Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?

Senin, 22 Juni 2026 15:48 WIB

Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

Senin, 22 Juni 2026 15:46 WIB

PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung

Senin, 22 Juni 2026 15:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?
  • Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
  • PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung
  • FIX ke Persib? FK Sarajevo Bongkar Tujuan Baru Luka Menalo: Indonesia!
  • Viral! Modus Aplikasi Kencan Berujung Penipuan di Bandung, Pelaku Berhasil Diringkus Keluarga Korban
  • Jejak Kelam Taufik Hidayat, Buronan Penganiaya Wanita Bandung: Mantan Debt Collector yang Diduga Punya Banyak Korban
  • Jadwal Panas Piala Dunia 2026! Argentina dan Prancis Siap Lolos Lebih Cepat?
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Presiden Prabowo Minta Rantai Distribusi Pupuk ke Petani Dipermudah

By Putra JuangJumat, 29 November 2024 03:00 WIB2 Mins Read
Presiden Prabowo Subianto. (Fotod: BPMI Setpres/Muchlis Jr)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Presiden Prabowo Subianto meminta untuk perbaikan rantai distribusi pupuk yang selama ini dianggap terlalu panjang.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) usia menghadiri rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (26/11/2024).

“Distribusi pupuk yang selama ini panjang mengular, sudah disepakati nanti Perpres-nya itu yang diputus oleh Kementan, Kementan langsung ke Pupuk Indonesia, Pupuk Indonesia langsung ke Gapoktan, pengecer, atau distribusi, sehingga rantai distribusi menjadi sangat pendek,” kata Zulhas.

Menko Pangan juga menyampaikan proyeksi produksi pangan pada tahun 2025 yang diperkirakan mencapai 32 juta ton sehingga diperkirakan akan menekan angka impor.

Baca Juga:  Dari Batujajar, Prabowo Ajak Prajurit TNI Muda Jaga Kedaulatan dan Sejarah

“Tahun depan, mudah-mudahan tidak akan sebanyak tahun 2024, atau kalau impor sedikit. Syukur-syukur, Pak Mentan ini kerja keras luar biasa, syukur-syukur, insyaallah, tahun depan mudah-mudahan enggak ada impornya. Tapi kalau impor pun sedikit,” ucapnya.

Menurutnya, stok beras pada akhir Desember 2024 akan mencatatkan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir, dengan Bulog mengamankan hampir dua juta ton beras dan stok di masyarakat mencapai lebih dari enam juta ton.

Baca Juga:  Bey Machmudin Ajak HKTI Jabar Perkuat Kolaborasi untuk Swasembada Pangan

Terkait Bulog, Menko Pangan mengungkapkan bahwa pemerintah akan mulai membahas transformasi lembaga Bulog.

“Swasembada pangan ini akan sangat tergantung kepada Bulog. Beli gabah dan beli jagung dan lain-lain, gitu ya. Kalau Bulog-nya lancar membeli, lancar,” ungkapnya.

Dengan adanya transformasi kelembagaan, diharapkan Bulog dapat lebih efisien dalam menjalankan peran pentingnya dalam ketahanan pangan nasional.

Menko Zulhas juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus fokus pada peningkatan kualitas penyuluh dan infrastruktur irigasi.

Baca Juga:  Wamentan Sudaryono Akui Ilmu Pertanian Didapat Hasil Diskusi Bareng Ayah

“Karena penyuluh ini masing-masing daerah itu, ya, nah penyuluh akan kami bahas bagaimana agar penyuluh itu bisa satu komando,” imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga akan membahas solusi untuk memperbaiki irigasi di beberapa daerah yang masih belum sempurna, agar distribusi air dapat lebih merata dan mendukung pertanian.

Dengan berbagai langkah ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

petani Prabowo Subianto pupuk Zulhas Zulkifli Hasan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sama-Sama Ikut Marathon, Kenapa Gaya Jenderal TNI Ini Berbeda Jauh dengan Ganjar Pranowo?

Beda Sendiri di HUT Jakarta, Karangan Bunga Monokrom dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jadi Sorotan

PHK Massal Mengancam! KSPI Ungkap Kondisi Mengerikan Pabrik Sepatu Nike di Bandung

Viral! Modus Aplikasi Kencan Berujung Penipuan di Bandung, Pelaku Berhasil Diringkus Keluarga Korban

Jejak Kelam Taufik Hidayat, Buronan Penganiaya Wanita Bandung: Mantan Debt Collector yang Diduga Punya Banyak Korban

Pindah ke Vietnam, Dua Perusahaan Otomotif Jepang Mau Angkat Kaki dari Indonesia

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.