Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Langsung Hadapi Ujian Berat di Awal Musim

Kamis, 6 Agustus 2026 17:13 WIB

Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih

Kamis, 6 Agustus 2026 17:00 WIB

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Kamis, 6 Agustus 2026 16:48 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Lengkap Persib Bandung di Super League 2026/2027: Langsung Hadapi Ujian Berat di Awal Musim
  • Bingung Masak Bekal Apa? Coba 4 Menu Mudah Ini, Dijamin Hemat dan Bikin Nagih
  • Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi
  • Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP
  • Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan
  • Igor Tolic Buka Peluang Mariano Peralta Starter di Final Persib vs Persebaya, Ini Alasannya
  • SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi
  • Jadwal Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya: Jam Tayang dan Link Live Streaming
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 6 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rumah Ambruk, Tiga Anak Yatim di Pacet Bertahan Hidup dengan Puasa dan Bantuan Tetangga

By SusanaSelasa, 25 November 2025 17:51 WIB3 Mins Read
Kondisi rumah Fatimah Azzahra (21) di Kampung Jalan Cagak, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib memilukan dialami tiga bersaudara yatim di Kampung Jalan Cagak, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Rumah sederhana yang menjadi satu-satunya tempat berteduh mereka ambruk setelah dihantam angin puting beliung disertai hujan deras dan getaran gempa pada Minggu malam, 29 Oktober 2025.

Saat musibah terjadi, Fatimah Azzahra (21) dan dua adiknya, Muhamad Raihan Nur Wahid (17) serta Muhamad Fadel Ramdan (13) sedang tertidur lelap. Dalam hitungan detik, bangunan rapuh itu roboh hampir menimpa tubuh mereka.

“Jam 10 malam kejadiannya. Lagi tidur, tiba-tiba genteng jatuh ke pinggang. Kaget banget, enggak nyangka rumah langsung ambruk,” ujar Zahra saat ditemui Selasa (25/11/2025).

Hidup Serbaterbatas, Sering Puasa karena Tak Ada Makanan

Sejak ayahnya meninggal pada 2020, Zahra memikul tanggung jawab sebagai pengganti orang tua bagi adik-adiknya. Mereka hidup dalam keterbatasan, mengandalkan kebaikan tetangga dan kiriman seadanya dari ibu kandung yang kini tinggal di Lembang bersama suami barunya.

“Saya ngurus adik-adik dari SMA kelas 1. Kalau ada kiriman bisa makan, kalau enggak ya puasa. Kadang enggak ada beras,” ungkapnya lirih.

Ibu mereka, kata Zahra, sesekali membantu, namun kondisi ekonomi tak jauh berbeda.

“Ibu di Lembang, ibu juga sering bantu, tapi ekonominya sama kaya kita,” katanya.

Tidur di Kasur Basah Sebelum Dievakuasi

Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian rumah sudah dirobohkan. Kini hanya tersisa ruangan kecil yang ditutup terpal untuk menyimpan barang-barang yang selamat.

Sebelum dievakuasi oleh keluarga, Zahra dan adik-adiknya sempat tidur di atas tikar dan kasur basah sisa puing bangunan.

Karena rumahnya tak lagi layak, mereka kini menumpang sementara di rumah paman.

“Awalnya di sini dulu, tapi udah nggak layak. Sekarang tinggal di Uwa,” kata Zahra.

Bantuan Datang, tapi Belum Cukup untuk Bangun Rumah

Sejumlah bantuan awal memang sudah mengalir dari pemerintah desa, PMI, Baznas, donatur, dan relawan. Material bangunan seperti bata, pasir, besi, dan kerikil pun sudah terkumpul. Namun pembangunan belum bisa dimulai karena biaya masih jauh dari mencukupi.

“Harapan saya cuma satu: punya rumah yang layak. Aman dan nyaman buat adik-adik,” ujar Zahra.

Ketua RW 03, Permana Sidik, menegaskan bahwa kondisi ketiga anak yatim ini memerlukan perhatian khusus.

“Bantuan sudah ada, tapi masih jauh dari cukup. Rumahnya harus dibangun ulang total. Mereka tinggal bertiga tanpa keluarga yang benar-benar bisa memperhatikan,” tuturnya.

Menurutnya, kiriman dari sang ibu terkadang datang, namun jauh dari cukup. “Kadang kalau tidak ada kiriman, mereka puasa.”

Pemdes Pastikan Tidak Tinggal Diam

Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, memastikan pemerintah desa sudah mengajukan permohonan bantuan ke berbagai dinas.

“Begitu kejadian, saya langsung turun ke lapangan. Kami sudah berkirim surat ke Dinsos, PMI, BPBD, Perkimtan. Kami terus upayakan bantuan,” jelas Apen.

Ia menegaskan bahwa rumah Zahra roboh akibat angin puting beliung yang menerjang kawasan tersebut.

“Tidak hanya satu rumah, total ada 16 rumah yang terdampak,” kata Apen.

Kerusakan tersebar di RW 10, 8, 11, 4, dan 7 akibat terpaan angin maupun pohon tumbang.

Apen berharap anggaran bantuan tahap dua segera cair. “Mudah-mudahan minggu ini cair, jadi rumah mereka bisa dibangun dari nol sampai selesai.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak yatim pacet bandung bantuan sosial bandung berita bencana bandung rumah roboh puting beliung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi

Ilustrasi bayi

Viral Penemuan Bayi 8 Bulan di Pangandaran, Sejumlah Warga Berebut Adopsi

Pria Asal Cimahi Diringkus Polisi Gara-gara Edit Video Prabowo Pakai AI

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.