Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bobotoh

Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis

Sabtu, 4 April 2026 04:00 WIB

Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet

Sabtu, 4 April 2026 03:00 WIB

Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral

Sabtu, 4 April 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duel Sengit di GBLA! Persib vs Bali United, Harga Tiket dan Jadwal Resmi Dirilis
  • Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet
  • Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral
  • Fakta di Balik Viral Video ‘Ojol vs Bule’ di Bali: Dari Isu Part 2 Hingga Pelanggaran Visa
  • Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan
  • Maung Bandung Tertekan! Semen Padang Siap Gagalkan Ambisi Juara Persib
  • Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara
  • Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Rural ICT Camp 2024, Upaya Pangkas Kesenjangan Digital dan Perubahan Iklim

By Aga GustianaSabtu, 5 Oktober 2024 14:35 WIB3 Mins Read
Direktur Common Room, Gustaff Harrimun Iskandar. (Foto: Orcapada.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Digital Access Programme (DAP) bekerjasama dengan Common Room Networks Foundation (Common Room) akan menggelar Rural ICT Camp 2024 dengan tema ‘Kontektivitas Pedesaan dan Ketahana Iklim’.

Rural ICT Camp 2024 yang kelima ini akan berlangsung di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi pada 7-11 Oktober 2024 mendatang.

Sebelumnya, Rural ICT Camp pertama dan kedua (2020 & 2021) diadakan di Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Pada 2022, Rural ICT Camp dilaksanakan di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Di 2023, kegiatan ini digelar di Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Direktur Common Room, Gustaff Harrimun Iskandar mengatakan, Rural ICT Camp yang kelima ini telah berkembang dengan melibatkan perwakilan pemerintah, lembaga donor, pemerintah daerah, aktivis TIK pedesaan, serta perwakilan dari peserta program Sekolah Internet Komunitas (SIK) dari 11 lokasi yang tersebar di 10 Provinsi di Indonesia.

“Internet komunitas sangat penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan & meningkatkan ketahanan iklim. Keterlibatan warga dapat memperkuat konektivitas pedesaan & pemanfaatan internet yang bermakna,” kata Gustaf di Jalan Djuanda, Sabtu (5/10/2024).

Baca Juga:  BUMDes Jadi Instrumen Krusial dalam Pergerakan Ekonomi Desa di Jabar

Gustaf memaparkan, fenomena perubahan iklim yang ditandai dengan cuaca ekstrem saat ini sangat mempengaruhi kondisi ekonomi dan sosial di wilayah pedesaan, termasuk kesenjangan yang menghambat pembangunan.

Selain perubahan iklim, masalah lain terkait kesennjangan digital yang membatasi akses terhadap informasi, pendidikan dan peluang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara keseluruhan.

Karena hal tersebut, perlu adanya tindakan nyata demi memperbaiki konektivitas di pedesaan, sekaligus memperkuat ketahanan lokal dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Rural ICT Camp 2024 akan digelar secara hybrid dengan aktivitas online dan on-site di 4 desa yang berada di wilayah Kecamatan Ciracap. Salah satu sesi utama di ajang ini adalah Dialog Kebijakan Nasional dengan tema ‘Konektivitas Pedesaan dan Ketahanan Iklim Dalam Kerangka RPJMN 2025-2029’,” jelas Gustaff.

Baca Juga:  Penemuan 6 Spesies Aneh di Tahun 2024, Ada Katak Bertaring hingga Ikan Naga

“Selain itu, akan ada kegiatan DAP Global Learning Event yang akan menjadi ajang pertukaran pengetahuan di antara peserta Sekolah Internet Komunitas dengan beberapa perwakilan mitra lembaga dari dalam dan luar negeri, termasuk perwakilan dari Kedutaan Besar Inggris,” tambahnya.

Pada acara ini juga, bakal diisi kegiatan pelepasan tukik yang bertempat di Balai Konservasi Penyu Pangumbahan, serta lokakarya pemanfaatan akses internet untuk pemantauan cuaca (weather station), dan pengurangan risiko bencana (PRB).

Sementara itu, pengelola program Sekolah Internet Komunitas di Kecamatan Ciracap, Dede Irawan mengatakan bangga jika wilayahnya menjadi tuan rumah Rucal ICT 2024.

Pasalnya, sejak tergabung dalam program Sekolah Internet Komunitas di 2020, awalnya wilayahnya tidak ada akses internet yang pada saat itu menghambat kegiatan pendidikan.

“Apalagi saat pandemi COVID-19, kami tidak bisa melakukan kegiatan belajar secara luring. Namun, pada 2021 saat akses mulai terbangun, kami sebagai tenaga pendidik secara tidak langsung memberikan dampak layanan pendidikan lebih profesional, seperti memudahkan pembelajaran, tidak terfokus pada satu sumber seperti buku paket yang ada di sekolah,” paparnya.

Baca Juga:  10 Kampus Swasta Terbaik di Bandung 2024: Pilihan Tepat untuk Masa Depan Gemilang

Dede pun berharap nantinya akan terjalin kerja sama dengan pemerintah setempat untuk mengembangkan program, sekaligus memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Rencananya, Rural ICT Camp 2024 ini akan ditutup dengan penampilan dari grup wayang Pancanaka dari Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Dengan lakon mengenai pentingnya literasi digital dalam menggunakan internet dan mencerna setiap informasi yang diterima warga.

Rencananya, Rural ICT Camp 2024 ini akan ditutup dengan penampilan dari grup wayang Pancanaka dari Desa Pasir Panjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Dengan lakon mengenai pentingnya literasi digital dalam menggunakan internet dan mencerna setiap informasi yang diterima warga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

2024 Internet pedesaan rural ict camp
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bocoran Link Telegram Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part Dapur Beredar, Ini yang Bikin Heboh Warganet

Waspada Jebakan Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Medsos: Modus Phishing di Balik Konten Viral

Fakta di Balik Viral Video ‘Ojol vs Bule’ di Bali: Dari Isu Part 2 Hingga Pelanggaran Visa

Ramai Dicari di Telegram! Link Video ‘Kebaya Hitam’ 22 Menit Viral

Bukan Istana! Ternyata Ini Dalamnya Gedung Megah di Kalteng yang Viral

Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Versi Dapur, Fakta atau Rekayasa? Waspada Link Berbahaya

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.