Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat

Minggu, 1 November 2026 10:07 WIB

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Minggu, 1 November 2026 09:46 WIB

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?

Minggu, 1 November 2026 08:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tolic Dihukum, Persib Tetap Ganas Hadapi Kalteng FC di Si Jalak Harupat
  • Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI
  • Emas Antam Hari Ini Tertahan di Rp 2,526 Juta, Saatnya Beli?
  • Siap-siap! Rilis 10 November, Syarat Dapat Bansos Digital Wajib Scan Wajah dan NIK
  • Kabar Terbaru Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Kuartal IV 2026: Syarat Desil, Cara Cek, hingga Solusi Dana Belum Cair
  • Ujian Maraton Maung Bandung: 7 Laga Berat di 3 Kompetisi Mengintai Persib Sepanjang November 2026
  • Hangatkan Tubuh di Tengah Cuaca Dingin Kota Kembang: 7 Rekomendasi Kuliner Berkuah Khas Bandung yang Wajib Dicoba
  • Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

By SusanaMinggu, 1 November 2026 09:46 WIB6 Mins Read
Vicky Prasetyo, Sang Gladiator, lantang mengajak artis yang “tidur panjang” membela rakyat. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketika banyak pesohor memilih diam, Vicky Prasetyo justru mengangkat suara paling keras. Dengan julukan Gladiator yang kini melekat padanya, Vicky lantang mengajak para artis dan influencer yang ia sebut sedang “tidur panjang” untuk bangun dan ikut menyuarakan penderitaan rakyat.

Seruan itu tidak datang dari ruang hampa. Ia muncul di tengah polemik peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, yang menyeret nama Raffi Ahmad. Yang membuatnya istimewa, sindiran Sang Gladiator diarahkan kepada figur yang selama ini berada di lingkar pergaulan dunia hiburan yang sama dengannya.

“Saatnya Gladiator Turun ke Jalan”

Semuanya bermula dari sebuah unggahan di akun Instagram pribadi Vicky, @vickyprasetyo777. Kalimatnya pendek, tetapi cukup untuk mengguncang lini masa.

“Saatnya Gladiator turun ke jalan… Menyuarakan aspirasi rakyat… Saya lebih siap kehilangan teman-teman daripada mengkhianati perjuangan rakyat…” tulisnya.

Tak lama, Vicky kembali mengunggah tulisan yang oleh banyak warganet dibaca sebagai sindiran langsung kepada Raffi Ahmad.

“Sumpah Pemuda itu 28 Oktober teman-teman… Kalau 29 itu ulang tahun Sari…” tulisnya.

Dua unggahan singkat itu menjadi pembuka. Babak berikutnya jauh lebih tajam.

Ketika Bundaran HI Menjadi Dua Panggung Berbeda

Untuk memahami amarah Vicky, publik perlu mundur beberapa hari ke belakang.

Rabu (28/10/2026), tepat di Hari Sumpah Pemuda, sejumlah mahasiswa merencanakan aksi demonstrasi damai di Bundaran HI untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Namun, izin kegiatan itu ditolak. Kawasan ikonik di jantung ibu kota tersebut dijaga ketat, menutup ruang bagi suara-suara kritis mahasiswa.

Sehari kemudian, Kamis (29/10/2026), pemandangan di lokasi yang sama berbalik total. Sebuah acara bertajuk Deklarasi Sumpah Pemuda digelar meriah. Sejumlah pesohor hadir, termasuk Raffi Ahmad dan Willie Salim, tampil kompak dengan pakaian putih dan ikat kepala merah putih.

Baca Juga:  Pernah Dikunjungi Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Sambal Bakar Lengkong Wajib Dicoba Para Pecinta Pedas

Satu tempat, dua hari berturut-turut, dua perlakuan yang berbeda. Kontras itulah yang menyulut kemarahan warganet. Kehadiran para pesohor dinilai nir-empati di tengah situasi ekonomi dan sosial yang sensitif. Isu soal dugaan pengerahan massa bayaran ikut beredar dan memperkeruh suasana, meski belum ada pihak yang membuktikannya.

Raffi Ahmad, yang kini menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, telah memberikan klarifikasi. Ia menyebut kehadirannya murni karena undangan mendadak dan tidak terlibat dalam kepanitiaan. Namun bagi sebagian publik, penjelasan itu datang ketika kekecewaan telanjur meluas.

Sang Gladiator Lantang Bersuara

Di tengah situasi itulah Vicky tak lagi sekadar menulis. Ia bersuara terbuka, dan pesannya ditujukan kepada para artis serta influencer yang hadir pada 29 Oktober.

“Catat di kalender kalian baik-baik, para artis dan influencer serta adik-adik yang dikondisikan, Hari Sumpah Pemuda itu tanggal 28 Oktober, bukan tanggal 29 Oktober. Kalau niat kalian murni mau turun ke jalan, membela negeri, harusnya tanggal 28 Oktober kalian berdiri bersama rakyat dan adik-adik mahasiswa, meneriakkan keadilan di bawah terik matahari, bukan malah baru nongol di 29 Oktober merayakan ulang tahun Sari,” paparnya.

Vicky lalu menyentuh hal yang selama ini menjadi kekuatan citra sejumlah pesohor: konten bagi-bagi uang.

“Peka sedikit, tindakan kemarin kalian bukan aksi heroik, itu blunder paling memalukan yang pernah kalian bikin di ruang publik. Mentang-mentang di konten media sosial kalian sering bagi-bagi uang, rajin pamer giveaway, dan dicitrakan dermawan, kalian pikir kalian otomatis kebal dari salah? Kalian pikir bagi-bagi uang di konten bisa menutup mata publik dari keberpihakan yang keliru?” ungkapnya.

