bukamata.id – Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung. Usai meraih gelar juara ganda di musim lalu, klub kebanggaan Bobotoh ini dikabarkan akan melepas hingga sembilan pemain utama.
Seperti diketahui, saat ini sudah ada beberapa pemain yang resmi mundur dari Persib Bandung diantaranya, Ciro Alves, Nick Kuipers, Mateo Kocijan, Kevin Mendoza dan Victor Igbonefo.
Rumor tersebut memicu spekulasi di kalangan pengamat sepak bola, salah satunya Bung Binder yang mempertanyakan arah kebijakan transfer sang juara.
“Ini ada 9 pemain yang mau dilepas, gak salah, ini kan klub juara. Jangan-jangan Persib ada masalah finansial sehingga mau melepas pemain-pemain mungkin yang dianggap kontraknya mahal. Kan double juara, apa yang sebenarnya terjadi?” ujar Bung Binder, pengamat sepak bola, dikutip dari YouTube Bola Bung Binder, Jumat (30/5/2025).
Namun, rumor tersebut langsung ditanggapi oleh manajemen Persib melalui Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
Ia menegaskan bahwa kebijakan transfer yang sedang dijalankan merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub, bukan karena adanya krisis finansial.
Fokus pada Regenerasi dan Efisiensi Anggaran
“Pada awal 2024, kami menyusun roadmap jangka pendek dan panjang. Salah satu pilar pentingnya adalah regenerasi tim. Tapi ini bukan regenerasi buta, bukan serta-merta mengganti semua pemain dengan usia 20 tahun. Kami ingin mengombinasikan pemain muda dengan pemain berpengalaman yang bisa memimpin tim,” jelas Adhitia.
Menurutnya, keputusan soal pemain yang bertahan maupun yang dilepas sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala, Bojan Hodak.
“Selama enam bulan terakhir, kami intens berdiskusi. Dalam rekrutmen, manajemen memberikan sudut pandang tambahan, tapi keputusan tetap ada di pelatih. Bojan punya intuisi yang sangat bagus dan itu kami padukan dengan tim analis kami yang kuat di sisi data,” tambahnya.
Gabungan Strategi: Regenerasi, Otoritas Pelatih, dan Pengeluaran Rasional
Lebih lanjut, Adhitia menjelaskan bahwa kebijakan transfer kali ini berdiri di atas tiga landasan utama:
- Regenerasi tim secara bertahap
- Kewenangan penuh pelatih dalam menentukan skuad
- Pengelolaan anggaran yang rasional
“Kita gak cari yang murah, tapi kita juga gak mau overprice. Semua keputusan ini diambil dengan prinsip reasonably spending. Kami punya anggaran, dan ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan itu sepadan dengan nilai dan kontribusi yang akan diberikan pemain,” tegasnya.
Selain nama-nama yang telah resmi keluar dari Persib, banyak juga rumor menyebut beberapa nama besar kemungkinan akan mengakhiri kebersamaan dengan Maung Bandung.
Hal ini tentu menjadi sorotan mengingat stabilitas skuad juara menjadi elemen penting dalam mempertahankan prestasi.
Meski demikian, langkah ini tampaknya bukan tanpa perhitungan. Dengan kombinasi antara intuisi pelatih, analisa data, dan pertimbangan finansial yang matang, Persib tengah menyiapkan fondasi tim yang lebih kuat dan berkelanjutan untuk menghadapi musim depan.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










