Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur

Selasa, 17 Maret 2026 01:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh

Senin, 16 Maret 2026 20:34 WIB

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Perburuan Macan Tutul di Sanggabuana Terbongkar, Lima Orang Diciduk

By Aga GustianaSelasa, 27 Januari 2026 14:08 WIB2 Mins Read
Macan tutul tertangkap kamera trap di Pegunungan Sanggabuana. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat mengamankan lima orang terduga pelaku perburuan liar di kawasan hutan Pegunungan Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Penindakan ini dilakukan setelah beredarnya video seekor macan tutul jawa yang terlihat berjalan pincang akibat luka, dan menyita perhatian publik di media sosial.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan bahwa kelima orang tersebut merupakan individu yang terekam dalam kamera jebak (camera trap) yang terpasang di area hutan. Usai video tersebut viral, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pendalaman hingga akhirnya melakukan penangkapan.

“Begitu informasi kami terima, penyelidikan langsung dilakukan. Tadi malam lima orang yang muncul dalam rekaman tersebut sudah kami amankan dan saat ini sedang menjalani proses hukum,” ujar Rudi, Selasa (27/1/2026).

Rudi menegaskan bahwa Polda Jabar menaruh perhatian serius terhadap upaya perlindungan satwa liar dan keberlangsungan ekosistem hutan di wilayahnya. Menurutnya, kasus ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas yang merusak alam.

Baca Juga:  Wagub Jabar Instruksikan Nobar Persib vs Persija di 27 Daerah

“Yang menjadi fokus kami bukan hanya penindakan, tetapi memastikan kelestarian hutan tetap terjaga dan tidak lagi ada gangguan terhadap ekosistem di dalamnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, para terduga pelaku berpotensi dijerat dengan undang-undang terkait lingkungan hidup dan konservasi apabila terbukti melakukan perburuan satwa dilindungi.

Baca Juga:  Polda Jabar Tangkap 6 Tersangka Penyuntikan LPG Subsidi di Garut

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh rekaman macan tutul jawa (Panthera pardus melas) yang terlihat pincang saat melintas di hutan Pegunungan Sanggabuana. Video tersebut diketahui berasal dari kamera trap milik Sanggabuana Conservation Foundation (SCF) yang dipasang di kawasan lereng timur Gunung Sanggabuana.

Pembina SCF, Bernard Triwinarta Wahyu Wiryanta, membenarkan keaslian rekaman tersebut. Ia menyebut data video diperoleh setelah timnya mengambil hasil pemantauan kamera yang telah terpasang selama beberapa bulan.

Baca Juga:  Update Kasus Vina Cirebon, Polisi Sita Akun Facebook Milik Pegi Setiawan

“Rekaman itu kami temukan saat pengambilan data kamera trap. Kejadiannya diduga terjadi sekitar 5 Oktober 2025. Dalam rekaman lain, terlihat juga beberapa orang yang diduga pemburu melintas dan bahkan mencoba merusak kamera yang kami pasang,” ungkap Bernard.

Kasus ini kini terus dikembangkan oleh pihak kepolisian guna mengungkap dugaan praktik perburuan liar yang mengancam keberadaan satwa langka di Pegunungan Sanggabuana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Karawang konservasi hutan macan tutul jawa perburuan liar Polda Jabar Sanggabuana Satwa Dilindungi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.