Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya

Jumat, 10 Juli 2026 05:00 WIB

Bandung Punya Dubai Chewy Cookie Viral! Ini Daftar Toko yang Wajib Kamu Kunjungi

Jumat, 10 Juli 2026 04:00 WIB

Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Prancis vs Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya
  • Bandung Punya Dubai Chewy Cookie Viral! Ini Daftar Toko yang Wajib Kamu Kunjungi
  • Sedang Berlangsung! Cek Link Live Streaming Prancis vs Maroko
  • Cara Mudah Dapat Saldo DANA Gratis 10 Juli 2026: Cek Tips Cairkan Uang Tambahan Hari Ini!
  • Update Kode Redeem FF Hari Ini 10 Juli 2026: Klaim Bundle dan Diamond Gratis Sekarang!
  • Tabrak Lari di Pasteur Bandung Berujung Maut, Satu Korban Meninggal usai Dirawat Intensif
  • Bukan Akhir, Persib Bandung Siapkan Kejutan Lagi di Bursa Transfer!
  • Alarm Bahaya bagi Prancis: Nasib Michael Olise di Ujung Tanduk Jelang Lawan Maroko
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 10 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Polisi Ungkap Kasus Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Faktor Ekomoni Jadi Dugaan

By Aga GustianaRabu, 4 Februari 2026 11:44 WIB2 Mins Read
Sepucuk surat yang ditinggalkan siswa SD di NTT. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur bergerak cepat menanggapi meninggalnya YBR (10), seorang siswa kelas IV sekolah dasar di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada. Anak tersebut ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa yang diduga bunuh diri, dan kini tengah didalami aparat kepolisian.

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko menyampaikan bahwa jajaran kepolisian langsung melakukan langkah responsif sejak informasi diterima. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kondisi ekonomi keluarga disebut menjadi pemicu sementara dalam peristiwa tragis tersebut.

“Saya sudah memerintahkan Kapolres Ngada hari ini juga langsung ke rumah duka untuk memberikan bantuan, baik bantuan material maupun pendampingan mental kepada keluarga korban,” kata Rudi di Polda NTT, Rabu (4/2/2026).

Irjen Rudi menjelaskan, hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan awal mengarah pada tekanan ekonomi yang dialami keluarga korban. Sebelum kejadian, YBR disebut sempat meminta ibunya untuk dibelikan buku dan perlengkapan sekolah. Namun, keterbatasan finansial membuat permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi.

Baca Juga:  Pelajar SD di Bandung Nyaris Bunuh Diri Gegara Tersinggung Teguran Guru

Menurut Kapolda, peristiwa ini tidak dapat dilihat semata dari sisi hukum, melainkan juga perlu ditangani dengan pendekatan kemanusiaan dan psikologis.

“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut aspek kemanusiaan dan kesehatan mental,” ujar dia.

Baca Juga:  Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Sebagai bagian dari langkah pencegahan jangka panjang, Polda NTT berencana segera meresmikan fasilitas pendampingan bernama Rumah Bahagia yang berada di lingkungan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA-PPO).

Baca Juga:  Cegah Stunting, Ganjar Komitmen Pantau 1000 Hari Kehidupan Ibu Hamil

Fasilitas tersebut akan difungsikan sebagai pusat pemulihan trauma dengan melibatkan polisi wanita yang memiliki sertifikasi khusus, dukungan Bhayangkari, serta kerja sama dengan lembaga mitra terkait.

Irjen Rudi berharap keberadaan Ditres PPA-PPO beserta Rumah Bahagia dapat memperkuat sistem perlindungan serta meningkatkan upaya pencegahan kasus kekerasan dan persoalan serius yang menimpa perempuan dan anak di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

faktor ekonomi Jerebuu Kapolda NTT kesehatan mental anak Ngada NTT Polda NTT siswa SD meninggal
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH BPNT Juli 2026, Simak Nominal dan Jadwal Pencairannya

Tabrak Lari di Pasteur Bandung Berujung Maut, Satu Korban Meninggal usai Dirawat Intensif

Ilustrasi PNS.

Daftar 6 Tunjangan PNS Juli 2026 di Luar Gaji Pokok, Cek Besaran yang Diterima ASN

Asia Africa Festival 2026 Digelar Akhir Pekan Ini, Catat Jadwal, Rute Karnaval dan Lokasinya

Rumor Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah, Begini Respons DPR RI

Ilustrasi korban meninggal.

Polisi Selidiki Asal Mortir Maut di Bandung Barat, Pusdikif Bantah Jadi Lokasi Ledakan

Terpopuler
  • Bagan Resmi 16 Besar Piala Dunia 2026: Peta Persaingan Fase Gugur Menuju Semifinal
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
  • Update Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 6 Juli 2026: Klaim Skin dan Diamond Gratis!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.