bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari markas Persib Bandung. Melalui unggahan resmi di akun Instagram @persib pada Senin (25/5/2026), manajemen mengumumkan perubahan besar dalam struktur kepelatihan tim. Bojan Hodak, sosok yang sukses membawa Maung Bandung mendominasi kancah sepak bola Indonesia selama tiga musim terakhir, resmi melepas jabatannya sebagai Head Coach.
Namun, perpisahan ini bukanlah akhir dari kerja sama antara kedua belah pihak. Dalam pernyataan resminya, Persib menegaskan bahwa pelatih asal Kroasia tersebut akan tetap menjadi bagian dari keluarga besar klub dengan memegang peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor.
“Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis akun resmi klub.
Unggahan tersebut juga menyertakan pesan menyentuh: “Once a Blue, always guiding the Blue” (Sekali Biru, selamanya membimbing Biru), yang menandakan bahwa kontribusi Hodak untuk Persib masih sangat dibutuhkan, meski tidak lagi berada di pinggir lapangan.
Memahami Perubahan Peran: Head Coach vs Technical Advisor
Perubahan posisi yang diambil oleh Bojan Hodak mencerminkan pergeseran fokus dari operasional harian ke arah strategis jangka panjang.
Sebagai Head Coach (Pelatih Kepala), tanggung jawab utama seorang individu adalah memimpin operasional harian tim. Fokusnya adalah taktik pertandingan, penentuan starting XI, memimpin sesi latihan, serta evaluasi performa tim setelah setiap laga. Hubungannya dengan pemain sangat intensif karena ia terlibat langsung dalam keseharian, membangun kedekatan emosional, serta menegakkan disiplin di dalam tim utama agar siap berkompetisi setiap pekan.
Sementara itu, peran Shareholder Group Technical Advisor atau Direktur Teknik memiliki cakupan yang lebih luas dan bersifat strategis. Peran ini tidak berfokus pada hasil pertandingan akhir pekan, melainkan lebih kepada perancangan visi jangka panjang dan filosofi klub. Sebagai penasihat teknis, Bojan Hodak nantinya akan memberikan masukan kepada manajemen mengenai kebijakan transfer, pengembangan akademi, serta memastikan sistem permainan yang ia bangun tetap konsisten di seluruh level klub. Singkatnya, jika Head Coach adalah nahkoda yang menyetir kapal di tengah badai, maka Technical Advisor adalah arsitek yang merancang rute dan memastikan kapal tersebut layak untuk berlayar dalam jangka waktu yang panjang.
Dengan peran barunya ini, Hodak kini menjadi sosok arsitek di balik layar yang memastikan warisan kesuksesan yang telah ia bangun tetap terjaga bagi masa depan Persib Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










