Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Rabu, 13 Mei 2026 18:05 WIB

Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026 17:38 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Rabu, 13 Mei 2026 17:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis
  • Catat! Jadwal Operasional bank bjb Selama Libur Nasional dan Cuti Bersama Mei 2026
  • Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI
  • Lari Gratis di Dieng Caldera Race 2026? Cukup Nabung di bank bjb, Begini Caranya!
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

PVMBG Ungkap Penyebab Pergeseran Tanah yang Robohkan Satu Sekolah di Cibedug KBB

By Putri Mutia RahmanJumat, 1 Maret 2024 14:15 WIB2 Mins Read
Bangunan sekolah SD Babakan Talang 1 KBB hancur akibat pergerakan tanah. (@infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkap terkait penyebab gerakan tanah di Kampung Pasirgombong Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (18/2/2024).

Gerakan tanah yang terjadi diperkirakan berupa rayapan yang merupakan jenis gerakan tanah tipe lambat.

Kepala PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan, berdasarkan hasil analisis data sekunder Badan Geologi bahwa secara umum lokasi bencana merupakan perbukitan bergelombang dengan kemiringan lereng landai sampai curam, dimana ketinggian lokasi gerakan tanah berada di 990 meter di atas permukaan laut.

“Daerah bencana tersusun oleh Formasi Cimandiri (Tmc) yang terdiri dari perselingan batulempung, batulanau, dan batupasir, setempat gampingan, setempat meliputi endapan lahar yang tersusun dari tuf, breksi andesif dan breksi tuf,” ucap Hendra dalam keterangan resminya, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga:  Gunung Semeru Masih Level Siaga, Masyarakat Diminta Patuhi Imbauan PVMBG

Kemudian, Hendra menambahkan pada bulan Februari 2024, Kecamatan Rongga termasuk dalam zona potensi gerakan tanah Menengah-Tinggi.

“Artinya, daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi pergerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi pergerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali,” jelasnya.

Untuk itu, PVMBG menyampaikan perkiraan faktor penyebab terjadinya longsor pergerakan tanah di KBB kemarin, salah satunya kemiringan lereng yang curam.

Baca Juga:  Alami Pergeseran Tanah, 10 Rumah dan 1 Sekolah Rusak di Desa Cibedug KBB

“Bidang lemah berupa kontak antara tanah pelapukan dengan batuan yang bersifat lebih kedap dan berfungsi sebagai bidang gelincir. Selain itu, longsor juga disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sebelum dan pada saat terjadinya bencana,” paparnya.

Atas kejadian bencana tersebut, PVMBG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada apabila terjadi hujan yang berlangsung lama.

“Warga yang bertempat tinggal di sekitar lokasi untuk tetap waspada apabila terjadi hujan yang berlangsung lama karena dikhawatirkan longsor susulan. Masyarakat di sekitar lokasi bencana/bahaya sebaiknya diungsikan terlebih dulu ke tempat yang lebih aman,” imbaunya.

Baca Juga:  Status Gunung Ruang Turun Jadi Siaga, PVMBG Rekam 1 Kali Gempa Hari Ini

Sebelumnya, gerakan tanah terjadi di Kampung Pasirgombong Rt 04 Rw 03, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu (18/2/2024) pukul 22:00 WIB setelah hujan dengan intesitas tinggi dan lama.

Atas bencana tersebut, setidaknya 1 rumah rusak berat, 6 rumah rusak ringan, 32 rumah terancam.

Selain itu, SDN Babakan Talang 1 pun terdampak dimana dinding dan lantainya retak-retak hingga roboh, serta halaman sekolahnya mengalami amblas.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Desa Cibedug Pergeseran Tanah PVMBG
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Terungkap! Pelaku Kerusuhan Diduga Konsumsi Psikotropika sebelum Anarkis

Bayar Pajak Kendaraan Lebih Cuan! bank bjb Tebar Cashback hingga Rp100 Ribu via Aplikasi DIGI

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.