Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 21:53 WIB

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Sabtu, 27 Juni 2026 21:38 WIB
Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Sabtu, 27 Juni 2026 21:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
  • Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
  • Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Sambut Tahun Baru 2025, Ketum PBNU: Koreksi Kesalahan dan Persiapkan Masa Depan

By Putra JuangRabu, 1 Januari 2025 11:30 WIB2 Mins Read
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau yang kerap disapa Gus Yahya mengucapkan selamat tahun baru 2025 kepada segenap masyarakat Indonesia.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam’iyah Nahdlatul Ulama, kepada segenap warga Nahdatul Ulama, segenap warga masyarakat, warga bangsa Indonesia yang kita cintai, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2025,” ucap Gus Yahya dikutip laman NU Online, Rabu (1/1/2025).

Gus Yahya mengajak kesempatan pergantian tahun ini dijadikan sebagai upaya introspeksi terhadap segala apa yang sudah dilalui di tahun sebelumnya.

“Mari kita gunakan momentum pergantian tahun ini untuk secara lebih mendalam bermuhasabah, merenungkan kembali semua yang telah kita lakukan, yang telah kita jalani, kita lalui sebelum ini, berusaha memahami dengan sungguh-sungguh tantangan-tantangan apa saja yang akan kita hadapi di masa depan,” katanya.

Baca Juga:  Bikin Nyaman Wisatawan, Jawa Barat Siapkan Mitigasi Bencana Sambut Libur Nataru 2025

Dirinya juga mengingatkan agar hasil renungan dan muhasabah itu menjadi bekal dalam menghadapi tantangan masa depan agar lebih siap.

“Mempersiapkan diri secara mental dan fisik untuk menghadapi, menyambut dan mengatasi tantangan-tantangan itu,” ujarnya.

Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibien Leteh, Rembang, Jawa Tengah, itu mendasarkan hal tersebut pada Al-Qur’an Surat Al-Hasyr ayat 18.

Baca Juga:  Rayakan Libur Tahun Baru dengan Berbelanja di Grammars, Destinasi Santai dan Penuh Inspirasi di Bandung

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Tuhan, dan perhatikanlah apa yang telah kau lakukan sebelum ini untuk persiapanmu bagi masa depan, bagi esok hari, dan bertakwalah kepada Tuhan, sesungguhnya Tuhan maha mengetahui apa yang engkau lakukan,” ungkap Gus Yahya, menerjemah secara bebas arti dari ayat tesebut.

Menurutnya, kasih sayang Tuhan sudah demikian nyata dirasakan dan tampak. Segala musibah, segala ketidakberuntungan, segala hal-hal yang dianggap tidak nyaman atau tidak baik adalah hidayah, petunjuk Tuhan. Ssbab, segala nikmat karunia adalah ujian.

Untuk itu, ia mengajak untuk memulai dengan memohon ampun, mengoreksi kesalahan, dan meminta kurnia ketakwaan sebagai bekal mengarungi samudera kehidupan.

Baca Juga:  Fenomena Jasa Nikah Siri di Media Sosial: Antara Viral, Legalitas, dan Ancaman bagi Perempuan

“Mari dengan memohon ampun kepada Tuhan, kita koreksi kesalahan-kesalahan yang terlanjur kita lakukan, dan kita jalani hidup ini selanjutnya dengan cara yang lebih baik untuk masa depan yang lebih baik dengan memohon agar Tuhan mengaruniakan ketakwaan di dalam segala langkah, segala keadaan, segala apa pun yang kita lalui sepanjang hidup kita,” tuturnya.

“Semoga kita semua mendapatkan rida, kerelaan, dan kasih sayang yang lebih besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gus Yahya Nahdlatul Ulama PBNU tahun baru Yahya Cholil Staquf
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.