Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!

Jumat, 30 Oktober 2026 15:19 WIB

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jumat, 30 Oktober 2026 13:54 WIB

Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi

Jumat, 30 Oktober 2026 12:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
  • Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam
  • Polda Jabar Pastikan Hak Mahasiswa yang Diamankan Pascademo 20 Oktober Terpenuhi
  • Bisa Dapat Rp2,7 Juta! Ini Rincian Bansos PKH Tahap 4 2026 untuk 8 Kategori Penerima
  • Kualitas Udara Bandung Memburuk, Indeks AQI Sempat Capai Angka 167
  • Kemarau Belum Usai, Jawa Barat Justru Diintai Hujan Lebat dan Angin Kencang
  • Pengamat Nilai Transjabodetabek Blok M-Bandung Tak Efektif, Ini Alasannya
  • Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Sebut Persib Klub Terbesar, Pelatih PSM Heran Kualitas Rumput GBLA Jauh dari Standar

By Aga GustianaSenin, 7 September 2026 11:21 WIB3 Mins Read
Lapangan Stadion GBLA digenangi air akibat hujan deras saat laga Persib vs Persebaya. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kemenangan 3-1 Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9/2026), menyisakan sorotan tajam. Kualitas arena pertandingan menjadi sorotan utama yang memicu gelombang kritik dari kubu lawan.

Pelatih PSM, Darije Kalezic, awalnya menyinggung aturan baru kompetisi yang menghapus agenda official training di arena utama sehari sebelum laga. Kebijakan ini dinilai merugikan tim tamu yang butuh adaptasi arena, terlebih PSM bermarkas di Stadion BJ Habibie, Parepare.

“Jika Anda bertanya kepada saya apakah itu baik atau buruk, saya lebih suka memberikan keramahtamahan kepada klub tamu di stadion kami untuk berlatih. Dan bagi kami juga penting untuk berlatih di stadion malam sebelum pertandingan,” kata Kalezic.

Kalezic menjelaskan tantangan ekstra yang dialami skuadnya karena batasan geografis di markas mereka sendiri.

Baca Juga:  Marc Klok Angkat Bicara Soal Hujatan Netizen, Minta Dukungan Penuh untuk Timnas

“Seperti yang kalian ketahui, kami tidak bermain di Makassar, kami bermain di Pare-pare. Dan sebenarnya itu berjarak 150 km dari Makassar dan kami juga tidak bisa berlatih di sana,” ujarnya.

“Kami juga tidak punya kemungkinan untuk berlatih di Pare-pare, yang berarti sepanjang musim kami tidak bisa berlatih di stadion ini. Jadi jika saya bisa memilih, saya akan selalu memilih untuk berlatih pada malam hari sebelumnya di stadion,” lanjutnya.

Namun, pengamatan langsung ke area lapangan mengubah pandangannya. Juru taktik asal Bosnia Herzegovina itu memaklumi larangan latihan resmi setelah menyaksikan sendiri buruknya permukaan rumput GBLA.

Baca Juga:  Upaya Persib Tingkatkan Kekuatan Pemain, Beckham Harap Ada di Top Perform

“Namun saya juga harus mengatakan jika saya melihat lapangan di sini sehari sebelum pertandingan dan hari ini, saya mengerti bahwa Anda tidak bisa berlatih di lapangan ini,” katanya.

Ia heran laga sekelas kasta tertinggi nasional harus digelar di atas permukaan yang dianggap jauh dari standar operasional.

“Yang juga tidak saya mengerti adalah bagaimana kita bisa bermain di lapangan ini,” tegasnya.

Kalezic mendorong manajemen Maung Bandung membenahi infrastruktur tersebut demi menjaga nama besar klub di kancah nasional.

“Dan saya berharap Persib Bandung memiliki lapangan yang jauh lebih baik karena Persib Bandung adalah salah satu klub terbesar, mungkin klub terbesar di Indonesia dan saya pikir demi reputasi klub, ya, harus memiliki lapangan yang jauh lebih baik,” harap Kalezic.

Baca Juga:  Dari Persib ke Timnas! Beckham Putra Siap Unjuk Gigi di FIFA Series Maret 2026

Kekecewaan senada diutarakan kapten PSM, Rizky Eka. Menurutnya, tekstur rumput yang buruk merusak skema permainan berbasis penguasaan bola yang telah dirancang tim.

“Ya mungkin buat buat saya pribadi karena lapangan ini kurang bagus buat kami, karena di latihan kita mainnya ball possession,” ujar Rizky.

“Kami datang ke sini dan melihat lapangan yang kurang bagus buat kita bermain ball possession ya mungkin satu kerugian juga buat tim kami. Mungkin itu saja,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

GBLA Persib PSM Super League
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Benarkah Pelaku Bukan Suporter? Ketum Viking Minta Polisi Gali Lebih Dalam

Jadwal Persib vs Isen Mulang Kalteng FC di Super League, Cek Harga Tiketnya

Cuan Hampir Rp1 Miliar! Persib Panen Bonus AFC Usai Tekuk Melbourne Victory

Baru Hajar Melbourne Victory, Persib Justru Kehilangan Igor Tolic di Super League

Akhirnya Pecah Telur! Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Melbourne Victory Tak Berdaya

Debut di ACL Two, Kiper Muda Persib Fitrah Maulana Tampil Gemilang

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.