bukamata.id – Sinergi antara pebisnis Hartono Soekwanto, presenter Irfan Hakim, dan kreator digital Oghel Zulvianto tampaknya bakal kembali memeriahkan pasar ekonomi kreatif di Kota Bandung. Ketiga figur yang kerap mempromosikan potensi lokal ini santer dikabarkan tengah menggodok sebuah proyek kuliner terbaru, yakni peluncuran sebuah merek es krim lokal.
Kembalinya formasi taktis ini memicu spekulasi bahwa strategi pengenalan produk ke pasar nantinya akan dikemas melalui aksi panggung dan kampanye edukatif yang digawangi langsung oleh Irfan serta Oghel. Uniknya, lini bisnis anyar ini tidak sekadar menjual rasa, melainkan membawa misi sosial yang sangat lekat dengan gerakan menyayangi binatang (animal welfare).
Berawal dari Penyelamatan Sapi Narik Gerobak yang Viral
Inspirasi terbesar di balik pembuatan produk pencuci mulut ini ternyata lahir dari seekor sapi bernama Matilda. Beberapa waktu lalu, jagat lini masa sempat dihebohkan oleh video perjuangan Matilda saat menghela gerobak berat di jalanan kota, hingga memantik rasa iba dari netizen.
Hartono Soekwanto yang ikut terenyuh melihat fenomena tersebut memutuskan untuk membeli dan membatalkan rencana penyembelihan Matilda sebagai hewan kurban pada momen Idul Adha 2026 kemarin.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Hartono kemudian menyerahkan mandat pemeliharaan Matilda secara menyeluruh kepada Irfan Hakim, yang dikenal luas sebagai sosok penyayang satwa. Langkah nyata ini menjadi pondasi kuat lahirnya rencana peluncuran brand es krim komersial yang mengusung nama Matilda.
Strategi Story Branding yang Dinanti Pencinta Kuliner Bandung
Langkah Hartono ini sejalan dengan reputasinya di dunia usaha yang jeli melihat isu sosial di masyarakat, lalu mengemasnya menjadi sebuah gagasan bisnis yang bernilai ekonomi tinggi. Rencana yang mulai terendus publik sejak Rabu (1/7/2026) ini digadang-gadang akan menjadi percontohan baru dalam strategi pemasaran berbasis cerita (story branding).
Walau jajaran manajemen internal masih menyimpan rapat detail tanggal peluncuran resmi maupun varian rasa yang akan disajikan, antusiasme warga Bandung sudah mulai terlihat. Banyak pihak menantikan bagaimana narasi penyelamatan hewan ini bertransformasi menjadi sebuah sajian kuliner yang unik di pasaran.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










