Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama Pakansari! Gol Adam Alis di Menit 90+1 Selamatkan Persib dari Hasil Imbang

Minggu, 25 Oktober 2026 21:26 WIB

Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar

Minggu, 25 Oktober 2026 21:14 WIB

Dibuang ke Panti tapi Public Speaking-nya Bikin Kagum, Ini Sosok Mbah Suharyono

Minggu, 25 Oktober 2026 20:44 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama Pakansari! Gol Adam Alis di Menit 90+1 Selamatkan Persib dari Hasil Imbang
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Dibuang ke Panti tapi Public Speaking-nya Bikin Kagum, Ini Sosok Mbah Suharyono
  • Nyawa Melayang Usai Bela Rekan, Kisah Pilu FR Korban Pengeroyokan Pasar Caringin
  • Cuma Butuh 15 Menit, Peralta Bikin Garudayaksa Tertunduk
  • Klok dan Thom Haye Dicadangkan! Ini Line Up Mengejutkan Persib vs Garudayaksa
  • 7 Langkah Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu, Cukup dari HP
  • Lawan Main Seperti Perang! Dedi Kusnandar Ungkap Beratnya Jadi Persib
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 25 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dibuang ke Panti tapi Public Speaking-nya Bikin Kagum, Ini Sosok Mbah Suharyono

By SusanaMinggu, 25 Oktober 2026 20:44 WIB4 Mins Read
Mbah Suharyono. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Biasanya, video lansia yang diserahkan keluarga ke panti jompo memancing rasa iba. Namun, kisah Mbah Suharyono memancing reaksi lain: kekaguman. Warganet terpukau oleh cara kakek 78 tahun itu berbicara, yang tenang, tertata, dan jauh dari kesan marah meski baru saja diserahkan total oleh anak kandungnya.

Kolom komentar pun dipenuhi pertanyaan yang sama: siapa sebenarnya Mbah Suharyono?

Tenang Saat Ditanya Soal Nasibnya

Kekaguman warganet bermula dari video yang diunggah akun Instagram @ariefcamra, milik Ketua Yayasan Griya Lansia, Arief Camra. Dalam video itu, Mbah Suharyono ditanya mengapa dirinya sampai dititipkan ke panti.

Dengan suara pelan, ia mengaku tak pernah tahu letak kesalahannya, tapi tetap memilih meminta maaf berulang kali.

“Saya sendiri gak pernah tau saya tuh salahnya di mana, bukan saya tidak introspeksi, walaupun saya merasa tidak pernah salah, tapi saya terus berulang kali meminta maaf,” tuturnya.

Seorang pria dalam video lalu mengingatkan bahwa keluarganya meminta tidak dikabari jika kelak ia meninggal dunia.

“Jenengan kan seorang ayah, diserahkan total ke panti, kalau nanti meninggal gak perlu dikabari,” ujar pria itu.

Baca Juga:  Calon Doktor vs Doktor: Fakta Lengkap Konflik Nurul Sahara dan Yai Mim yang Jadi Sorotan Publik

Jawaban Mbah Suharyono singkat dan tanpa ragu. “Alhamdulillah, lillahita’ala,” katanya.

Pria itu pun tampak heran. “Saya pikir jenengan punya salah apa sehingga diserahkan ke panti,” ujarnya.

Warganet: Public Speaking-nya Bagus, Kayak Orang Berpendidikan

Bukan hanya isi jawabannya, cara Mbah Suharyono menyampaikannya yang membuat warganet terkesan. Pilihan katanya rapi, intonasinya lembut, dan ia tetap tenang meski membicarakan hal yang menyakitkan.

“Si bapak public speakingnya bagus. Pembawaannya teduh, kayaknya suka lucu juga. Tutur katanya lembut. Sehat selalu di sana,” tulis akun @hig***.

“Bapaknya public speakingnya bagus banget ..pembawaannya teduh sekali😭😭😭sehat2 di griya lansia nggeh ..,” tulis akun @red***.

Ada pula yang menduga sang kakek punya latar belakang pendidikan yang baik. “Tutur katanya bagus loh, si mbah, kayak org berpendidikan dulunya. Sabar ya mbah,, di griya lansia banyak temannya mbah..,” tulis akun @jen***.

Siapa Mbah Suharyono?

