bukamata.id – Aktivitas belanja pemain di bursa transfer jelang bergulirnya musim kompetisi baru tampaknya masih menyisakan agenda bagi skuad Pangeran Biru. Kendati telah sukses mendaratkan deretan amunisi berlabel bintang di berbagai posisi krusial, manajemen klub kebanggaan masyarakat Tatar Pasundan tersebut diindikasikan belum sepenuhnya berhenti memburu pemain anyar, khususnya untuk pos penjaga gawang.
Bocoran mengenai pergerakan transfer ini pertama kali mencuat lewat pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, yang notabene merupakan putra dari Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar. Ia menilai bahwa komposisi kerangka tim yang ada saat ini sudah berada di level yang sangat kompetitif.
Menurutnya, tambahan tenaga baru membuat kedalaman skuad Maung Bandung kian merata dan siap menghadapi ketatnya persaingan kompetisi musim 2026/2027 mendatang.
“Saya sangat percaya Persib bisa juara kembali dengan kedalaman skuad kita yang saat ini sudah lebih baik lagi, saya lihat lebih kuat lagi. Terutama di sektor depan dan sayap ya, juga tengah. Bek juga kita ada tambahan Sandy Walsh dan Mutombo itu sudah cukup kuat,” ujar Erwan, Rabu (22/7/2026).
Kendati lini serang, tengah, hingga lini belakang dinilai sudah sangat solid berkat kehadiran pemain-pemain baru, Erwan blak-blakan menyebutkan bahwa sektor penjaga gawang masih membutuhkan tambahan amunisi.
Krisis Kedalaman Kiper Jadi Perhatian Jelang Jadwal Padat
Hingga saat ini, klub kesayangan Bobotoh tersebut praktis hanya mengandalkan dua nama di bawah mistar gawang, yakni Teja Paku Alam serta kiper muda Fitrah Maulana. Berdasarkan pandangan internal klub, kuantitas tersebut dinilai masih kurang ideal mengingat beban kalender pertandingan musim ini yang begitu masif.
“Menurut kabar nih ya, katanya kiper juga akan ini bertambah ya untuk sebagai pelapis Teja. Karena nggak mungkin 4 kompetisi ini kita hanya mengandalkan satu pemain atau dua pemain. Kiper itu minimal 3 yang betul-betul kualitasnya sama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengonfirmasi bahwa rumor perekrutan kiper anyar tersebut didengarnya langsung dari lingkaran dalam manajemen. Kehadiran penjaga gawang tambahan dipandang sebagai langkah antisipatif yang mendesak guna mengarungi kerasnya persaingan di level domestik maupun kancah Asia lewat ajang AFC Champions League (LCA).
“Kabarnya akan ada kiper untuk ya di LCA dengan terutama di Liga dan LCA ya yang menjadi fokus kita,” tambahnya.
Langkah penambahan pemain di posisi vital ini dinilai krusial guna menghindari risiko krisis pemain di tengah padatnya jadwal pertandingan. Terlebih jika tim harus dihadapkan pada situasi darurat seperti cedera mendadak maupun sanksi akumulasi kartu.
“Nggak mungkin satu kiper ketika nanti Teja cedera atau akumulasi kartu kipernya Fitrah terus siapa cadangannya? Ataupun sebaliknya gitu. Jadi harus betul-betul kita punya cadangan yang sepadan,” pungkasnya menegaskan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










