Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!

Selasa, 15 September 2026 08:27 WIB

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Selasa, 15 September 2026 07:46 WIB
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Selasa, 15 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap
  • Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru
  • Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru
  • Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam
  • Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 15 September 2026 untuk Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Prabowo: Dana Korupsi CPO Rp 13,2 Triliun Bisa Buat Renovasi 8.000 Sekolah dan Bangun 600 Kampung Nelayan

By Aga GustianaSenin, 20 Oktober 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Tumpukan uang dari megakorupsi CPO Rp13,2 T. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto menyoroti besarnya dana pengganti kerugian negara yang berhasil disita dari kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak goreng. Jumlahnya mencapai Rp 13,2 triliun, angka fantastis yang menurutnya seharusnya dapat digunakan untuk kepentingan rakyat luas.

“Saudara-saudara, Rp 13 triliun ini kita bisa merenovasi lebih dari 8.000 sekolah,” ujar Prabowo dalam acara penyerahan uang pengganti kerugian negara kasus CPO di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (20/10/2025).

Prabowo kemudian menyinggung salah satu program prioritas pemerintah, yakni pembangunan 1.000 kampung nelayan modern hingga akhir 2026. Program tersebut memiliki alokasi anggaran sekitar Rp 22 miliar per desa. Menurutnya, dana hasil sitaan kasus korupsi CPO saja sebenarnya sudah cukup untuk membangun sekitar 600 kampung nelayan yang bisa memberi manfaat besar bagi jutaan warga pesisir.

“Kalau 600 (kampung nelayan), berarti dampaknya ke 5 juta rakyat Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga:  Jejak Karier Menkeu Baru Disorot, Publik Tagih Bukti Nyata Bukan Sekadar Janji

Korupsi Hambat Pembangunan dan Rugikan Rakyat

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa praktik korupsi di sektor sumber daya alam bukan hanya merugikan keuangan negara, tapi juga menghambat kemajuan bangsa. Ia menilai kasus CPO menjadi contoh nyata bagaimana hasil bumi Indonesia dimanfaatkan secara serampangan tanpa memikirkan kepentingan rakyat.

Baca Juga:  Resmi! Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026 Cair Juni, Ini Besaran dan Aturan Lengkapnya

“Terkadang bukan hanya keserakahan, tetapi bisa termasuk bentuk subversi ekonomi terhadap negara,” tegasnya.

Prabowo menyebut, praktik korupsi di sektor strategis seperti CPO sangat merugikan masyarakat. Saat kasus ini mencuat, rakyat sempat kesulitan mendapatkan minyak goreng dengan harga wajar akibat penyimpangan tersebut.

Komitmen Tegas terhadap Penegakan Hukum

Presiden juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat penegakan hukum dalam melindungi kekayaan nasional. Ia menyebut, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, mulai dari pemberantasan tambang ilegal hingga penyelundupan komoditas strategis yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Baca Juga:  Prabowo Tegaskan Komitmen Sediakan Makanan Bergizi untuk Anak Indonesia

“Saya ini greget, saya ingin kalau bisa kita kejar lagi kekayaan yang diselewengkan,” ucapnya.

Detail Pengembalian Dana Kasus CPO

Kasus korupsi CPO ini melibatkan tiga grup korporasi besar, yaitu Permata Hijau Group, Musim Mas Group, dan Wilmar Group. Total uang pengganti yang dibebankan mencapai Rp 17,7 triliun, dengan Rp 13,2 triliun sudah diserahkan ke negara. Wilmar Group menjadi pihak pertama yang melunasi kewajibannya, sementara dua grup lainnya masih dalam proses penyelesaian sesuai keputusan pengadilan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puluhan Bangunan Liar di TPU Kristen Pandu Bandung Ditertibkan Bertahap

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.