Mbah Suharyono berasal dari Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Di usia 78 tahun, ia masih bisa berjalan sendiri dan ingatannya disebut masih baik.

Hingga kini, belum ada informasi soal pekerjaan maupun latar belakangnya sebelum tinggal di panti. Dugaan warganet bahwa ia dulunya orang terpelajar baru sebatas penilaian dari cara bicaranya.

Baca Juga:  4 Tempat Wisata di Malang yang Ramah Kantong, Nomor 2 HTM Rp5 Ribu

Yang diketahui pasti, sejak kisahnya viral pada Selasa (13/10/2026), ia tinggal di Griya Lansia Husnul Khatimah, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, setelah diserahkan oleh anak kandung dan menantunya.

Diserahkan Total, Keluarga Tolak Mediasi

Arief Camra membenarkan bahwa keluarga membuat pernyataan tertulis yang menyerahkan perawatan Mbah Suharyono sepenuhnya kepada yayasan. Keluarga bahkan meminta tidak diberi kabar jika sang kakek meninggal dunia, sehingga yayasan juga harus bersiap mengurus pemakamannya kelak.

Arief menyayangkan keputusan itu, karena Griya Lansia sebenarnya diprioritaskan bagi lansia yang tidak memiliki keluarga.

“Kami sangat menyayangkan sikap anak dan menantunya. Griya Lansia ini sebenarnya kami prioritaskan untuk lansia telantar, kaum dhuafa, atau mereka yang benar-benar sebatang kara dan tidak punya keluarga. Namun, karena kondisinya mendesak dan sang ayah telantar, akhirnya kami sepakat untuk merawatnya,” ujarnya.

Yayasan sempat menawarkan sejumlah alternatif dan mediasi agar hubungan keluarga tetap terjaga. Namun, menurut pihak yayasan, keluarga menolak dan tetap meminta penyerahan penuh. Alasan di balik keputusan itu hingga kini belum diketahui.

Baca Juga:  Sempat Dicuekin, Yai Mim dan Sahara Akhirnya Bermaafan, Proses Hukum Berlanjut?

Kini Tampil Lebih Segar, Disebut Mirip Mbah Moen

Kabar terbaru yang dibagikan akun @ariefcamra memperlihatkan Mbah Suharyono dengan penampilan baru. Rambut dan jenggotnya yang semula panjang kini dicukur rapi. Di Griya Lansia, ia mendapat pendampingan relawan untuk kebutuhan sehari-hari, perawatan kesehatan, hingga bimbingan keagamaan.

Wajahnya yang teduh membuat seorang warganet menyamakannya dengan KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

“Wajah dan alisnya mirip dengan Kyai Maimoen Zubair, insya Allah Mbah-nya kerasan, ibadah bisa tenang,” tulis akun @nam***.

Namun, di balik pujian itu, sebagian warganet tetap tak bisa menyembunyikan rasa sedih atas nasibnya.

“Yakin dalam hati kecilnya pasti Mbah Kung sedih banget atas perlakuan anak mantunya. Ga bisa dibohongi. Sehat-sehat Mbah Kung, bahagia di sana banyak teman dan yang sayang,” tulis akun @put***.

Tetap Santun di Tengah Luka

Masa lalu Mbah Suharyono mungkin masih menjadi tanda tanya. Namun, dari satu video singkat, publik sudah melihat sosoknya: seorang ayah yang memilih tetap santun dan ikhlas, bahkan ketika keluarganya sendiri tak ingin tahu kabarnya lagi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gresik Griya Lansia Kakek Diserahkan ke Panti Kisah Viral Malang Panti Jompo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Modal Tampan! Alasan Gede Ais Bikin Geger Mister International 2026 Hingga Tembus 3 Besar

Bukan Cuma Nostalgia, 5 Tempat Makan Jadul Bandung Ini Rasanya Tak Pernah Berubah

Playing Victim?! Disuruh Empati Malah Bawa-bawa Politik, Warganet Kasih Faham Irenna Kristyn!

Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini Rp2.579.000, Buyback Turun

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun, Ini Daftar 6 Bansos dan Diskon yang Cair Hingga Akhir 2026

Jelajah Rasa di Kota Militer: 10 Wisata Kuliner Khas Cimahi yang Wajib Dicoba

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.