Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Minggu, 8 November 2026 15:39 WIB

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Minggu, 8 November 2026 15:32 WIB

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Minggu, 8 November 2026 14:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang
  • Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
  • Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

By SusanaKamis, 17 September 2026 19:37 WIB3 Mins Read
Speedboat hilang kontak di Selat Sunda memasuki hari kedua pencarian. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap delapan orang dalam rombongan KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

Penutupan operasi SAR gabungan tersebut diumumkan Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis petang.

“Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan,” kata Andra.

Tim SAR Tak Temukan Tanda Keberadaan Korban

Andra mengatakan, selama 10 hari pencarian, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.

Pencarian dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari darat, laut hingga udara. Sebanyak 523 personel SAR gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah pencarian dengan cakupan mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi.

Baca Juga:  Bukan Hujan atau Gelombang Besar, Ini yang Terdeteksi BMKG saat 5 Jurnalis Hilang Kontak

Namun, hingga operasi resmi dihentikan, objek yang menjadi sasaran pencarian belum berhasil ditemukan.

13 Objek Terapung Ditemukan, Tak Terkait KM Arupadatu I

Selama operasi SAR KM Arupadatu I berlangsung, tim gabungan sempat menemukan 13 objek terapung di laut.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi oleh Ditpolairud Polda Banten, seluruh objek tersebut dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan fisik maupun perlengkapan KM Arupadatu I.

Dengan demikian, temuan material terapung tersebut belum memberikan petunjuk mengenai keberadaan kapal maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Operasi SAR Bisa Dibuka Kembali

Meski operasi pencarian resmi dihentikan, pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan pencarian dapat kembali dilakukan sewaktu-waktu.

Operasi SAR KM Arupadatu I dapat dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk baru atau laporan masyarakat yang telah terkonfirmasi.

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian selama 10 hari, termasuk insan pers yang turut mengawal perkembangan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda saat Liput Gunung Anak Krakatau, Ini Kronologinya

“Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindak lanjuti dan terima kasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini,” ujar Andra.

KM Arupadatu I Bawa Rombongan Jurnalis untuk Liputan Gunung Anak Krakatau

Sebelumnya, Pusat Pengendalian Operasi Basarnas melaporkan KM Arupadatu I bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal cepat tersebut membawa rombongan jurnalis dan kru yang hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Total terdapat delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian. Mereka terdiri dari lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis lepas.

Baca Juga:  Dentuman Dini Hari Bandung & Raungan Krakatau: Rekam Jejak Monster Vulkanik hingga Firasat Tirta Siregar!

Sementara tiga orang lainnya merupakan kru kapal dan pemandu, yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Kontak Terakhir Sebelum KM Arupadatu I Hilang

Komunikasi terakhir mencatat salah satu korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung pada Senin, 7 September, sekitar pukul 14.42 WIB.

Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan KM Arupadatu I dilaporkan terputus.

Lokasi terakhir kapal berada di sekitar koordinat 6°14’40.52″S dan 105°40’49.48″T.

Setelah kehilangan kontak tersebut, operasi SAR gabungan langsung dilakukan untuk mencari keberadaan kapal beserta delapan orang yang berada di dalamnya.

Kini, setelah 10 hari pencarian tanpa menemukan petunjuk keberadaan korban, operasi SAR resmi dihentikan. Meski demikian, peluang pencarian kembali tetap terbuka apabila muncul informasi atau petunjuk baru yang dapat diverifikasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

8 orang hilang jurnalis hilang kapal hilang operasi SAR SAR KM Arupadatu I Selat Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

CPNS

CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Siapkan Dokumen Ini dari Sekarang

Viral Pengendara Mobil Diacungi Senjata di Cangkuang, Remaja 17 Tahun Diamankan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Ilustrasi video syur

Heboh 7 Versi Video Mesum Karyawati Pabrik di Jombang, Mantan Kekasih Diringkus Polisi!

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.