Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

Rabu, 28 Oktober 2026 05:00 WIB
Ilustrasi Sate

Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba

Rabu, 28 Oktober 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Rabu, 28 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra
  • Wisata Kuliner Ciamis 2026: 5 Makanan Khas Tatar Galuh yang Wajib Dicoba
  • BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos
  • Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81
  • Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil
  • Topeng ‘Sultan Dermawan’ Retak? Aisar Khaled Diisukan Bawa Kabur Uang Rp5,7 Miliar
  • Tiga Pemanjat Tebing Indonesia Tembus Top 3 Ranking Dunia IFSC 2026
  • Edankeun di Asia! Ini Daftar Tempat Nobar Persib vs Melbourne Victory di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 28 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Perpanjang Penahanan Dokter Residen Tersangka Pemerkosaan di RSHS

By SusanaRabu, 23 April 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat resmi memperpanjang masa penahanan terhadap PAP, dokter residen yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Keputusan ini diambil karena proses penyidikan yang masih berjalan dan belum tuntas.

“Kami perpanjang masa penahanannya,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, di Bandung, Selasa (22/4/2025).

Menurut Surawan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi forensik terhadap tersangka. Proses ini memerlukan waktu karena tidak bisa dilakukan hanya dalam satu sesi.

Baca Juga:  Sidang Praperadilan Pegi Masuk Agenda Pembuktian, Kuasa Hukum Hadirkan 5 Saksi

“Penyidikan masih berjalan, pemeriksaan psikologi forensik juga tidak bisa dilakukan hanya sekali,” tandasnya.

Kasus ini mencuat setelah keluarga korban FH, yang tengah menjaga ayahnya di RSHS, melapor ke polisi.

Baca Juga:  Skandal Kekerasan Terpanjang di Bandung: Fakta Mengerikan Penyiksaan YTR yang Berlangsung 3 Tahun Tanpa Terendus

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada awal Maret 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.

Tersangka saat itu meminta FH untuk menjalani pemeriksaan darah dan membawanya dari IGD ke Gedung MCHC lantai 7. Tersangka juga meminta FH agar tidak ditemani oleh adiknya.

Baca Juga:  Kisah Tragis di Balik Pesta Pernikahan Anak Gubernur Jabar di Garut

Di lantai 7, korban diminta berganti pakaian dan kemudian dibius menggunakan suntikan. FH baru tersadar sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi merasa kesakitan pada bagian sensitif tubuhnya.

Korban lantas menceritakan kejadian itu kepada ibunya, hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk melaporkannya ke pihak berwajib. PAP diamankan polisi pada 23 Maret 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Belum Terdaftar Bansos? Begini Cara Usulkan Diri Jadi Penerima BLT Kesra

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BLT Kesra Oktober 2026 Cair Lagi? Ini Faktanya dan Cara Cek Bansos

Bukan Ilustrator, KAI Diduga Andalkan AI untuk Livery HUT ke-81

Polisi Amankan 8 Pemuda di Terminal Tegalega, Golok hingga Ganja Ditemukan di Mobil

Upaya Penyelundupan Sabu saat Besuk, Pengunjung Lapas Banceuy Sembunyikan Barang di Ikat Rambut

Viral Gelang Emas 41 Gram Milik Pasien Diduga Raib di RSUD Cideres Majalengka

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Lomba Coding SD-SMP 2026 Dibuka, Siswa Ditantang Bikin Solusi Bencana Alam
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.