Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Pria Menonton Sendirian di Kamar

Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda

Minggu, 29 Maret 2026 01:00 WIB

Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen

Sabtu, 28 Maret 2026 21:12 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur

Sabtu, 28 Maret 2026 18:52 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Berhenti Sekarang! Alasan Mengapa IndoXXI dan LK21 Adalah ‘Bom Waktu’ Bagi Data Pribadi Anda
  • Kedok Ojol di Balik Skandal 17 Menit, Video “Bule Bali” Ini Diburu Netizen
  • Viral Lagi! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri, Kali Ini Adegan di Dapur
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pertahankan Tradisi, Masjid Agung Sumedang Kemas Daging Kurban dengan Bongsang

By Putra JuangRabu, 19 Juni 2024 21:22 WIB2 Mins Read
Mengemas potongan daging hewan kurban dengan menggunakan keranjang bambu atau bongsang dan daun pisang. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – DKM Masjid Agung Sumedang melakukan pemotongan hewan kurban di hari ke dua Iduladha 1445 Hijriah atau tepatnya pada Selasa (18/6/2024).

Di sini, panitia kurban mempertahankan tradisi mengemas potongan daging hewan kurban dengan menggunakan keranjang bambu atau bongsang dan daun pisang.

Panitia pemotongan hewan kurban Masjid Agung Sumedang, Atep Saefulloh mengatakan, penggunaan bongsang ini untuk mengurangi sampah plastik, sehingga bisa menjaga lingkungan.

“Kami menggunakan bongsang salah satu alasannya karena ingin mengurangi sampah plastik, seperti program pemerintah saat ini. Lalu bongsang ini kan ada kaitannya juga dengan Tahu Sumedang yang jadi makanan khas,” ucap Atep, Rabu (19/6/2024).

Baca Juga:  Simak, Tiga Kriteria Hewan Kurban yang Harus Terpenuhi Menurut Syariat Islam

Selain membantu menjaga lingkungan, Atep mengatakan bahwa jika dikemas dengan bongsang dan daun pisang, kualitas daging bisa higienis dan terjaga kualitasnya.

“Jadi agar lebih higienis lagi saat diterima oleh masyarakat yang menerimanya. Sekaligus kami juga mengajak masyarakat bahwa inilah Masjid Agung Sumedang,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Bandung Sebut Berbagi di Hari Raya Iduladha Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Atep mengungkapkan, pada Iduladha tahun ini DKM Masjid Agung Sumedang menyembelih enam ekor sapi dan sepuluh ekor domba. Pihaknya pun menyiapkan sekira 2.000 lembar kupon untuk ditukarkan dengan daging kurban.

Baca Juga:  Simak! Ini Dia Resep dan Cara Membuat Saus Barbeque Rumahan untuk Olahan Daging Kurban

Adapun daging kurban akan disebar ke para fakir miskin, pondok pesantren pengurus serta imam dan khatib masjid.

“Sejak covid kami menggunakan bongsang untuk daging kurban. Kami upayakan akan mempertahankan tradisi ini, untuk tahun berikutnya juga insya Allah diusahakan seperti ini adanya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bongsang daging kurban Iduladha Masjid Agung Sumedang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.