bukamata.id – PKS Jawa Barat semakin serius menaruh perhatian pada sektor ketenagakerjaan. Partai ini menargetkan agar para pekerja, baik kader PKS maupun masyarakat umum, bisa mendapatkan akses pelatihan, advokasi, dan peluang kerja yang lebih terarah.
Ketua DPW PKS Jawa Barat, Iwan Suryawan atau yang akrab disapa Abah Iwan, menegaskan komitmen tersebut dalam Rapat Kerja Wilayah Bidang Ketenagakerjaan PKS Jawa Barat, yang digelar Sabtu (29/11/2025) di Kota Bandung. Acara ini dihadiri pengurus dari DPP, DPW, hingga 27 DPD se-Jawa Barat.
“Raker ini memastikan arah kerja Bidang Ketenagakerjaan selaras, fokus, dan terukur. Kita ingin memastikan kader PKS hadir membantu pekerja, mulai dari layanan advokasi, pelatihan, hingga membuka akses kesempatan kerja,” tegas Abah Iwan.
Peta Jalan Program 2025–2030
Melalui Raker, Bidang Ketenagakerjaan DPW PKS Jawa Barat menyusun peta jalan untuk lima tahun ke depan, mencakup:
- Pembentukan Unit Pelayanan dan Advokasi (UPA) berbasis kebutuhan pekerja.
- Kolaborasi vokasi, pelatihan teknis, dan penempatan kerja.
- Pengembangan koperasi pekerja, program pemberdayaan ekonomi, serta Balai Latihan Kerja (BLK).
Selain itu, PKS juga mengintegrasikan jaringan pekerja migran, ojek daring, UMKM, dan serikat buruh ke dalam ekosistem layanan publik partai.
“Targetnya jelas, kader pekerja bertambah, struktur pelayanan menguat, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran PKS di dunia kerja,” tambah Abah Iwan.
Kontribusi untuk Kader dan Masyarakat
Abah Iwan menegaskan, program ini tidak hanya untuk kader struktural, tetapi juga bagi kader profesional dan masyarakat pekerja secara luas.
Bagi kader PKS:
- Jalur baru untuk advokasi dan pendampingan pekerja.
- Kaderisasi profesi yang sistematis.
- Penguatan basis pelayanan sebagai pintu masuk kader baru.
Bagi masyarakat umum:
- Akses pelatihan dan penempatan kerja, khususnya lulusan SMK.
- Pencegahan ketidakadilan industri melalui advokasi preventif.
- Dukungan koperasi pekerja dan usaha mikro.
- Perlindungan bagi pekerja perempuan dan migran.
- Program ekonomi komunitas berbasis profesi dan lokalitas.
“Ketika pekerja merasakan manfaatnya, kedekatan dan kepercayaan masyarakat tumbuh secara alami. Di situlah hadir ruang kolaborasi antara PKS dan masyarakat,” jelas Abah Iwan.
Ia menambahkan, sektor ketenagakerjaan menjadi fokus karena selaras dengan visi PKS sebagai partai yang memberdayakan rakyat dan melayani masyarakat.
“Kita ingin PKS hadir di titik-titik persoalan masyarakat. Bukan hanya menjelang pemilu, tetapi sebagai pendamping berkelanjutan. Melayani pekerja berarti menjaga masa depan ekonomi keluarga di Jawa Barat. Inilah ikhtiar kita,” pungkasnya.
Bidang Ketenagakerjaan PKS Jawa Barat kini menjadi organ strategis yang mengelola program advokasi, kaderisasi profesi, pengembangan koperasi, dan layanan berbasis komunitas, menyesuaikan kebutuhan wilayah dengan populasi pekerja terbesar di Indonesia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











