Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB

Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 06:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Presiden Prabowo Minta Rantai Distribusi Pupuk ke Petani Dipermudah

By Putra JuangJumat, 29 November 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Presiden Prabowo Subianto. (Fotod: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto meminta untuk perbaikan rantai distribusi pupuk yang selama ini dianggap terlalu panjang.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) usia menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (26/11/2024).

“Distribusi pupuk yang selama ini panjang mengular, sudah disepakati nanti Perpres-nya itu yang diputus oleh Kementan, Kementan langsung ke Pupuk Indonesia, Pupuk Indonesia langsung ke Gapoktan, pengecer, atau distribusi, sehingga rantai distribusi menjadi sangat pendek,” kata Zulhas.

Menko Pangan juga menyampaikan proyeksi produksi pangan pada tahun 2025 yang diperkirakan mencapai 32 juta ton sehingga diperkirakan akan menekan angka impor.

Baca Juga:  Prabowo Berharap Aparat Mengungkap Motif Penembakan Relawannya

“Tahun depan, mudah-mudahan tidak akan sebanyak tahun 2024, atau kalau impor sedikit. Syukur-syukur, Pak Mentan ini kerja keras luar biasa, syukur-syukur, insyaallah, tahun depan mudah-mudahan enggak ada impornya. Tapi kalau impor pun sedikit,” ucapnya.

Menurutnya, stok beras pada akhir Desember 2024 akan mencatatkan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir, dengan Bulog mengamankan hampir dua juta ton beras dan stok di masyarakat mencapai lebih dari enam juta ton.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Bandung Gandeng Kodim Kota Bandung Serap Gabah Petani

Terkait Bulog, Menko Pangan mengungkapkan bahwa pemerintah akan mulai membahas transformasi lembaga Bulog.

“Swasembada pangan ini akan sangat tergantung kepada Bulog. Beli gabah dan beli jagung dan lain-lain, gitu ya. Kalau Bulog-nya lancar membeli, lancar,” ungkapnya.

Dengan adanya transformasi kelembagaan, diharapkan Bulog dapat lebih efisien dalam menjalankan peran pentingnya dalam ketahanan pangan nasional.

Menko Zulhas juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus fokus pada peningkatan kualitas penyuluh dan infrastruktur irigasi.

Baca Juga:  Duduk di Samping Prabowo, SBY Tampil Gagah di HUT ke-78 TNI

“Karena penyuluh ini masing-masing daerah itu, ya, nah penyuluh akan kami bahas bagaimana agar penyuluh itu bisa satu komando,” imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga akan membahas solusi untuk memperbaiki irigasi di beberapa daerah yang masih belum sempurna, agar distribusi air dapat lebih merata dan mendukung pertanian.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

petani Prabowo Subianto Zulkifli Hasan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.