Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu

Senin, 26 Oktober 2026 06:00 WIB

Bukan Cuma Soto Mie, Ini 5 Restoran Baru di Bogor yang Wajib Dicoba

Senin, 26 Oktober 2026 03:00 WIB

Jangan Ketipu! BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Belum Ada Jadwal Cair

Senin, 26 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu
  • Bukan Cuma Soto Mie, Ini 5 Restoran Baru di Bogor yang Wajib Dicoba
  • Jangan Ketipu! BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Belum Ada Jadwal Cair
  • Drama Pakansari! Gol Adam Alis di Menit 90+1 Selamatkan Persib dari Hasil Imbang
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Dibuang ke Panti tapi Public Speaking-nya Bikin Kagum, Ini Sosok Mbah Suharyono
  • Nyawa Melayang Usai Bela Rekan, Kisah Pilu FR Korban Pengeroyokan Pasar Caringin
  • Cuma Butuh 15 Menit, Peralta Bikin Garudayaksa Tertunduk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PPP Tambah Kekuatan di DPRD Jabar, Yusuf Ridwan Prioritaskan Isu Lingkungan

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 20:19 WIB2 Mins Read
Drs. H. Yusuf Ridwan
Drs. H. Yusuf Ridwan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, menyatakan apresiasinya atas terlaksananya Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD yang telah lama dinantikan. Ia menilai kehadiran anggota baru dapat memperkuat peran Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Alhamdulillah, yang pasti sudah hampir mau tiga bulan sekarang sudah ada Pergantian Antar Waktu (PAW) ini mengisi kekosongan yang sudah lama, sehingga semakin sinergis menjadi kekuatan Partai Persatuan Pembangunan bisa lebih menyuarakan terkait dengan aspirasi serta masukan dari masyarakat,” kata Zaini, Jumat (18/7/2025).

Ia mengungkapkan optimisme terhadap Drs. H. Yusuf Ridwan yang kini mengisi posisi Dedi Damhudi di Komisi I. Menurut Zaini, pengalaman Yusuf Ridwan sebagai legislator selama empat periode di DPRD Kabupaten akan menjadi modal penting dalam penyesuaian tugas di tingkat provinsi.

“Yang pasti kalau beliau kan sudah empat kali menjadi anggota DPRD Kabupaten, jadi adaptasinya pasti akan lebih cepat dibanding yang baru. Mudah-mudahan bisa lebih klop menyuarakan suara masyarakat Jawa Barat,” tambahnya.

Baca Juga:  Insiden di SDN Parakansalak 2 Sukabumi, 24 Siswa Keracunan Usai Santap MBG

Sementara itu, Yusuf Ridwan yang baru dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, menyampaikan bahwa dirinya akan lebih dulu mempelajari berbagai persoalan yang ada di Komisi I sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Baca Juga:  Heboh Video Perusakan Diduga Tempat Ibadah di Sukabumi, MUI: Itu Vila Bukan Gereja

“Yang jelas kami masih meraba-raba, kami juga masih melihat-lihat. Yang jelas pertama kalau dalam satu sebuah bahasa dari agama itu sebelum kita masuk ke dunia politik itu harus betul-betul bisa menganalisa dulu,” ujarnya.

Yusuf menyebut bahwa perhatian utamanya akan difokuskan pada permasalahan besar di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten dan Kota Sukabumi. Ia menyinggung isu strategis seperti alih fungsi lahan di kawasan pegunungan serta kondisi sungai yang memerlukan perhatian serius.

Baca Juga:  Rekomendasi 6 Tempat Wisata Keren di Ujung Genteng Sukabumi, Nomor 5 Mirip Tanah Lot Bali

“Yang jelas bahwa ketika kemarin itu almarhum itu di antaranya yang paling prioritas adalah tentang persoalan yang begitu besar di Kabupaten dan Kota Sukabumi, dapil kami sendiri, itu tentang persoalan alih fungsi gunung, kemudian tentang persoalan sungai, dan lain sebagainya,” jelas Yusuf.

Ia juga menyinggung program “Jabar Istimewa” yang pernah dicanangkan Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, pernyataan bahwa Sukabumi merupakan daerah rawan bencana memang sesuai dengan realita di lapangan.

“Hal ini sesuai dengan kenyataan di lapangan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Desil Naik, PKH Bisa Hilang! Segera Cek Status Bansos Tahap 4 Kamu

Jangan Ketipu! BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Belum Ada Jadwal Cair

Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar

PENUSUKAN

Nyawa Melayang Usai Bela Rekan, Kisah Pilu FR Korban Pengeroyokan Pasar Caringin

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

7 Langkah Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu, Cukup dari HP

PENUSUKAN

Petang Berdarah di Pasar Induk Caringin! Polisi Buru 30 Penyerang

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.