Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!

Sabtu, 22 Agustus 2026 01:00 WIB

Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat

Jumat, 21 Agustus 2026 22:05 WIB

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jumat, 21 Agustus 2026 21:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kumpulan Kode Redeem FF 22 Agustus 2026: Klaim Token, SG2, dan Skin Bundle Gratis Sekarang!
  • Bukan di GBLA? Laga Penentu Persib di ACL Two Terancam Geser ke Si Jalak Harupat
  • 14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran
  • Persib Punya 12 Pemain Asing, Igor Tolic Akhirnya Buka Suara soal Siapa yang Bakal Dilepas
  • Terbang Ke Australia Hingga Korea, Marc Klok Jujur Soal Beban Persib di ACL Two
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
  • Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu
  • Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Perpanjang Penahanan Dokter Residen Tersangka Pemerkosaan di RSHS

By SusanaRabu, 23 April 2025 17:30 WIB2 Mins Read
Tersangka kasus kekerasan seksual terhadap keluarga korban di RSHS Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Polda Jawa Barat resmi memperpanjang masa penahanan terhadap PAP, dokter residen yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Keputusan ini diambil karena proses penyidikan yang masih berjalan dan belum tuntas.

“Kami perpanjang masa penahanannya,” ujar Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, di Bandung, Selasa (22/4/2025).

Menurut Surawan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan psikologi forensik terhadap tersangka. Proses ini memerlukan waktu karena tidak bisa dilakukan hanya dalam satu sesi.

Baca Juga:  Tes Kesehatan Bakal Cagub-Cawagub Selesai Dilaksanakan, KPU Jabar Tunggu Rekomendasi dari RSHS

“Penyidikan masih berjalan, pemeriksaan psikologi forensik juga tidak bisa dilakukan hanya sekali,” tandasnya.

Kasus ini mencuat setelah keluarga korban FH, yang tengah menjaga ayahnya di RSHS, melapor ke polisi.

Baca Juga:  Heboh Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Begini Kata Dinkes

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada awal Maret 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.

Tersangka saat itu meminta FH untuk menjalani pemeriksaan darah dan membawanya dari IGD ke Gedung MCHC lantai 7. Tersangka juga meminta FH agar tidak ditemani oleh adiknya.

Baca Juga:  Hakim Eman Sulaeman Tegaskan Objektif Putus Gugatan Pegi Setiawan: Saya Tak Akan Khianati

Di lantai 7, korban diminta berganti pakaian dan kemudian dibius menggunakan suntikan. FH baru tersadar sekitar pukul 04.00 WIB dalam kondisi merasa kesakitan pada bagian sensitif tubuhnya.

Korban lantas menceritakan kejadian itu kepada ibunya, hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk melaporkannya ke pihak berwajib. PAP diamankan polisi pada 23 Maret 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dokter masa penahanan Polda Jabar RSHS Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

14 Pohon di Jalan Pahlawan Bandung Dikuliti, 2 Dipastikan Mati! Motif Pelaku Bikin Heran

Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent

Gudang Hancur, Beras Utuh! Keteladanan Hati Warga NTT yang Bikin Satu Indonesia Terharu

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Tahap 3 2026 Masih Cair, Cek Status Penerima PKH dan BPNT Sekarang

7.326 PPPK Paruh Waktu Bandung Dapat Kepastian, Ini Alasan Belum Diangkat Jadi Penuh Waktu

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Saldo Bansos Belum Masuk? Ini Penyebab PKH, BPNT dan Bantuan Beras Agustus 2026 Belum Cair

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Game Free Fire
    Banjir Hadiah! Buruan Klaim Kode Redeem FF 19 Agustus 2026 Sebelum Kehabisan
  • Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Sukses Petakan Peta Baru Luweng Ombo Pacitan Sepanjang 8,2 Kilometer
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.