Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini

Kamis, 7 Mei 2026 01:00 WIB

Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar

Rabu, 6 Mei 2026 21:27 WIB

Gagal Rebut Peralta? Persib Kena Kejut Besar di Bursa Transfer

Rabu, 6 Mei 2026 21:13 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 7 Mei 2026: Dapatkan Skin Weapon Langka dan Diamond Gratis Hari Ini
  • Dicari-Cari! Ini Link Video Asli Tasya Gym Bandar Batang Bergetar
  • Gagal Rebut Peralta? Persib Kena Kejut Besar di Bursa Transfer
  • Dituduh Lakukan Penghasutan, Grace Natalie Resmi Dilaporkan 40 Ormas Islam ke Polisi Terkait Video JK
  • Resmi! PNS Tak Dapat THR Idul Adha 2026, Ini Penggantinya
  • Tak Terduga! Persib vs Persija Hijrah ke Samarinda, Bojan Hodak Langsung Bereaksi
  • Heboh di TikTok, Video 15 Menit Tasya Gym Jadi Buruan Netizen
  • Rela Rogoh Kocek Pribadi, Bupati Bandung Belikan Tanah dan Bangun Rumah untuk Korban Longsor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 7 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Olahraga

PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Kluivert, Pengamat: Konsekuensi Logis dari Hukum Sepak Bola

By Putra JuangKamis, 16 Oktober 2025 14:15 WIB3 Mins Read
Patrick Kluivert. (Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memutus kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia, bersama staf kepelatihan asal Belanda, tidak menjadi kejutan bagi pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni.

Menurut pria yang akrab disapa Bung Kus, keputusan tersebut merupakan akibat langsung dari kegagalan Kluivert dalam menjawab ekspektasi besar publik sepak bola Tanah Air.

Bung Kus menjelaskan, performa Kluivert selama enam pertandingan resmi belum memenuhi harapan. Dari enam laga tersebut, hanya dua yang berhasil dimenangkan Timnas, dan tidak ada perkembangan signifikan dalam kualitas permainan.

“Pemberhentian Kluivert dan jajaran pelatih asal Belanda tidak mengagetkan. Bisa dikatakan ini merupakan konsekuensi logis dari hukum sepak bola,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga:  Digempur Latihan Fisik, Pelatih: Stamina Timnas Indonesia Sangat Kurang

Ia juga menilai, momen kedatangan Kluivert ke Indonesia kurang tepat, yakni ketika Timnas sedang berada dalam periode penting menuju Piala Dunia. Selain itu, Kluivert menggantikan sosok pelatih sebelumnya yang cukup populer dan dinilai sukses membawa perubahan positif.

“Kluivert datang ke Timnas Indonesia pada momen yang kurang tepat. Ia datang saat timnas sedang dalam fase yang sangat krusial menuju Piala Dunia. Dan ia tidak punya cukup pengalaman kepelatihan maupun manajerial menghadapi situasi kritis seperti itu,” jelas Bung Kus.

Harapan tinggi dari publik pun tidak mampu dipenuhi. Statistik menunjukkan Kluivert hanya memberikan dua kemenangan dari enam pertandingan resmi, sesuatu yang dinilai belum cukup untuk standar tim nasional.

“Sayangnya Kluivert gagal memenuhi ekspektasi publik itu. Secara prestasi, ia cuma mempersembahkan dua kemenangan dari enam laga resmi. Tidak meyakinkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Gol Ole Romeny ke Gawang Bahrain Raih Penghargaan dari AFC

Dari sisi permainan, Bung Kus juga mengkritik minimnya perubahan signifikan. Gaya bermain Timnas dianggap masih terjebak dalam masalah klasik seperti lini serang yang tumpul, kreativitas yang kurang berkembang, serta kesalahan-kesalahan elementer yang berulang.

“Secara permainan, Kluivert juga tidak mampu memberi warna baru atau meningkatkan level permainan timnas. Bisa dibilang, di tangan Kluivert timnas masih berkutat di lubang yang sama: kurang tajam, kurang kreatif, dan sering bikin kesalahan sendiri,” terangnya.

Bung Kus juga menilai beberapa keputusan taktik Kluivert justru merugikan tim. Misalnya, perubahan formasi dari 3-4-3 ke 4-2-3-1 yang diterapkan tanpa hasil positif.

Baca Juga:  Brace Gholy Berhasil Gagalkan Australia Unggul di Babak Pertama Semifinal Piala AFF U16

Secara keseluruhan, menurutnya, akar permasalahan ada pada minimnya pemahaman Kluivert terhadap sepak bola Indonesia.

“Secara umum, saya menilai Kluivert tidak cukup mendalam pemahamannya tentang timnas dan sepak bola Indonesia. Mungkin karena ia kurang sering berada di Indonesia. Kekurangpahaman itu yang membuat banyak keputusannya kurang akurat. Lalu berujung pada hasil-hasil yang mengecewakan,” katanya.

Bung Kus menutup dengan menyatakan bahwa keputusan PSSI sudah tepat, dan seharusnya menjadi pelajaran penting untuk ke depannya.

“Jadi, pemberhentian Kluivert sama sekali tidak mengagetkan. Ini sekaligus menjadi pelajaran mahal bagi PSSI agar lebih bijak, semakin hati-hati, dan mau mendengar masukan publik (bukan hanya segelintir orang) dalam membuat keputusan yang sangat penting,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bung Kusnaeni Patrick Kluivert PSSI Sepak Bola Indonesia Timnas Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Perang Bintang Dimulai! Persebaya Siap Sikut Persib dan Persija Demi Tanda Tangan Mariano Peralta

Duel Klasik Persija vs Persib Resmi Pindah ke Samarinda, Ini Alasan PT LIB Pilih Stadion Segiri

Bukan JIS atau SUGBK! Persija vs Persib Berpotensi Pindah ke Samarinda

Rebutan Tahta! Borneo FC Ancam Persib Usai Kemenangan Telak di Segiri

Panas! Henry Doumbia Seret Isu Rasisme ke Jalur Resmi Usai Duel Bhayangkara FC vs Persib

DRAMA GBK! Izin Laga Persija vs Persib Masih Digantung, Ini Penyebabnya

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
  • Buru Link Video Batang Membara Viral ‘Rp250 Juta’, Polisi Bongkar Modus Telegram Misterius
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.