bukamata.id – Di balik ketenaran Najwa Shihab sebagai jurnalis senior dan pendiri Narasi TV, terdapat sosok penting yang jarang tersorot publik: Ibrahim Sjarief Assegaf. Meski namanya tak seterkenal sang istri, Ibrahim adalah figur penting dalam dunia hukum Indonesia—seorang pengacara andal, pemimpin firma hukum prestisius, sekaligus pribadi yang bersahaja.
Awal Kehidupan dan Latar Belakang Pendidikan
Lahir di Surakarta pada tahun 1977, Ibrahim menapaki dunia hukum melalui jalur akademik yang mumpuni. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), salah satu institusi hukum terbaik di tanah air. Tak berhenti di sana, Ibrahim melanjutkan studi ke University of Melbourne, Australia, dan meraih gelar Master of Laws (LLM), memperkuat fondasinya sebagai praktisi hukum kelas atas.
Karier Gemilang di Dunia Hukum
Sepanjang kariernya, Ibrahim dikenal sebagai ahli dalam bidang hukum perbankan, keuangan, serta restrukturisasi dan kepailitan. Ia merupakan pendiri sekaligus mitra di firma hukum bergengsi, Assegaf Hamzah & Partners, yang sering menangani kasus-kasus berskala nasional maupun internasional.
Tak hanya itu, ia juga menjabat sebagai direktur di PT Justika Siar Public—perusahaan berbasis teknologi yang berfokus memberikan layanan hukum secara daring kepada masyarakat luas.
Pengakuan atas kapabilitasnya datang dari berbagai institusi bergengsi. Pada 2016, ia meraih penghargaan sebagai Leading Lawyer dari Asialaw Leading Lawyers. Ia juga tercatat sebagai Leader in His Field oleh Chambers Asia Pacific untuk kategori Banking & Finance—sebuah bukti bahwa kiprahnya mendapat pengakuan di level internasional.
Keseimbangan Karier dan Kehidupan Keluarga
Dalam kehidupan pribadi, Ibrahim dikenal sebagai suami dan ayah yang penuh dedikasi. Ia menikahi Najwa Shihab pada 1997 dan membangun rumah tangga yang harmonis selama lebih dari dua dekade. Mereka dikaruniai dua anak, Izzat Ibrahim Assegaf dan Namiyah Assegaf—yang wafat beberapa jam setelah dilahirkan.
Najwa Shihab pernah mengungkap bahwa kunci keharmonisan rumah tangga mereka adalah komunikasi yang terbuka dan usaha saling mendukung di tengah padatnya kesibukan profesional masing-masing. Meski publik jarang melihat kebersamaan mereka, hubungan keduanya dikenal kuat dan saling melengkapi.
Aktivitas dan Nilai Kehidupan
Di luar pekerjaan, Ibrahim menikmati waktu luangnya dengan bersepeda dan membaca. Ia juga tercatat sebagai keturunan keluarga Assegaf—trah yang memiliki garis keturunan dari Nabi Muhammad SAW melalui jalur Arab Quraisy-Bugis. Meski memiliki latar belakang terpandang, Ibrahim tetap tampil sederhana dan jauh dari sorotan media.
Akun Instagram pribadinya, @isassegaf, mencerminkan kepribadiannya yang tenang dan tidak suka tampil. Ia lebih memilih memberikan kontribusi nyata melalui kerja profesionalnya dibanding tampil di ruang publik.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











