bukamata.id – Kabar membanggakan datang dari dunia bulu tangkis Indonesia. Jonatan Christie resmi menjadi pemain tunggal putra nomor satu dunia setelah Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) merilis pembaruan ranking pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Jonatan atau yang akrab disapa Jojo naik dua tingkat dari posisi sebelumnya dan kini mengoleksi 87.631 poin. Ia menggeser sejumlah pemain papan atas dunia, termasuk wakil China Shi Yuqi yang sebelumnya berada di posisi teratas.
Pencapaian tersebut menjadi sejarah penting bagi Indonesia. Jonatan menjadi tunggal putra Indonesia pertama yang menduduki peringkat satu dunia setelah Taufik Hidayat melakukannya pada 2000.
Jonatan Christie Unggul Tipis di Puncak Ranking BWF
Persaingan menuju posisi pertama ranking BWF tunggal putra berlangsung sangat ketat.
Jonatan Christie berada di puncak dengan 87.631 poin, hanya unggul 629 poin atas wakil Prancis, Christo Popov, yang mengoleksi 87.002 poin.
Di bawah keduanya terdapat Kunlavut Vitidsarn dengan 86.915 poin dan Chou Tien Chen dengan 86.580 poin. Sementara Anders Antonsen berada di posisi kelima dengan 85.405 poin.
10 besar ranking BWF tunggal putra per 25 Agustus 2026:
- Jonatan Christie – 87.631 poin
- Christo Popov – 87.002 poin
- Kunlavut Vitidsarn – 86.915 poin
- Chou Tien Chen – 86.580 poin
- Anders Antonsen – 85.405 poin
- Shi Yuqi – 84.705 poin
- Alex Lanier – 78.715 poin
- Kodai Naraoka – 76.530 poin
- Victor Lai – 76.465 poin
- Li Shifeng – 71.683 poin.
Terhenti di 16 Besar Kejuaraan Dunia 2026
Menariknya, Jonatan tidak mendapatkan hasil maksimal dalam Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang baru saja berakhir.
Jojo mampu melewati dua pertandingan awal sebelum langkahnya terhenti di babak 16 besar. Ia kemudian kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke, dalam pertandingan tiga gim.
Hasil tersebut membuat Jonatan gagal melaju lebih jauh dalam perebutan gelar juara dunia. Namun, performa para pesaingnya justru turut membuka jalan bagi Jojo untuk naik ke posisi teratas ranking BWF.
Salah satu pesaing utama yang kehilangan momentum adalah Shi Yuqi. Wakil China tersebut tersingkir lebih awal sehingga kehilangan banyak poin dan akhirnya turun ke peringkat keenam.
Bukan Sekadar Hasil Kejuaraan Dunia
Kenaikan Jonatan Christie ke posisi nomor satu dunia juga tidak terjadi secara tiba-tiba.
Konsistensinya sepanjang musim 2026 menjadi salah satu faktor penting yang membuat Jojo mampu bertahan di papan atas ranking dunia.
Ia tercatat mencapai final India Open 2026 dan kembali melaju hingga partai puncak Indonesia Open 2026. Perjalanan tersebut memberikan tambahan poin penting dalam persaingannya dengan para pemain elite dunia.
Bahkan, sebelum akhirnya menjadi nomor satu dunia, posisi terbaik Jonatan sepanjang karier adalah peringkat kedua yang diraihnya pada Januari 2023 setelah menjuarai Indonesia Masters.
26 Tahun Menunggu, Indonesia Kembali ke Puncak
Pencapaian Jonatan memiliki makna lebih besar dari sekadar perubahan angka dalam ranking BWF.
Setelah 26 tahun, Indonesia kembali memiliki tunggal putra yang berada di puncak ranking dunia.
Nama terakhir yang mencapai posisi tersebut adalah Taufik Hidayat pada 2000. Kini, tongkat estafet sejarah itu diteruskan Jonatan Christie.
Prestasi tersebut sekaligus melengkapi perjalanan panjang karier Jojo yang sebelumnya telah mengukir sejumlah pencapaian besar, termasuk medali emas Asian Games 2018 dan gelar All England 2024. Ia juga menjadi bagian dari tim Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 2020.
Dengan status barunya sebagai tunggal putra nomor satu dunia, Jonatan Christie kini menghadapi tantangan baru: mempertahankan posisi tersebut di tengah persaingan yang sangat ketat.
Selisih hanya 629 poin dengan Christo Popov menunjukkan bahwa takhta ranking BWF masih sangat terbuka. Namun, satu hal sudah pasti: nama Jonatan Christie kini resmi tercatat dalam sejarah sebagai tunggal putra Indonesia yang kembali membawa Merah Putih ke puncak dunia.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










