Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

By Aga GustianaKamis, 17 September 2026 18:10 WIB2 Mins Read
Lapas Sumedang
Ilustrasi lapas. Foto ilustrasi: snopes
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kondisi pelik tengah mendera Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi. Bagaimana tidak, tempat pembinaan warga binaan ini tercatat mengalami lonjakan penghuni hingga menembus angka 230 persen dari batas normal.

Guna menghindari potensi kerawanan sosial sekaligus menjaga efektivitas pembinaan, langkah taktis langsung diambil. Sebanyak 25 narapidana—yang didominasi oleh kasus penyalahgunaan narkotika—terpaksa direlokasi ke dua lokasi berbeda di wilayah Jawa Barat, yakni Lapas Kelas IIA Karawang dan Lapas Kelas IIA Subang.

Sebelum diberangkatkan, seluruh warga binaan wajib melewati tahapan pemeriksaan kesehatan yang ketat oleh tim medis internal. Langkah ini ditempuh untuk memastikan tidak ada celah kendala medis maupun administratif selama proses kepindahan berlangsung.

Dengan pengawalan ketat menggunakan kendaraan taktis khusus, rombongan pengamanan yang melibatkan personel kepolisian sektor setempat bergerak pada dini hari untuk menjamin keamanan di sepanjang rute perjalanan.

Baca Juga:  Antisipasi Longsor Susulan, 239 Warga Sukabumi Mengungsi

“Proses pemberangkatan dilaksanakan pada pukul 03.45 WIB dengan pengawalan petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi serta dukungan personel Kepolisian dari Polsek Warudoyong Kota Sukabumi. Rombongan tiba di Lapas Kelas IIA Karawang pada pukul 07.30 WIB,” ujar Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono.

Setibanya di lokasi tujuan pertama, yakni Karawang, sebanyak 13 narapidana langsung diserahkan secara resmi. Di sana, mereka kembali melalui serangkaian verifikasi berkas identitas serta pemeriksaan kesehatan ulang oleh petugas setempat.

Baca Juga:  Korban Meninggal Kecelakaan Ciater Subang Bertambah Jadi 11 Orang, Didominasi Penumpang Bus

Usai merampungkan proses di Karawang, armada pengamanan kembali melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Subang untuk mengantarkan sisa warga binaan.

“Setelah proses serah terima di Lapas Kelas IIA Karawang selesai, petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi melanjutkan perjalanan menuju Lapas Kelas IIA Subang. Rombongan tiba pada pukul 11.20 WIB, kemudian 12 narapidana diserahterimakan kepada petugas Lapas Kelas IIA Subang untuk menjalani pemeriksaan serupa,” imbuhnya.

Budi menegaskan, kebijakan pergeseran lokasi penahanan ini bukan sekadar solusi darurat untuk meredam tingkat kepadatan ekstrem, melainkan juga strategi jangka panjang demi mengoptimalkan kualitas pembinaan moral narapidana.

Baca Juga:  7 Fakta Kasus Raya Sukabumi Meninggal karena Infeksi Cacing

“Kami memastikan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan, melalui koordinasi dan pengawasan yang baik, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, ketertiban, serta pemenuhan hak-hak warga binaan,” jelas Budi.

Kebijakan strategis ini turut mengacu pada arahan turunan dari poin ketujuh Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Eksekusi lapangan dapat terlaksana dengan lancar berkat restu serta koordinasi lintas instansi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

lapas Subang Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.