Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kamis, 17 September 2026 20:30 WIB
pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Kamis, 17 September 2026 20:23 WIB

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Kamis, 17 September 2026 19:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
  • Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2
  • Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini
  • Dari Ratu Model ke Kursi Panas: Sisi Lain Ida Yulidina, Istri Purbaya yang Berani Bongkar Rahasia Istana!
  • Jalan Penghubung Cihampelas-Cililin Rusak Parah, Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

By SusanaKamis, 17 September 2026 19:37 WIB3 Mins Read
Speedboat hilang kontak di Selat Sunda memasuki hari kedua pencarian. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap delapan orang dalam rombongan KM Arupadatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda resmi dihentikan setelah berlangsung selama 10 hari.

Penutupan operasi SAR gabungan tersebut diumumkan Gubernur Banten Andra Soni dalam konferensi pers di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis petang.

“Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan,” kata Andra.

Tim SAR Tak Temukan Tanda Keberadaan Korban

Andra mengatakan, selama 10 hari pencarian, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun awak kapal di seluruh sektor penyisiran.

Pencarian dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari darat, laut hingga udara. Sebanyak 523 personel SAR gabungan dikerahkan untuk menyisir wilayah pencarian dengan cakupan mencapai 8.509 nautical mile (NM) persegi.

Baca Juga:  Dentuman Dini Hari Bandung & Raungan Krakatau: Rekam Jejak Monster Vulkanik hingga Firasat Tirta Siregar!

Namun, hingga operasi resmi dihentikan, objek yang menjadi sasaran pencarian belum berhasil ditemukan.

13 Objek Terapung Ditemukan, Tak Terkait KM Arupadatu I

Selama operasi SAR KM Arupadatu I berlangsung, tim gabungan sempat menemukan 13 objek terapung di laut.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi oleh Ditpolairud Polda Banten, seluruh objek tersebut dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan fisik maupun perlengkapan KM Arupadatu I.

Dengan demikian, temuan material terapung tersebut belum memberikan petunjuk mengenai keberadaan kapal maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.

Operasi SAR Bisa Dibuka Kembali

Meski operasi pencarian resmi dihentikan, pemerintah daerah bersama Basarnas memastikan pencarian dapat kembali dilakukan sewaktu-waktu.

Operasi SAR KM Arupadatu I dapat dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk baru atau laporan masyarakat yang telah terkonfirmasi.

Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian selama 10 hari, termasuk insan pers yang turut mengawal perkembangan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Rentetan Aktivitas Seismik Guncang Selat Sunda hingga Selatan Jawa, Begini Penjelasan Pakar BMKG

“Semoga kita mendapatkan informasi yang bisa kita tindak lanjuti dan terima kasih kepada rekan media yang 10 hari ini terus membantu operasi ini,” ujar Andra.

KM Arupadatu I Bawa Rombongan Jurnalis untuk Liputan Gunung Anak Krakatau

Sebelumnya, Pusat Pengendalian Operasi Basarnas melaporkan KM Arupadatu I bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin, 7 September, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kapal cepat tersebut membawa rombongan jurnalis dan kru yang hendak melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Total terdapat delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian. Mereka terdiri dari lima jurnalis, yakni M Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhistiro dari iNews, Firdaus dari Anadolu, serta Donal, jurnalis lepas.

Baca Juga:  Bukan Hujan atau Gelombang Besar, Ini yang Terdeteksi BMKG saat 5 Jurnalis Hilang Kontak

Sementara tiga orang lainnya merupakan kru kapal dan pemandu, yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Kontak Terakhir Sebelum KM Arupadatu I Hilang

Komunikasi terakhir mencatat salah satu korban sempat mengirimkan lokasi terkini kepada rekan jurnalis di Lampung pada Senin, 7 September, sekitar pukul 14.42 WIB.

Beberapa menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan KM Arupadatu I dilaporkan terputus.

Lokasi terakhir kapal berada di sekitar koordinat 6°14’40.52″S dan 105°40’49.48″T.

Setelah kehilangan kontak tersebut, operasi SAR gabungan langsung dilakukan untuk mencari keberadaan kapal beserta delapan orang yang berada di dalamnya.

Kini, setelah 10 hari pencarian tanpa menemukan petunjuk keberadaan korban, operasi SAR resmi dihentikan. Meski demikian, peluang pencarian kembali tetap terbuka apabila muncul informasi atau petunjuk baru yang dapat diverifikasi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

8 orang hilang jurnalis hilang kapal hilang operasi SAR SAR KM Arupadatu I Selat Sunda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Jalan Penghubung Cihampelas-Cililin Rusak Parah, Pemkab Bandung Barat Turun Tangan

Mengapa TK Bermasalah di Bandung Tak Langsung Ditutup? Begini Prosesnya

Viral Pria Tendang Wanita di Mal, Polisi Langsung Turun Tangan!

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.