bukamata.id – Getty Images dan OpenAI resmi menjalin kerja sama strategis multi-tahun yang akan menghadirkan konten visual berlisensi ke dalam layanan pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk ChatGPT.
Kolaborasi tersebut diumumkan Getty Images pada Senin (22/6/2026) waktu setempat. Melalui kemitraan ini, pengguna ChatGPT akan memiliki akses ke koleksi gambar berkualitas tinggi milik Getty Images untuk mendukung pengalaman pencarian dan penemuan informasi yang lebih kaya secara visual.
Langkah ini menjadi salah satu kolaborasi penting di industri AI karena mempertemukan salah satu penyedia konten visual terbesar di dunia dengan pengembang teknologi kecerdasan buatan generatif yang digunakan jutaan orang.
Konten Berlisensi Tingkatkan Pengalaman ChatGPT
Chief Executive Officer (CEO) Getty Images, Craig Peters, mengatakan penggunaan konten visual berlisensi akan membuat pengalaman pencarian berbasis AI menjadi lebih bermanfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan pengguna.
“Konten visual berkualitas tinggi dan berlisensi membuat pencarian dan penemuan berbasis AI menjadi lebih bermanfaat dan lebih tepercaya,” ujar Craig Peters.
Menurutnya, kerja sama dengan OpenAI mencerminkan kesamaan visi kedua perusahaan dalam menghadirkan pengalaman visual yang lebih kaya, akurat, dan berkualitas bagi para pengguna ChatGPT.
Dengan hadirnya gambar berlisensi, hasil pencarian berbasis AI diharapkan tidak hanya semakin informatif, tetapi juga menghormati hak cipta para kreator konten.
Getty Images Ubah Pendekatan terhadap AI
Kesepakatan ini juga menandai perubahan besar dalam strategi Getty Images terhadap perkembangan teknologi AI generatif.
Sebelumnya, pada September 2022, Getty Images mengambil sikap tegas dengan melarang gambar hasil kecerdasan buatan diunggah ke platformnya karena kekhawatiran terhadap pelanggaran hak cipta.
Tak lama berselang, Getty Images juga menggugat Stability AI atas dugaan penggunaan jutaan gambar tanpa izin untuk melatih model AI. Namun, gugatan tersebut akhirnya ditolak oleh otoritas terkait pada akhir 2025.
Kini Justru Aktif Mengembangkan AI
Seiring berkembangnya teknologi, Getty Images mulai mengadopsi pendekatan yang lebih kolaboratif.
Pada 2023, perusahaan meluncurkan layanan AI generatif sendiri yang dilatih menggunakan koleksi gambar miliknya dengan dukungan model Edify dari NVIDIA.
Seluruh gambar yang dihasilkan melalui layanan tersebut dilengkapi lisensi bebas royalti sehingga memberikan kepastian hukum bagi pengguna komersial.
Strategi tersebut kemudian diperluas melalui kerja sama dengan Perplexity AI pada Oktober 2025. Kolaborasi itu memungkinkan platform pencarian berbasis AI mengakses perpustakaan gambar Getty Images tanpa menggunakan kontennya sebagai data pelatihan model AI.
Apakah Gambar Getty Images Digunakan untuk Melatih AI OpenAI?
Hingga pengumuman kerja sama ini disampaikan, Getty Images maupun OpenAI belum memberikan penjelasan apakah koleksi gambar Getty Images juga akan digunakan untuk melatih model AI milik OpenAI.
Informasi tersebut menjadi perhatian karena dalam kerja sama Getty Images dengan Perplexity AI sebelumnya, penggunaan koleksi gambar secara eksplisit dibatasi hanya untuk kebutuhan pencarian dan penemuan konten, bukan sebagai data pelatihan kecerdasan buatan.
Kejelasan mengenai ruang lingkup pemanfaatan data kemungkinan akan menjadi salah satu aspek yang terus dipantau oleh pelaku industri kreatif, fotografer, dan pemegang hak cipta.
Babak Baru Kolaborasi AI dan Industri Kreatif
Kerja sama Getty Images dan OpenAI dinilai menjadi tonggak baru dalam hubungan antara perusahaan teknologi AI dan industri kreatif.
Di satu sisi, pengguna memperoleh akses terhadap konten visual berkualitas tinggi dan legal. Di sisi lain, penyedia konten tetap memiliki mekanisme perlindungan hak cipta melalui sistem lisensi yang jelas.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan buatan dan perlindungan kekayaan intelektual dapat berjalan beriringan melalui model kemitraan yang saling menguntungkan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News