Ia menutup dengan seruan yang menjadi inti pesannya.

“Rakyat sedang memperjuangkan masa depannya, tapi panggung kalian justru untuk membungkam suara adik-adik mahasiswa lewat panggung tandingan pesanan. Akui saja kalian tidak sedang membela tanah air, kalian semua panik mengamankan kepentingan yang bikin kalian semua khawatir. Ayo semua artis dan influencer lain, bangun dari tidur panjang kalian. Saatnya kita bersatu membantu rakyat, tanpa harus khawatir pada siapa pun,” tandasnya.

Baca Juga:  Gagal Tunaikan Ibadah Haji Tahun Lalu, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bakal Berangkat ke Tanah Suci Besok

Siap Kehilangan Teman, Tak Siap Khianati Rakyat

Yang membuat seruan Vicky menjadi sorotan bukan hanya isi kritiknya, melainkan siapa yang ia sindir.

Di industri hiburan, jejaring pertemanan adalah segalanya. Undangan tampil, kerja sama konten, hingga peluang bisnis kerap lahir dari kedekatan antarpesohor. Mengkritik sesama artis secara terbuka, terlebih figur sebesar Raffi Ahmad yang dikenal berada di lingkar pergaulan yang sama dengan Vicky, adalah langkah yang jarang diambil.

Vicky tampaknya sadar betul akan harga yang mungkin harus ia bayar. Kalimat pembukanya sejak awal sudah menjadi pernyataan sikap: ia lebih siap kehilangan teman-teman daripada mengkhianati perjuangan rakyat.

Kalimat itu seperti garis yang ia tarik sendiri. Di satu sisi ada kenyamanan pertemanan di dunia hiburan. Di sisi lain ada keberpihakan yang ia pilih. Sang Gladiator memilih sisi kedua.

Namun, langkah ini juga menyimpan pertaruhan. Hingga kini belum diketahui bagaimana Raffi Ahmad maupun rekan-rekan artis lain menanggapi sindiran tersebut. Apakah seruan Gladiator akan mengundang pesohor lain untuk bersuara, atau justru membuat Vicky berjalan sendirian, masih menjadi tanda tanya.

Warganet: “Ambil Mahkotamu, King”

Di kolom komentar, sambutan untuk Vicky mengalir deras. Banyak warganet menyebutnya pahlawan baru dari kalangan selebritas.

“Gladiator semoga selalu dilindungi Tuhan YME,” tulis akun @nin***.

“King of Gladiator 🔥🔥🔥🔥,” tulis akun @die***.

“Bersuaralah atas kebenaran! Jangan jadi manusia yang takut kehilangan jabatan! Bravo Bung Vicky,” tulis akun @ana***.

“Ambil mahkotamu, King,” tulis akun @yog***.

Baca Juga:  Jajal Kereta Cepat di Samping Jokowi, Raffi Ahmad: Jakarta-Bandung Cuman 25 Menit

Komentar senada datang dari warganet yang menyoroti kedekatan Vicky dengan Raffi.

“Padahal Bang Vicky termasuk dekat dengan Raffi, tapi berani speak up nyindir Raffi. Keren banget, Bang. Semoga keberuntungan mengikutimu,” tulis akun @ita***.

Tiga Jari di Panggung Kemenpora

Sementara Vicky menuai pujian, gelombang penolakan terhadap Raffi justru merembet ke panggung resmi.

Dalam Indonesia Youth Summit 2026 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 29–30 Oktober 2026, suasana sempat memanas. Saat Raffi berdiri di panggung mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, seorang peserta tiba-tiba bangkit dan mengacungkan simbol tiga jari ke arahnya sebagai bentuk protes. Petugas keamanan bergerak cepat membawa pria tersebut keluar ruangan.

Raffi memilih tidak menghentikan pidatonya. Ia melanjutkan dengan tenang dan berbicara tentang perubahan dalam hidup seseorang, yang menurutnya tidak harus dipandang negatif dan bisa membawa ke kondisi lebih baik bila diarahkan dengan tepat. Ia juga menekankan pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Di media sosial, kritik terhadap Raffi terus berdatangan. “Berpolitik sekarang itu mana mau dengerin suara rakyat, entar dengerinnya buat janji pas mau pemilihan umum,” tulis seorang warganet. Yang lain menyapa langsung akun sang presenter: “Merasa berkuasa kah, Raff @raffinagita1717? Ingat, dadu sudah bergulir.”

Menunggu Artis Lain Bangun

Polemik Bundaran HI telah membuka satu pertanyaan besar tentang posisi para pesohor di tengah suara rakyat. Sebagian memilih hadir di panggung yang dinilai berseberangan dengan aspirasi mahasiswa. Sebagian lain memilih diam.

Vicky Prasetyo memilih jalan berbeda. Dengan risiko kehilangan teman di dunia yang membesarkan namanya, Sang Gladiator turun gunung dan bersuara. Kini publik menanti: akankah ajakannya membangunkan artis lain dari “tidur panjang” mereka?

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gladiator Raffi Ahmad Sumpah Pemuda 2026 Vicky Prasetyo Vicky Prasetyo Gladiator Vicky Prasetyo sindir Raffi Ahmad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Aksi Nekat Pemuda Bandung Berujung Maut, Lansia 64 Tahun Gugur Pertahankan Ayam Kesayangan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.