bukamata.id – Drama perburuan gelar juara Super League 2025/2026 kini mencapai puncaknya. Persib Bandung yang selama ini memimpin klasemen, kini mendapatkan tekanan hebat setelah Borneo FC berhasil menyamai perolehan poin mereka.
Hingga tuntasnya pekan ke-29, baik Maung Bandung maupun Pesut Etam sama-sama mengantongi 66 poin. Walau Persib masih berhak duduk di singgasana klasemen berkat keunggulan head-to-head, posisi mereka sama sekali belum aman. Apalagi, Persija Jakarta mengintai di urutan ketiga dengan selisih yang tidak terlalu jauh, yakni 62 poin.
Ujian Karakter di Fase Krusial
Bagi kapten Persib, Marc Klok, situasi ini bukanlah ancaman, melainkan ajang pembuktian. Gelandang naturalisasi tersebut menilai bahwa lima pertandingan terakhir musim ini adalah ujian nyata bagi nyali dan kekuatan mental tim.
“Saya rasa ini merupakan bagian terpenting di musim ini, terutama di akhir musim. Jadi ketika euforia tinggi, kepercayaan diri tinggi, semuanya baik-baik saja. Tapi kemudian ketika performa menurun, itulah saat di mana anda harus menunjukkan kekuatan, keberanian, dan mentalitas,” ujar Klok, Selasa (28/4/2026).
Klok merujuk pada rekam jejak Persib dalam dua tahun terakhir yang dikenal sebagai tim spesialis bangkit dari kesulitan. Menurutnya, tekanan justru sering kali menjadi bahan bakar bagi skuat Pangeran Biru untuk tampil lebih meledak.
“Dan saya pikir itu adalah salah satu kekuatan terbesar Persib Bandung dalam dua tahun terakhir. Anda melihat banyak remontada, ada banyak aksi comeback, banyak mentalitas dan spirit. Dan mungkin ketika tekanan itu ada, itulah saat terbaik bagi kami. Jadi itulah yang akan kami lakukan lagi. Dan pada akhirnya kita harus melihat apakah itu cukup, apakah itu cukup bagus,” ucapnya.
“Tapi itulah yang kami usahakan dan kami targetkan, karena saya sangat percaya pada tim ini bahwa kami bisa melakukannya,” lanjutnya.
Respek untuk Ketatnya Kompetisi
Di balik persaingan yang panas, Klok memberikan apresiasi tinggi atas performa Borneo FC musim ini. Baginya, peningkatan poin yang sangat signifikan dibanding musim sebelumnya menunjukkan bahwa liga sepak bola Indonesia semakin kompetitif.
“Selamat buat Borneo, mereka juga punya musim sangat luar biasa. Kalau lihat musim lalu kita sudah juara dengan 64 poin. Sekarang masih sisa lima game, 66 (poin). Dua tim, itu sangat luar biasa buat kompetitifnya di liga. Dan buat kita pasti ada persaingan juga, beda dari mungkin dua musim terakhir,” katanya.
Meski menaruh hormat pada lawan, Klok menegaskan bahwa nasib juara sepenuhnya ditentukan oleh performa timnya sendiri di lapangan. Lima pertandingan tersisa akan menjadi hakim siapa yang paling layak berdiri di podium tertinggi.
“Tapi kalau kita mau yang terbaik, kita harus menjawab dengan hasil. Dan siapapun setelah lima game jadi yang pertama, mereka yang paling bagus. Jadi kita harus coba dan kita harus kasih tahu kita yang lebih bagus kepada mereka. Tapi itu di tangan kita sendiri,” tegas Klok menutup pembicaraan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









