Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rahasia Persib Bandung Kokoh di Puncak: Barba Targetkan Clean Sheet dan Ukir Sejarah Baru

Kamis, 16 April 2026 06:00 WIB

Jangan Sampai Ketinggalan! Kode FF Hari Ini Bisa Bikin Akun Auto Sultan

Kamis, 16 April 2026 05:00 WIB
Persib

Jelang Lawan Dewa United, Persib Dihantui Jadwal Padat

Kamis, 16 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rahasia Persib Bandung Kokoh di Puncak: Barba Targetkan Clean Sheet dan Ukir Sejarah Baru
  • Jangan Sampai Ketinggalan! Kode FF Hari Ini Bisa Bikin Akun Auto Sultan
  • Jelang Lawan Dewa United, Persib Dihantui Jadwal Padat
  • Banyak Dicari! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Versi Beredar, Ini Faktanya
  • Banjir Reward! Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026: Klaim Pack Pemain Bintang dan Ribuan Gems Gratis!
  • Edisi Terbatas! Kode Redeem FF 16 April 2026: Amankan Skin Weapon dan Emote Langka Sekarang
  • Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange
  • Heboh! Link Video Ibu Tiri vs Anak Tiri No Sensor 7 Menit Beredar di Telegram
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 16 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Rumah Ambruk, Tiga Anak Yatim di Pacet Bertahan Hidup dengan Puasa dan Bantuan Tetangga

By SusanaSelasa, 25 November 2025 17:51 WIB3 Mins Read
Kondisi rumah Fatimah Azzahra (21) di Kampung Jalan Cagak, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nasib memilukan dialami tiga bersaudara yatim di Kampung Jalan Cagak, Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

Rumah sederhana yang menjadi satu-satunya tempat berteduh mereka ambruk setelah dihantam angin puting beliung disertai hujan deras dan getaran gempa pada Minggu malam, 29 Oktober 2025.

Saat musibah terjadi, Fatimah Azzahra (21) dan dua adiknya, Muhamad Raihan Nur Wahid (17) serta Muhamad Fadel Ramdan (13) sedang tertidur lelap. Dalam hitungan detik, bangunan rapuh itu roboh hampir menimpa tubuh mereka.

“Jam 10 malam kejadiannya. Lagi tidur, tiba-tiba genteng jatuh ke pinggang. Kaget banget, enggak nyangka rumah langsung ambruk,” ujar Zahra saat ditemui Selasa (25/11/2025).

Hidup Serbaterbatas, Sering Puasa karena Tak Ada Makanan

Sejak ayahnya meninggal pada 2020, Zahra memikul tanggung jawab sebagai pengganti orang tua bagi adik-adiknya. Mereka hidup dalam keterbatasan, mengandalkan kebaikan tetangga dan kiriman seadanya dari ibu kandung yang kini tinggal di Lembang bersama suami barunya.

Baca Juga:  Medan Ekstrem, Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh

“Saya ngurus adik-adik dari SMA kelas 1. Kalau ada kiriman bisa makan, kalau enggak ya puasa. Kadang enggak ada beras,” ungkapnya lirih.

Ibu mereka, kata Zahra, sesekali membantu, namun kondisi ekonomi tak jauh berbeda.

“Ibu di Lembang, ibu juga sering bantu, tapi ekonominya sama kaya kita,” katanya.

Tidur di Kasur Basah Sebelum Dievakuasi

Pantauan di lokasi menunjukkan sebagian rumah sudah dirobohkan. Kini hanya tersisa ruangan kecil yang ditutup terpal untuk menyimpan barang-barang yang selamat.

Sebelum dievakuasi oleh keluarga, Zahra dan adik-adiknya sempat tidur di atas tikar dan kasur basah sisa puing bangunan.

Karena rumahnya tak lagi layak, mereka kini menumpang sementara di rumah paman.

Baca Juga:  Medan Ekstrem, Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh

“Awalnya di sini dulu, tapi udah nggak layak. Sekarang tinggal di Uwa,” kata Zahra.

Bantuan Datang, tapi Belum Cukup untuk Bangun Rumah

Sejumlah bantuan awal memang sudah mengalir dari pemerintah desa, PMI, Baznas, donatur, dan relawan. Material bangunan seperti bata, pasir, besi, dan kerikil pun sudah terkumpul. Namun pembangunan belum bisa dimulai karena biaya masih jauh dari mencukupi.

“Harapan saya cuma satu: punya rumah yang layak. Aman dan nyaman buat adik-adik,” ujar Zahra.

Ketua RW 03, Permana Sidik, menegaskan bahwa kondisi ketiga anak yatim ini memerlukan perhatian khusus.

“Bantuan sudah ada, tapi masih jauh dari cukup. Rumahnya harus dibangun ulang total. Mereka tinggal bertiga tanpa keluarga yang benar-benar bisa memperhatikan,” tuturnya.

Baca Juga:  Medan Ekstrem, Korban Longsor Arjasari Belum Ditemukan Hingga Hari Ketujuh

Menurutnya, kiriman dari sang ibu terkadang datang, namun jauh dari cukup. “Kadang kalau tidak ada kiriman, mereka puasa.”

Pemdes Pastikan Tidak Tinggal Diam

Kepala Desa Maruyung, Apen Supendi, memastikan pemerintah desa sudah mengajukan permohonan bantuan ke berbagai dinas.

“Begitu kejadian, saya langsung turun ke lapangan. Kami sudah berkirim surat ke Dinsos, PMI, BPBD, Perkimtan. Kami terus upayakan bantuan,” jelas Apen.

Ia menegaskan bahwa rumah Zahra roboh akibat angin puting beliung yang menerjang kawasan tersebut.

“Tidak hanya satu rumah, total ada 16 rumah yang terdampak,” kata Apen.

Kerusakan tersebar di RW 10, 8, 11, 4, dan 7 akibat terpaan angin maupun pohon tumbang.

Apen berharap anggaran bantuan tahap dua segera cair. “Mudah-mudahan minggu ini cair, jadi rumah mereka bisa dibangun dari nol sampai selesai.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak yatim pacet bandung bantuan sosial bandung berita bencana bandung rumah roboh puting beliung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Guru Besar Unpad Diduga Minta Foto Tak Senonoh ke Mahasiswi Exchange

Promo Bank BJB Bikin Untung, Bayar Tagihan Dapat Bonus Internet

Kirim Uang Lebih Murah, Nasabah Bank BJB Bisa Dapat Voucher Rp500 Ribu

Dunia Melongo! Hacker Remaja Asal Subang Diakui NASA, Padahal Hanya Modal Belajar Otodidak

Dedi Mulyadi Prioritaskan Pendidikan hingga Kesehatan dalam Arah Pembangunan Jawa Barat

Mencekam! Warga Ikut Terseret Arus saat Evakuasi di Sungai Cibanjaran

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Terbongkar! Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri Ternyata Bukan Cerita Asli
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.