bukamata.id – Persib Bandung wajib bangkit saat menantang Garudayaksa FC pada pekan ketujuh Super League 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (25/10/2026). Tiga poin dibutuhkan Maung Bandung untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Persib Tertahan di Peringkat Keenam
Kekalahan tipis 0-1 dari Madura United pada laga sebelumnya membuat Persib tertahan di peringkat keenam dengan 10 poin. Hasil itu menjadi lecutan bagi Pangeran Biru untuk meraih kemenangan dan memangkas jarak dengan tim-tim papan atas.
Gelandang senior Persib, Dedi Kusnandar, menegaskan timnya tidak akan mencari pembenaran atas hasil buruk tersebut. Seluruh pemain, kata dia, hanya membidik kemenangan di Pakansari.
“Tidak ada alasan untuk hasil yang maksimal untuk melawan Garudayaksa, jadi ya kita target dapat hasil yang maksimal seperti itu,” ujar Dedi.
Jadwal Padat Bukan Alasan
Persib harus bertanding hampir setiap tiga hari sekali. Bagi Dedi, kondisi fisik yang terkuras adalah risiko yang sudah diperhitungkan sejak awal. Apalagi, Persib punya kedalaman skuad yang cukup untuk saling mengisi.
“Kita sudah tahu jadwal kita bermain hampir tiga hari sekali, tapi ya itu sudah kita sudah tahu lah risiko bakal seperti itu. Ya itu tadi bilang, kita mempunyai 27 pemain siap main, siapa pun yang disiapkan, itu harus siap,” tuturnya.
Setiap Lawan Tampil Habis-habisan Melawan Persib
Dedi juga menyoroti tantangan lain yang selalu dihadapi Persib: lawan yang tampil ekstra ngotot setiap kali bertemu Maung Bandung.
“Dan meskipun setiap pertandingan kita tahu berubah-ubah formasinya, tapi ya itu kita sebagai pemain harus siap menanggapi jadwal yang padat ini. Apalagi yang tadi dibilang, setiap lawan Persib, lawan pun bermain fight seperti berperang dan kita harus siap lawan siapa pun ini,” kata Dedi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









