan bakar tambahan.

Teknologi ini bekerja dengan membakar sampah pada suhu tinggi, antara 800 hingga 1000 derajat Celsius, sehingga hampir seluruh jenis sampah dapat diolah, kecuali sampah berbahaya dan beracun.

Mesin ini dapat beroperasi selama 24 jam sehari (tergantung ketersediaan sumber daya manusia), dengan kapasitas pengolahan mencapai 8 hingga 20 ton sampah per hari.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Punya PR Tuntaskan Masalah Penanganan Sampah

Salah satu keunggulan Motah adalah hasil pembakaran yang hanya menyisakan sekitar 10 kilogram abu dari setiap ton sampah yang diolah.

Abu ini tidak hanya dibuang, tetapi juga dapat diolah kembali menjadi bata beton, menciptakan nilai tambah dari limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna.

“Motah adalah langkah strategis untuk mengurangi sampah secara signifikan di Kota Bandung, terutama untuk sampah yang sulit diolah di TPS atau TPA,” ujar A. Koswara, Penjabat Wali Kota Bandung.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Pakan Satwa dan Gaji Pegawai Bandung Zoo Aman, Pembenahan Capai 90 Persen

Mesin ini telah diujicoba, dan hasil pembakaran menunjukkan bahwa abu dan asap yang dihasilkan memenuhi standar lingkungan yang berlaku.

Saat ini, hanya ada satu unit Motah di Kota Bandung, yang terletak di Kecamatan Bandung Kulon dan dioperasikan oleh tim yang terlatih.

Pembangunan fasilitas Motah di lokasi lain, seperti Dayeuhkolot, juga dilakukan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk kerja sama dengan perusahaan semen untuk mengolah residu hasil pembakaran.

Selain memaksimalkan pengolahan sampah di hilir, Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pemilahan sampah di hulu.

Baca Juga:  Kolaborasi Bandung–Cimahi: Tata Ulang Kawasan Padat dan Tingkatkan Mobilitas

“Pemilahan sampah dari rumah tangga sangat penting karena Motah ini hanyalah salah satu bagian dari upaya menyeluruh. Solusi jangka panjang tetap ada di hulu, yaitu pemilahan yang dilakukan oleh masyarakat,” tambah Koswara.

Dengan pengoperasian Motah dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemilahan sampah, Pemkot Bandung berharap dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) secara signifikan, serta menciptakan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Koswara Pemkot Bandung sampah teknologi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.