Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
menonton film

Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!

Jumat, 20 Februari 2026 01:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Kamis, 19 Februari 2026 22:34 WIB

Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!

Kamis, 19 Februari 2026 22:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
  • Link Video Chindo Adidas Full Version Bertebaran, Awas Jangan Sampai Jadi Korban Selanjutnya!
  • Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan
  • Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen
  • Mau Bukber Seru di Bandung? Ini 5 Kafe Hits dengan Paket Iftar Lengkap
  • Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung
  • Persib Gagal di ACL Two, Nasib Adam Przybek Ikut Terseret
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polda Jabar Ungkap Fakta Baru Sindikat Penjualan Bayi, Dua DPO Masih Diburu!

By SusanaMinggu, 27 Juli 2025 10:15 WIB2 Mins Read
Ilustrasi penculikan bayi. Foto: Istimewa.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) terus mengembangkan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sindikat penjualan bayi.

Penyidik membuka kemungkinan adanya penambahan tersangka dalam jaringan tersebut, termasuk pelaku yang diduga terlibat dalam praktik adopsi ilegal lintas negara.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa penyidikan saat ini mengarah pada dua jalur pengembangan utama.

Pertama, tim penyidik telah dikirim ke Jakarta untuk memeriksa seorang perempuan bernama Lie Siu Luan alias Popo, yang sebelumnya diketahui berada di Singapura. Pemeriksaan dilakukan bersama kuasa hukumnya untuk menggali informasi terkait keterlibatannya dalam sindikat.

Baca Juga:  Jejak Pihak Asing di Balik Kerusuhan Demo Bandung: Dana hingga Propaganda

Kedua, penyidik yang sebelumnya bertugas di Pontianak telah kembali dan membawa sejumlah data penting. Informasi tersebut membuka potensi keterlibatan pihak lain dalam jaringan penjualan bayi yang diusut sejak 2023.

“Kami menduga proses ini sudah berlangsung cukup lama dan terorganisir. Ada indikasi keterlibatan pihak lain, baik sebagai pelaku utama maupun pembantu sebagaimana diatur dalam pasal 55 dan 56 KUHP,” ujar Hendra di Mapolda Jabar, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga:  Kasus Video Porno Viral, Lisa Mariana Mangkir dari Pemeriksaan

Adopsi Ilegal dan Dugaan Jaringan Internasional

Dari hasil pemeriksaan terhadap empat tersangka sebelumnya, penyidik juga menemukan indikasi kuat praktik adopsi ilegal yang mengarah ke luar negeri, terutama Singapura.

Meski demikian, penyidikan saat ini masih difokuskan di dalam negeri, sambil membuka jalur kerja sama lintas negara apabila dibutuhkan.

Dua DPO Masih Dalam Pengejaran

Sementara itu, dua orang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) masih terus diburu. Salah satunya diduga berperan sebagai perekrut, sedangkan yang lainnya sebagai penampung bayi dalam jaringan sindikat tersebut. Keduanya diyakini masih berada di wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Hakim Eman Sulaeman Tegaskan Objektif Putus Gugatan Pegi Setiawan: Saya Tak Akan Khianati

“Kami sudah melayangkan surat pencarian dan menyebarkan informasi terkait kedua DPO ini. Kepada Saudari Y, salah satu DPO, kami imbau agar segera menyerahkan diri secara sukarela demi meringankan proses hukum yang akan dijalani,” tegas Hendra.

Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus perdagangan orang ini hingga tuntas, demi perlindungan anak-anak Indonesia dan penegakan keadilan terhadap seluruh pelaku kejahatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kasus TPPO 2025 penjualan bayi Polda Jabar Sindikat Adopsi Ilegal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Satpol PP Bandung Tegaskan Larangan Jualan Takjil di Zona Terlarang

Satpol PP Bandung Larang Sahur On The Road dan Perang Sarung Selama Ramadan

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.