Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Kamis, 19 Februari 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perbaiki Pola Makan Cegah Hipertensi, Mahasiswa Kesmas Universitas Siliwangi Luncurkan Rakit Sesi

By Putra JuangRabu, 5 Juni 2024 19:49 WIB3 Mins Read
Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi meluncurkan program inovatif untuk penderita hipertensi bernama ‘Rakit Sesi’ atau Gerakan Budidaya Timun untuk Kesehatan Tensi.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat Kelurahan Ciakar, Tasikmalaya dalam rangka mencegah dan mengontrol hipertensi melalui budidaya dan konsumsi sayuran timun.

Dosen Pengampu Mata Kuliah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Universitas Siliwangi, Rian Arie Gustaman mengatakan, mahasiswa semester 4 ini memiliki tanggung jawab dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat melalui program Rakit Sesi.

“Mereka dituntut untuk bernegosiasi dan berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi dan lembaga pemerintahan, untuk melaksanakan program tersebut secara mandiri dan bertanggung jawab,” ucap Rian saat peluncuran Program Rakit Sesi di Aula Kantor Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Rabu (5/6/2024).

Baca Juga:  Tanpa Obat, Ini Cara Efektif Cegah Hipertensi Bagi Lansia

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana, Alma Aulia Saphita menjelaskan, program ini dirancang untuk memperbaiki pola makan masyarakat guna mencegah hipertensi.

Tercatat, pada tahun 2023 sebanyak 350 pasien penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cibeureum Kota Tasikmalaya, khususnya di Kelurahan Ciakar.

Menurutnya, hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal, dan kerusakan mata.

“Salah satu upaya dalam program ini adalah mengurangi konsumsi garam, meningkatkan aktivitas fisik, menghindari merokok, mempertahankan berat badan ideal, dan diet seimbang,” ungkapnya.

“Timun sebagai komponen utama program, mengandung kalium yang membantu mengendalikan tekanan darah dengan mengurangi efek sodium dalam tubuh, sehingga konsumsi timun secara rutin dapat menurunkan tekanan darah,” tambahnya.

Alma menyebut, penanaman timun dilakukan di RW 3 Kelurahan Ciakar oleh KWT Melati, dan proses distribusi dikelola kader Posbindu tiap RW.

Baca Juga:  Tanpa Obat, Ini Cara Efektif Cegah Hipertensi Bagi Lansia

“Distribusi dilakukan setiap bulan kepada warga yang rutin cek darah di Posbindu dan memiliki risiko hipertensi, terutama lansia,” sebutnya.

Lurah Kelurahan Ciakar, Agus Herdiana memberikan apresiasi kepada mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Siliwangi atas inisiasi program ini. Program Rakit Sesi menjadi inspirasi baru bagi Kelurahan Ciakar, sehingga diharapkan dapat terus berlanjut.

“Dengan adanya program ini, diharapkan pola makan masyarakat Kelurahan Ciakar menjadi lebih sehat dan riwayat hipertensi dapat terkontrol dengan baik,” ujar Agus.

Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Cibeuruem berharap program ini bisa diperluas, tidak hanya di lahan misalnya dengan melakukan penanaman di pekarangan rumah masing-masing warga Kelurahan Ciakar.

Baca Juga:  Tanpa Obat, Ini Cara Efektif Cegah Hipertensi Bagi Lansia

Titin Hajari selaku Kepala Puskesmas Cibeureum mengatakan, latar belakang dibuatnya program ini berdasarkan data yang ada di Puskesmas Cibeureum, banyak masyarakat pra-usia dan lanjut usia yang menderita hipertensi.

Dengan adanya program ini, ia percaya dan mendukung penuh mahasiswa Kesmas Unsil sebagai penggagas program dan para kader Posbindu serta kelompok desa sebagai pihak yang dipercaya untuk melanjutkan pelaksanaan program sehingga tujuan pembuatan program tersebut terwujud di Kelurahan Ciakar.

Sementara itu, para mahasiwa penggagas program ini berharap, program bisa berjalan lancar dengan bantuan dan kerja sama pihak terkait yang dapat menurunkan angka kesakitan hipertensi dengan adanya cek tekanan darah secara rutin dengan mengkonsumsi sayuran timun kepada warga Kelurahan Ciakar khususnya lansia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

hipertensi Mahasiswa Kesehatan program Rakit Sesi Universitas Siliwangi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.