Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Gencatan Senjata AS-Iran di Ujung Tanduk, Ketegangan Timur Tengah Kian Membara

By Aga GustianaRabu, 27 Mei 2026 18:30 WIB3 Mins Read
Situasi di Iran memanas. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di perairan strategis Selat Hormuz memasuki fase yang kian membingungkan. Di tengah payung gencatan senjata yang diklaim masih aktif, Washington dan Teheran justru terjebak dalam aksi saling serang yang kian provokatif. Situasi ini memunculkan satu pertanyaan besar: apakah gencatan senjata ini benar-benar ada, atau sekadar retorika untuk menutupi ketidaksiapan kedua pihak untuk berkonfrontasi lebih jauh?

Konflik di Balik Narasi Damai

Perselisihan terbaru memuncak ketika Iran menuding Amerika Serikat melanggar kesepakatan lewat serangan presisi terhadap aset militer mereka. Sebaliknya, militer AS berargumen bahwa aksi yang mereka lakukan adalah langkah pertahanan diri yang terukur, dengan dalih adanya upaya pemasangan ranjau laut oleh kapal-kapal Iran di jalur perdagangan energi dunia tersebut.

Meski situasi di lapangan memanas, Washington tetap berupaya menjaga narasi bahwa stabilitas masih terjaga. Juru bicara Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam keterangan resminya tetap bersikukuh bahwa militer AS bertindak dalam batasan koridor diplomatik yang ada.

“Komando Pusat AS terus mempertahankan pasukan kami sambil menahan diri selama gencatan senjata yang masih berlangsung,” kata juru bicara tersebut, dilansir CNN International, Rabu (27/5/2026).

Strategi “Menahan Diri” yang Dinilai Lemah

Analisis dari berbagai pengamat menunjukkan adanya pola unik dari pemerintahan Presiden Donald Trump. Washington tampak sangat berhati-hati, bahkan cenderung menekan ego militernya demi memastikan gencatan senjata tidak runtuh. Kondisi ini, menurut banyak pengamat geopolitik, justru dibaca oleh Teheran sebagai tanda bahwa Washington kini berada dalam posisi tawar yang melemah karena terdesak keinginan untuk segera mengakhiri konflik.

Pola ini terlihat jelas dari sikap Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang dalam beberapa kesempatan memilih menghindari jawaban spesifik terkait serangan militer terbaru, alih-alih memberikan penegasan sikap yang lebih keras.

Selat Hormuz: Janji yang Tak Pernah Tuntas

Masalah utama yang mengganjal adalah janji pembukaan kembali Selat Hormuz. Sejak April lalu, Presiden Trump telah menetapkan syarat bahwa penghentian pemboman bergantung pada akses penuh dan aman di selat tersebut. Namun, realitanya tujuh minggu berlalu, dan jalur vital itu belum sepenuhnya terbuka.

Pemerintahan Trump berkali-kali meremehkan setiap insiden yang terjadi, bahkan melabeli serangan militer sebagai tindakan “sekadar sentuhan ringan”. Sikap Trump yang cenderung mengabaikan tenggat waktu buatannya sendiri serta enggan kembali pada operasi skala besar, semakin mempertegas kesan bahwa Gedung Putih sedang berada dalam posisi terjepit.

“Gencatan senjata belum berakhir,” tegas Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, dalam salah satu responsnya terhadap eskalasi di lapangan.

Di sisi lain, Iran terus memainkan kartu mereka dengan menampilkan postur militer yang menantang. Dengan terus menyangkal narasi “gencatan senjata” versi AS dan melancarkan serangan balasan yang diklaim efektif, Teheran tampak yakin bahwa waktu kini berada di pihak mereka.

Bagi dunia internasional, fenomena ini menjadi sinyal bahaya. Jika Washington terus mempertahankan narasi perdamaian di atas fakta lapangan yang justru menunjukkan sebaliknya, posisi negosiasi AS berisiko semakin terdegradasi. Perang terbuka mungkin memang belum terjadi, namun eskalasi “tingkat rendah” yang terus menerus ini perlahan-lahan sedang merobek tatanan keamanan di kawasan Timur Tengah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Donald Trump gencatan senjata geopolitik Konflik AS-Iran selat hormuz Timur Tengah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.