Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dibalik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Minggu, 12 April 2026 18:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan

Minggu, 12 April 2026 17:11 WIB

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Minggu, 12 April 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dibalik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan
  • Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat
  • Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
  • HEBOH! Netizen Dibuat Penasaran, Fakta Sebenarnya Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Akhirnya Terungkap
  • Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!
  • Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas
  • Mengejutkan! Thomas Ramdhan Tinggalkan GIGI, Singgung Adanya Penghianatan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Pastikan 4 Pelaku Kericuhan May Day di Bandung Bukan Buruh

By Aga GustianaSelasa, 6 Mei 2025 15:29 WIB2 Mins Read
Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Taman Cikapayang, Dago, Kota Bandung, pada Kamis (1/5/2025), sempat diwarnai kericuhan antara massa dan aparat keamanan. Foto: Ist,
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Jawa Barat menangkap empat orang terduga pelaku kericuhan dalam aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di Kota Bandung, pada Rabu, 1 Mei 2025. Keempat orang ini diketahui bukan buruh, meski ikut serta dalam aksi massa tersebut.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, dalam konferensi pers pada Selasa (6/5/2025).

“Saya ingin menegaskan bahwa keempat orang ini bukan buruh. Sangat disayangkan, di tengah semangat perayaan May Day, justru muncul kelompok yang memicu kerusuhan,” ujar Rudi.

Baca Juga:  Ajak Bergerak Bersama: Reborn for Humanity Gelar Aksi Bersih dan Damai di Bandung

Sudah Direncanakan, Bawa Molotov & Barang Mencurigakan

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi mereka telah direncanakan. Salah satu indikasinya adalah keberadaan molotov yang dilempar ke arah aparat saat demonstrasi berlangsung.

“Kami sedang mengidentifikasi asal-usul kelompok ini — siapa mereka, dari mana asalnya, dan apa tujuannya. Saya tidak ingin kerusuhan seperti ini kembali terjadi di Jawa Barat,” tegas Kapolda.

Dalam insiden tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka-luka saat mengamankan situasi. Lebih mengejutkan lagi, satu dari empat tersangka dinyatakan positif menggunakan psikotropika, dan polisi menemukan barang-barang yang berhubungan dengan seks bebas, yang dinilai sangat tidak pantas.

Baca Juga:  Rasakan Sensasi Bali di Bandung, Yuk Coba Kulineran di Hello Summer!

“Kami juga menemukan barang-barang yang tidak layak. Ini jelas bukan aktivitas buruh yang memperjuangkan hak. Ini tindakan merusak,” imbuh Rudi.

Empat Tersangka Terancam Hukuman Berat

Identitas para tersangka mulai terungkap. Tiga orang yakni TZH, AR, dan satu lainnya ditetapkan sebagai pelaku perusakan mobil polisi. Mereka dijerat dengan:

  • Pasal 170 KUHP (pengeroyokan),
  • Pasal 406 KUHP (perusakan barang),
  • dan Pasal 160 KUHP (menghasut untuk melakukan tindak pidana),
    dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Sementara satu tersangka lain, MAA, dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951, terkait kepemilikan bahan peledak (molotov), dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Baca Juga:  Inilah Akar Sengketa Lahan yang Mengancam Eksistensi SMAN 1 Bandung

Polisi Minta Dukungan Masyarakat

Kapolda Jabar menegaskan komitmennya untuk membongkar jaringan kelompok ini hingga tuntas.

“Saya sudah perintahkan untuk mengejar semua yang terlibat. Kami akan antisipasi secara menyeluruh. Kelompok ini harus dihentikan,” tegas Rudi Setiawan.

Pihak kepolisian juga meminta dukungan masyarakat agar peringatan Hari Buruh ke depan dapat berlangsung damai dan fokus pada perjuangan hak-hak pekerja, tanpa ditunggangi kelompok anarkis yang ingin merusak suasana.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung buruh kericuhan May Day
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dibalik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Bantah Damai dengan RSHS Bandung, Nina Salehah Tunjuk 2 Pengacara

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.