Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 05:00 WIB

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Kamis, 19 Februari 2026 04:00 WIB

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Kamis, 19 Februari 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tak Cuma Sunnah, Ini 4 Alasan Kurma Penting untuk Berbuka Puasa
  • THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS
  • Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa
  • Fakta Baru Skandal Video KKN Lombok: Penelusuran Link Masih Melejit
  • Rekomendasi Tempat Sahur 24 Jam di Jakarta: Dari Legendaris Hingga Kekinian
  • Persib Menang Tapi Merana: 7 Keputusan ‘Aneh’ Wasit Majed Al-Shamrani yang Bikin Bobotoh Berang di GBLA!
  • Link Video Viral Chindo Adidas Ada yang Durasi Panjang, Apa Isinya?
  • Sudah Bebas Penjara, Anak Nia Daniaty Masih Terjerat Kewajiban Ganti Rugi Rp8,1 Miliar, Ini Alasannya!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pentas Seni Berujung Tragis, Polisi Pastikan Insiden Siswi SMK di KBB Murni Kecelakaan

By SusanaKamis, 27 Februari 2025 19:00 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Meninggal Dunia
Ilustrasi Meninggal Dunia. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polres Cimahi tengah menyelidiki insiden tragis yang terjadi di sebuah SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang siswi berinisial M diduga meninggal dunia akibat menusukkan gunting ke tubuhnya saat latihan pentas seni pada Kamis (20/2/2025).

Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, menyatakan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mencegah kesimpangsiuran informasi dan memastikan tidak ada unsur kelalaian yang menyebabkan kematian korban.

“Berawal dari hipotesa yang memang kita lakukan, namun dalam rangkaian proses penyelidikan itu akhirnya kita menemukan fakta-fakta. Setelah kita melakukan pemeriksaan kepada sebanyak 18 orang saksi yang terdiri dari pihak guru, pihak sekolah, maupun rekan-rekan dari korban,” papar Tri saat konferensi pers, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga:  Preman Bersenjata Ditangkap di Cimahi, Polisi Sita Senpi Rakitan

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban tengah memerankan drama berjudul kenakalan remaja, di mana ia memerankan seorang siswi hamil yang berusaha mengakhiri hidupnya. S

Sebagai bagian dari adegan, properti berupa jarum telah disiapkan untuk memecahkan balon yang dipasang di tubuh korban. Namun, ketika jarum tidak berhasil memecahkan balon, korban menggantinya dengan gunting asli.

“Namun pada saat geladi untuk pentas tersebut yang disaksikan oleh para siswa ternyata pada saat cerita itu bergulir korban masih menggunakan gunting asli. Nah pada saat memerankan peran tersebut dan skenarionya dia memang pada saat itu dia mencoba bunuh diri sebagaimana pada saat latihan dan pada saat menusukkan ke perutnya itu memang pecah, tapi saat ke dada sebelah kiri tidak pecah dan akhirnya berusaha memecahkan kembali,” jelasnya.

Baca Juga:  Diduga Edarkan Ganja dari Bali, Pelatih Surfing Diciduk di Bandung

Pihak kepolisian telah memeriksa 18 saksi, termasuk guru, rekan korban, dan staf sekolah. Hingga saat ini, kejadian tersebut masih dikategorikan sebagai kecelakaan murni. Namun, penyelidikan tetap terbuka jika ditemukan bukti baru yang mengarah pada unsur pidana.

Baca Juga:  Sopir Kurang Antisipasi Jadi Penyebab Kecelakaan Bus Rombongan Dosen Unpam

“Sementara kita simpulkan bahwa saat ini adalah kecelakaan murni. Tapi tidak menutup kemungkinan apabila nanti kami menemukan bukti lain atau ada bukti-bukti yang mengarah tindak pidana nanti kami akan membuka kembali kasus ini,” terangnya.

Kapolres Cimahi mengimbau sekolah-sekolah agar lebih berhati-hati dalam penggunaan properti berbahaya dalam kegiatan pentas seni.

“Kami mengimbau kepada semua sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Cimahi maupun di Indonesia kalau bisa dalam kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pentas seni di sekolah jangan mencerminkan kekerasan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kecelakaan pentas seni Polres Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR Rp55 Triliun Cair Minggu Pertama Ramadhan, Ini Komponen Lengkap untuk ASN dan CPNS

Jangan Terlewat! Jadwal Imsakiyah Bandung Raya 19 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa

Perang Sarung

Ramadhan Aman, Polisi Tegaskan Perang Sarung dan Balap Liar di Jabar

Anggaran Ekonomi Jabar Minim, DPRD Dorong Program Pemberdayaan Masyarakat Lebih Kuat

Tangis Pecah Usai 43 Tahun! Pertemuan Dua Sahabat SD Ini Bikin Netizen Ikut Mewek

Anggaran Pendidikan Jabar Dinilai Cukup, Rafael Situmorang Soroti Daya Tampung dan Beasiswa

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.