Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Sabtu, 11 April 2026 11:23 WIB

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Sabtu, 11 April 2026 10:48 WIB

Bojan Hodak Punya Senjata Rahasia? Intip Rekor Pertemuan Persib vs Bali United yang Kini Berubah Drastis

Sabtu, 11 April 2026 09:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?
  • Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai
  • Bojan Hodak Punya Senjata Rahasia? Intip Rekor Pertemuan Persib vs Bali United yang Kini Berubah Drastis
  • Update Tunjangan Guru 2026: Skema Transfer Langsung Cair Bulan Ini, Berikut Daftar Penerimanya
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan: Masih Kokoh di Level Tertinggi, Cek Rinciannya Sebelum Investasi!
  • Update! Kode Redeem FF Terbaru 11 April 2026: Klaim Skin M1014 dan Bundle Eksklusif Sekarang
  • Murojaah di Sela Pasien: Kisah dr. Hasan, Spesialis Onkologi Penjaga Al-Qur’an
  • Update! Kode Redeem FC Mobile 11 April 2026: Klaim Pack Pemain Elite dan Jutaan Coins Gratis!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Roadshow Bus KPK di Bandung: Sosialisasi Tolak Politik Uang Jelang Pilkada 2024

By SusanaKamis, 8 Agustus 2024 02:00 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Roadshow Bus di Kota Bandung sebagai bagian dari kampanye edukasi anti-korupsi.

Roadshow Bus KPK di Kota Bandung berlangsung selama 4 hari yang akan digelar di Gedung Sate mulai tanggal 8-11 Agustus 2024.

Roadshow Bus KPK ini berfokus pada sosialisasi menolak politik uang menjelang Pilkada pada bulan November 2024 mendatang.

Kepala Satgas Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Adhi Setyo Tamtomo menjelaskan, KPK menerapkan tiga strategi utama dalam pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan.

“Roadshow Bus ini merupakan bagian dari strategi pendidikan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya politik uang. Dalam kampanye ini, KPK menggunakan analogi sederhana. Seperti memberikan uang di warung untuk mendapatkan barang, politik uang berarti membeli suara, yang pada akhirnya merusak demokrasi,” kata Adhi, di Radio Sonata, Kota Bandung, Rabu (7/8/2024).

Adhi juga menjelaskan salah satu temuan penting dari penelitian KPK adalah ibu-ibu dan remaja wanita, serta Gen Z yang rentan terhadap godaan politik uang.

Baca Juga:  Sehari, 700 Ton Sampah Tertahan di Kota Bandung

“Kami mengingatkan bahwa sejak sekitar tahun 2000-an, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bahwa politik uang adalah haram. Dampak buruk politik uang ini sangat panjang, seperti mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan, serta kerusakan infrastruktur,” ujarnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Bandung di Ambang Batas Sedang, Dinkes Waspadai Lonjakan Kasus ISPA

Untuk itu, Adhi mengajak generasi muda Jabar untuk menolak politik uang dan menjaga integritas demokrasi.

“Mari kita bersama-sama menolak politik uang untuk Indonesia yang lebih makmur, jujur, dan adil,” ujarnya.

Adhi mengatakan, roadshow ini merupakan tahun ke-10 sejak dimulai pada 2014.

“Tahun ini, kami mengunjungi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Provinsi Banten. Harapannya, ke depan kami dapat menjangkau seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Jabar, Hening Widiatmoko menekankan, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mendukung KPK dalam upaya edukasi ini.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat berpartisipasi aktif dalam upaya ini, terutama menjelang Pilkada November 2024. Masyarakat perlu disadarkan bahwa politik uang adalah sesuatu yang haram dan merusak tatanan demokrasi kita,” ucapnya.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Borong Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025, Bukti Pelayanan Terbaik

Hening juga menambahkan, jujur itu mahal karena menyangkut soal nurani.

“Jujur yang kita lakukan akan kita nikmati bersama selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Hening berharap, acara Roadshow Bus KPK ini dapat membangun pondasi kuat untuk demokrasi yang bersih dan jujur di Indonesia.

“Dengan adanya edukasi dan sosialisasi yang intensif, diharapkan masyarakat, terutama pemilih pemula, dapat memahami hak pilih mereka dan menolak segala bentuk politik uang,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung KPK Pilkada 2024 Roadshow Bus KPK
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Perawat RSHS Bandung Kena SP1 Usai Kelalaian Fatal Penyerahan Bayi di NICU

Kasus Belatung di Menu MBG Cianjur: Dalih ‘Kasus Tunggal’ di Tengah Temuan IPAL yang Bermasalah

Diduga Cemburu Buta, Pria di Bandung Berniat Serang Teman Istri tapi Berakhir Jatuh ke Sungai Citarum

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Nekat Peras Ahmad Sahroni Rp300 Juta, Komplotan KPK ‘Jadi-jadian’ Berakhir di Penjara

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
  • Terkuak! Pemeran Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Bukan dari Indonesia, Hati-hati Jebakan Batman!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.