Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak

Minggu, 12 April 2026 21:22 WIB

Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama

Minggu, 12 April 2026 19:55 WIB

Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal

Minggu, 12 April 2026 19:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Drama 5 Gol di GBLA! Persib Tumbangkan Bali United, Tetap Kokoh di Puncak
  • Gol Tandukan Mematikan! Persib Unggul 1-0 atas Bali United di Babak Pertama
  • Inilah Starter Persib vs Bali United, Beckham Tersingkir dari Line Up Awal
  • Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang
  • Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?
  • Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ di Dapur Bikin Heboh, Ternyata Ada Fakta Mengerikan
  • Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat
  • Siap-siap Drama! Persib vs Bali United, Adu Serang yang Tak Terhindarkan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Redam Konflik Nasab, PWNU Jabar Desak Pemerintah Mediasi Habib Ba’alawi dan PWI Laskar Sabilillah

By SusanaMinggu, 11 Mei 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Logo Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Foto: NU Online.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, K.H. Juhadi Muhammad, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera mengambil peran sebagai mediator dalam menyelesaikan ketegangan antara kelompok Habib Ba’alawi dan Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Laskar Sabilillah.

Saat ditemui di Kantor PWNU Jabar, Jalan Terusan Galunggung, Kota Bandung, Sabtu(10/5/2025), KH. Juhadi menyoroti pentingnya ruang dialog sebagai upaya meredam konflik yang berakar pada perbedaan pandangan soal garis keturunan Rasulullah SAW.

“Perbedaan itu hal yang wajar dan bagian dari sunatullah. Tapi jangan sampai perbedaan membuat kita saling bermusuhan. Justru itu harus dijadikan bahan diskusi, bukan permusuhan,” kata KH. Juhadi.

Ia mengungkapkan bahwa konflik ini terjadi karena tidak adanya ruang diskusi yang sehat dan terbuka, sehingga menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat akar rumput.

“Saya mengingatkan warga NU dan masyarakat Jawa Barat untuk tidak ikut larut dalam konflik ini. Beda pendapat itu boleh, tapi jangan sampai menjadi alat untuk memecah belah,” pesannya.

Lebih jauh, PWNU Jabar mengusulkan agar pemerintah memfasilitasi pertemuan dua kelompok tersebut dalam suasana dialogis, agar perdebatan tidak semakin meluas.

“Kebenaran sejati adalah milik Allah SWT. Karena itu, penyelesaian masalah ini harus dilakukan dengan kepala dingin dan difasilitasi secara netral,” lanjutnya.

KH. Juhadi juga menekankan dampak negatif media sosial dalam memperburuk konflik ini, karena narasi yang berkembang tidak selalu bersumber dari informasi yang valid.

“Media sosial sekarang sangat liar. Saya imbau masyarakat lebih bijak dan tidak asal menyebarkan informasi tanpa cek kebenarannya,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya belajar agama dari sumber yang terpercaya.

“Jangan hanya belajar dari internet. Kita butuh guru atau kiai dengan sanad ilmu yang jelas agar tidak tersesat dalam memahami agama,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, KH. Juhadi meminta Polri untuk menjalankan peran sebagai pengayom masyarakat secara adil dan turut mendorong terciptanya ruang mediasi.

“Kami berharap aparat tetap netral, adil, dan bisa membantu menghadirkan ruang dialog antara dua pihak ini. Tujuannya jelas: menjaga persatuan dan kedamaian umat,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Habib Ba’alawi K.H. Juhadi Muhammad konflik nasab Perjuangan Walisongo Indonesia PWNU Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tuntut Keadilan, Advokat Desak Kejari Bongkar Tuntas Skandal Proyek Ambulans RSUD Subang

Di Balik Jabatan Ketua DPRD Gowa: Usia 25 Tahun, Harta 5 Miliar, Tapi Public Speaking Disorot?

Gedung Sate dan Gasibu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terpadu Ikonik Jawa Barat

Dikasih Kebun Sawit Malah Ngelunjak! Istri Bongkar Borok Suami: Diduga Selingkuh dan Gadein Surat Tanah Keluarga!

Aksi Senyap 20 Tahun Terhenti! Polisi Tangkap ‘Ki Bedil’, Perakit Senjata Ilegal Kelas Atas

Cuma Pakai Karung ke Sekolah! Bocah SD Ini Terpaksa ‘Ngebadut’ Demi Obat Mamah

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.