Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga

Jumat, 18 September 2026 06:00 WIB

Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 05:00 WIB

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Jumat, 18 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sunda Karsa Fest: Strategi Jawa Barat Hadapi Tantangan Ekonomi Global Lewat Kreativitas Lokal

By Aga GustianaSenin, 14 Juli 2025 21:24 WIB3 Mins Read
BEJA
Acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 16, tema Sunda Karsa Fest "Karya Kreatif Jawa Barat 2025". (Foto: bukamata.id/Rizal Fadillah)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Jawa Barat akan kembali menjadi pusat perhatian saat acara Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat 2025 yang akan digelar pada 17-20 Juli 2025 di Atrium Trans Studio Mall dan TCC Bandung. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan manifestasi nyata dari sinergi antara pemerintah, Bank Indonesia, dan para pelaku UMKM untuk menggerakkan roda ekonomi di tengah tantangan global.

Dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 16 yang berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Muslimin Anwar, menegaskan bahwa penyelenggaraan Sunda Karsa Fest merupakan respons terhadap dinamika ekonomi global yang kian menekan.

“Latar belakang kita mengadakan Sunda Karya Fest tentunya tidak terlepas dari kondisi perekonomian, baik di eksternal maupun di internal. Dari sisi eksternal kita telah mencermati bahwa keadaan global tidak baik-baik saja. Keadaan global yang tidak baik-baik saja ini berdampak tentunya kepada Jawa Barat,” ujarnya, Senin (14/7/2025)

“Seiring dengan segera diimplementasi ke tarif resiprokal di mana Indonesia juga akan dikenakan tarif 32% dan ini berpengaruh kepada industri di dalam negeri, geopolitik di Timur Tengah kembali mencuat dan tentunya ini berdampak kepada perekonomian di berbagai negara,” lanjutnya.

Baca Juga:  Kelompok Wanita Tani Punya Peran Penting Bangun Ketahanan Pangan di Jabar

Bank Indonesia mencatat perlambatan pertumbuhan global dari 3,3% menjadi 3,0% tahun ini. Namun, Muslimin menyebutkan peluang masih terbuka, terutama lewat penguatan ekspor ke negara-negara seperti India dan Jepang, serta mendorong konsumsi dalam negeri.

“Jadi, di satu sisi ada negara-negara yang mengalami perlambatan, di sisi lain ada negara-negara tujuan ekspor kita yang juga membaik atau bertahan di kisaran yang besar. Untuk tahun ini, kawasan Eropa similar dengan tahun lalu 0,9 menjadi 1 persen,” jelasnya.

UMKM Jadi Andalan, Bandung Fashion Trend Diluncurkan

Acara ini menjadi simbol keberpihakan yang kuat terhadap UMKM. Salah satu sorotan utama adalah peluncuran “Bandung Fashion Trend”, yang menyatukan pelaku UMKM, perbankan, dan pemerintah dalam gelaran fashion show kolaboratif.

Baca Juga:  Kampanye di Pekalongan, Gibran Janji Bantu UMKM Pengrajin Batik

Para pimpinan OPD, perwakilan perbankan, hingga kepala daerah dari 27 kabupaten/kota akan tampil sebagai model, mengenakan busana hasil karya UMKM binaan mereka. Hal ini bukan hanya atraktif secara visual, tapi juga menjadi pesan kuat: UMKM tidak hanya didukung secara kebijakan, tapi juga dipromosikan secara langsung oleh para pemimpinnya.

“Itu adalah menunjukkan keberpihakan orang nomor satu di dinas-dinas, di kanwil-kanwil perbankan, di Bank Indonesia Jawa Barat, pimpinannya akan menjadi model fashion show,” kata Muslimin.

Tak kalah menarik, akan ada launching 11 produk fashion unggulan hasil kurasi, serta kompetisi desain busana yang mempertemukan kreativitas desainer muda dengan pesona Mojang Jajaka sebagai model utama.

“Berkat dukungan dari Bank Indonesia yang insya Allah kita juga akan menghasilkan Mojang Jejaka yang tentunya lebih baik lagi, lebih baik lagi setiap tahunnya,” tegasnya.

Kekuatan Ekonomi Desa dan Budaya Lokal Diangkat

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menjelaskan bahwa pendekatan ekonomi kreatif kini diperluas hingga ke kawasan desa dan kampung.

Baca Juga:  HMT Diminta Menangkan Paslon Acep-Gita di Pilgub Jabar 2024

“Kami melihat desa sebagai kekuatan ekonomi baru. Potensi wisata, baik alam maupun buatan, serta kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat desa harus diangkat. Sunda Karsa Fest adalah momen yang tepat untuk memperkenalkannya,” jelas Iendra.

Sebanyak 27 desa/kampung wisata terbaik dari tiap kabupaten/kota akan tampil di acara ini, memperlihatkan potensi produk, budaya, dan daya tarik wisata yang dimiliki masing-masing wilayah.

Mojang Jajaka sebagai Duta Ekraf dan Pariwisata

Tak hanya sebagai ajang kompetisi kecantikan budaya, Mojang Jajaka 2025 kini diberi peran strategis sebagai influencer dan kolaborator dalam mempromosikan ekonomi kreatif dan pariwisata Jawa Barat.

Meski di tengah efisiensi anggaran APBD, penyelenggaraan Mojang Jajaka tahun ini tetap berjalan berkat dukungan kuat dari Bank Indonesia.

“Berkat dukungan dari Bank Indonesia yang insya Allah kita juga akan menghasilkan Mojang Yejaka yang tentunya lebih baik lagi, lebih baik lagi setiap tahunnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi kreatif jawa barat UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.